Vinales Ingin Rossi Tetap bersama Yamaha - Kompas.com

Vinales Ingin Rossi Tetap bersama Yamaha

Kompas.com - 07/12/2017, 17:33 WIB
Pebalap Movistar Yamaha MotoGP asal Spanyol, Maverick Vinales (kanan), memacu motor di depan rekan satu timnya, Valentino Rossi, pada balapan GP Jerman di Sachsenring, Minggu (2/7/2017).MOTOGP.COM Pebalap Movistar Yamaha MotoGP asal Spanyol, Maverick Vinales (kanan), memacu motor di depan rekan satu timnya, Valentino Rossi, pada balapan GP Jerman di Sachsenring, Minggu (2/7/2017).

KOMPAS.com - Pebalap tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, ingin Valentino Rossi memperbaharui kontraknya bersama Yamaha. Pebalap asal Spanyol ini mengakui, The Doctor, julukan Rossi, memberikan dampak yang sangat besar.

Vinales adalah tandem baru Rossi pada MotoGP 2017 usai memutuskan keluar dari tim Suzuki Ecstar. Pada musim debutnya bersama tim berlambang garpu tala ini, Vinales memenangkan tiga balapan, meski kemudian mengalami inkonsistensi.

(Baca juga: Tatap MotoGP 2018, Tim Repsol Honda Direncanakan akan Diresmikan di Jakarta)

Pebalap Spanyol itu mengaku ingin tetap bersama Rossi karena dianggap memiliki dampat besar bagi tim Movistar Yamaha.

"Ya, pada akhirnya dia (Valentino Rossi) adalah pebalap yang telah memenangkan gelar juara dunia, dan penting bagi dia untuk berada di jalurnya," kata Vinales seperti dikutip Bolasportcom dari Paddock-GP, Kamis (7/12/2017).

Kontrak Rossi di Yamaha akan berakhir pada akhir 2018 dan sampai sejauh ini belum ada pembicaraan mengenai masa depannya. Sembilan kali juara dunia itu baru akan mengambil keputusan usai beberapa seri awal MotoGP 2018.

"Dia berada pada tingkat yang luar biasa dan selalu membantu memperbaiki, jadi dia memiliki dampak yang besar dan akan menjadi penting jika dia melanjutkan untuk waktu yang lama," ujar Vinales.

Pada musim depan, usia Rossi akan menginjak 39 tahun. Meskipun para rivalnya saat ini jauh lebih muda darinya, Rossi masih mampu bersaing dengan mereka.


EditorAloysius Gonsaga AE
SumberBolaSport
Komentar

Terkini Lainnya

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Regional
Close Ads X