Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Satlak PRIMA Diminta Mempersiapkan Atlet Asian Games

Kompas.com - 28/12/2015, 10:09 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Menpora Imam Nahrawi meminta Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) untuk serius mempersiapkan atlet yang akan berlaga di Asian Games 2018.

"Kepada Satlak Prima tolong siapkan atlet terbaik kita. Sebagai tuan rumah kita harus bangga. Kita harus bisa masuk rangking 10 besar di Asian Games," ungkap Menpora di acara grand launching logo dan mascot Asian Games 2018 di Senayan, Jakarta (27/12).

Hal serupa diulangi Menpora saat meresmikan pembukaan Kejuaraan Reanang Antar perkumpulan se Indonesia (KRAPSI) XXXVII di kolam renang Gelora Bung Karno Senayan. Menurutnya atket renang Indonesia harus membuktikan mampu berbicara di multi event yang besar termasuk Asian Games.

"Kalau bisa ya kita sudah saatnya bicara meraih medali di tingkat Asian Games atau bahkan Olimpiade," kata Menpora.

Berkaitan dengan Penyelenggaraan Asian Games, Menpora meminta kepada kota-kota yang menjadi tuan rumah Asian Games 2018 untuk menggenjot persiapan menghadapi pesta olahraga paling akbar se-Asia tersebut. Termasuk mempercepat pembangunan fasilitas dan sarana pendukung.

"Saya minta kepada panitia, dan pemerintah daerah DKI Jakarta untuk mempercepat pembangunan wisma atlet. Pemerintah juga kami akan merenovasi GBK," kata Imam Nahrawi.

"Untuk cabang renang memang kita rencanakan diadakan di Jakarta. karena itu selama 1.5 tahun sejak awal 2016, kita akan merombak kolam renang Senayan ini," kata Menpora.

"Apabila berjalan sesuai rencana, maka cabang renang akan kita gelar di Jakarta, dengan kolam renang di Jakabaring sebagai alternatif."

Seperti diketahui, DKI Jakarta dan Palembang (Sumsel) akan menjadi dua kota utama penyelenggara Asian Games edisi ke-18 tersebut. Namun demikian, dua provinsi lain yang berbatasan dengan Ibukota, yakni Jawa Barat dan Banten, juga akan turut menjadi penyelenggara beberaba cabang olahraga.

Terkait dengan penyiapan fasilitas dan sarana pendukung Asian Games itu, salah satu yang paling krusial saat ini adalan pembangunan wisma atlet yang direncanakan di Kemayoran, Jakarta. Namun, Komisi II DPR RI masih belum menyetujui proses hibah lahan 10 hektar dari pemerintah pusat ke pemerintah DKI yang akan digunakan untuk pembangunan wisma atlet tersebut. Karena itu, Gubernur DKI Jakarta diminta untuk mencari jalan agar pembangunan wisma atlet bisa segera dimulai.

Acara launching logo dan maskot Asian Games 2018 yang berwujud burung cendrawasih dengan nama Drawa, berlangsung meriah bersamaan dengan pelaksanaan Car Free Day di DKI Jakarta. Berbagai acara seperti jalan sehat, senam, street soccer dan berbagai kegiatan hiburan lainnya memeriahkan kegiatan ini.

Acara ini juga dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Ketua KOI Muddai Madang, dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. "Cendrawasih burung yang indah dan sering disebut sebagai 'paradise bird'. Maskotnya garang, tapi nanti medalinya jangan jarang," kata Wapres Kalla saat peluncuran logo dan maskot Asian Games 2018 tersebut.

Wapres berharap pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta, Palembang, Jawa Barat, dan Banten pada 18 Agustus - 2 September 2018 dapat berlangsung dengan lancar. Juga dapat menorehkan prestasi dengan masuk peringkat sepuluh besar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Daftar 6 Pemain Baru Borneo FC, dari Berpengalaman sampai Brasil

Daftar 6 Pemain Baru Borneo FC, dari Berpengalaman sampai Brasil

Liga Indonesia
Kroasia Vs Italia: Lupakan Kesempurnaan Spanyol, Azzurri Harus Bangkit

Kroasia Vs Italia: Lupakan Kesempurnaan Spanyol, Azzurri Harus Bangkit

Internasional
Modal Argentina untuk Pertahankan Gelar Juara Copa America 2024

Modal Argentina untuk Pertahankan Gelar Juara Copa America 2024

Internasional
Pilih Ketum, Munas PBSI Digelar Agustus 2024

Pilih Ketum, Munas PBSI Digelar Agustus 2024

Badminton
Hasil Ekuador Vs Venezuela 1-2, La Vintontio Bekuk 10 Pemain La Tri

Hasil Ekuador Vs Venezuela 1-2, La Vintontio Bekuk 10 Pemain La Tri

Internasional
Electric PLN Pupus Harapan Juara Bertahan Bandung BJB ke Final Four Proliga 2024

Electric PLN Pupus Harapan Juara Bertahan Bandung BJB ke Final Four Proliga 2024

Sports
Daftar Top Skor Euro 2024: Penyerang Georgia dan Jerman Teratas

Daftar Top Skor Euro 2024: Penyerang Georgia dan Jerman Teratas

Internasional
Jadwal Euro 2024: Laga Terakhir Fase Grup, Dibuka Swiss Vs Jerman

Jadwal Euro 2024: Laga Terakhir Fase Grup, Dibuka Swiss Vs Jerman

Internasional
Momen Assist Ronaldo, Aksi Spektakuler untuk Akademi Sepak Bola Dunia

Momen Assist Ronaldo, Aksi Spektakuler untuk Akademi Sepak Bola Dunia

Internasional
Daftar Tim Lolos 16 Besar Euro 2024, Portugal Terbaru

Daftar Tim Lolos 16 Besar Euro 2024, Portugal Terbaru

Internasional
Hasil Euro 2024: Portugal Menang ke 16 Besar, Belgia 3 Poin Perdana

Hasil Euro 2024: Portugal Menang ke 16 Besar, Belgia 3 Poin Perdana

Internasional
Saat Laga Turkiye Vs Portugal Terhenti 4 Kali karena Fans Ronaldo, Alarm Keamanan

Saat Laga Turkiye Vs Portugal Terhenti 4 Kali karena Fans Ronaldo, Alarm Keamanan

Internasional
Hasil Belgia Vs Romania 2-0, Tendangan Monster Kiper Bikin Assist bagi De Bruyne

Hasil Belgia Vs Romania 2-0, Tendangan Monster Kiper Bikin Assist bagi De Bruyne

Internasional
Cristiano Ronaldo Raja Piala Eropa, Rekor Keterlibatan Gol

Cristiano Ronaldo Raja Piala Eropa, Rekor Keterlibatan Gol

Internasional
Lionel Messi Ikon Dunia, Bawa Perubahan yang Menguntungkan MLS

Lionel Messi Ikon Dunia, Bawa Perubahan yang Menguntungkan MLS

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com