Melihat Rekam Jejak Indonesia di Piala Thomas dan Piala Uber

Kompas.com - 24/05/2018, 11:20 WIB
Team Thomas Cup Indonesia berhasil memboyong kembali Piala Thomas dalam pertandingan di Bangkok bersama Team Manager Emon Suparman pada tahun 1976 telah tiba di lapangan udara Halim Perdanakusumah, telah disambut oleh para pelajar dan masyarakat ibukota. Pada gambar para peserta Team Thomas Cup Indonesia bersama team manager sedang membawa piala Thomas tersebut. Dok. KOMPASTeam Thomas Cup Indonesia berhasil memboyong kembali Piala Thomas dalam pertandingan di Bangkok bersama Team Manager Emon Suparman pada tahun 1976 telah tiba di lapangan udara Halim Perdanakusumah, telah disambut oleh para pelajar dan masyarakat ibukota. Pada gambar para peserta Team Thomas Cup Indonesia bersama team manager sedang membawa piala Thomas tersebut.

KOMPAS.com - Penyelenggaraan event kejuaraan bulutangkis beregu dunia, Thomas Cup dan Uber Cup, telah mencatat sejarah panjang.

Tahun ini, Thailand menjadi tuan rumah kejuaraan bergengsi ini.

Thomas Cup pertama kali digelar pada 1949, sementara Uber Cup pada 1957.

Menilik sejarahnya, "Thomas" diambil dari nama pemain bulutangkis legendaris dunia yaitu Sir George Alan Thomas. Sementara, "Uber" dari nama pemain legendaris Inggris, Betty Uber.

Awalnya, penyelenggaraan Thomas Cup dan Uber Cup diadakan tiga tahun sekali. Kemudian, berubah menjadi dua tahun sekali pada 1984.

Team Thomas Cup Indonesia berhasil memboyong kembali Piala Thomas dalam pertandingan di Bangkok bersama Team Manager Emon Suparman, pada Rabu siang telah tiba di lapangan udara Halim Perdanakusumah, telah disambut oleh para pelajar dan masyarakat ibukota. Pada gambar para peserta Team Thomas Cup Indonesia bersama team manager sedang membawa piala Thomas tersebut.Dok.KOMPAS Team Thomas Cup Indonesia berhasil memboyong kembali Piala Thomas dalam pertandingan di Bangkok bersama Team Manager Emon Suparman, pada Rabu siang telah tiba di lapangan udara Halim Perdanakusumah, telah disambut oleh para pelajar dan masyarakat ibukota. Pada gambar para peserta Team Thomas Cup Indonesia bersama team manager sedang membawa piala Thomas tersebut.
Dalam penyelenggaraan Piala Thomas dan Piala Uber, Indonesia juga punya rekam jejak panjang.

Thomas Cup

Indonesia pertama kali meraih Piala Thomas pada 1958, setelah mengalahkan Malaysia di babak final. Saat itu, pertandingan berlangsung di Singapura.

Sebelumnya, pada tiga event Piala Thomas, Malaysia mencatat hattrick pada 1949, 1952, dan 1955.

Kemenangan Indonesia pada 1958 disumbangkan oleh Fery Sonnevile dan Tan Joe Hok, masing-masing untuk nomor tunggal.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cadiz Vs Barcelona, Strategi Tuan Rumah Taklukkan Lionel Messi dkk

Cadiz Vs Barcelona, Strategi Tuan Rumah Taklukkan Lionel Messi dkk

Liga Spanyol
Ingin ke Papan Atas, Manchester United harus Terus Mainkan Cavani

Ingin ke Papan Atas, Manchester United harus Terus Mainkan Cavani

Liga Inggris
Jadwal Liga Italia Malam Ini - Lazio dan Inter Berlaga, Derbi Juventus Vs Torino

Jadwal Liga Italia Malam Ini - Lazio dan Inter Berlaga, Derbi Juventus Vs Torino

Sports
Dua Pebalap Indonesia Bakal Ikut Moto2 dan Moto3 2021

Dua Pebalap Indonesia Bakal Ikut Moto2 dan Moto3 2021

Sports
Luca Marini: Saya Tak Sakit Hati Dipanggil Adik Valentino Rossi, tapi...

Luca Marini: Saya Tak Sakit Hati Dipanggil Adik Valentino Rossi, tapi...

Motogp
Sandy Walsh: Shin Tae-yong Menginginkan Saya Gabung Timnas Indonesia

Sandy Walsh: Shin Tae-yong Menginginkan Saya Gabung Timnas Indonesia

Sports
Sevilla Vs Real Madrid - Sedang Terpuruk, Los Blancos Tetap Berbahaya

Sevilla Vs Real Madrid - Sedang Terpuruk, Los Blancos Tetap Berbahaya

Liga Spanyol
Jelang Cadiz Vs Barcelona, Koeman Terganggu dengan Spekulasi Masa Depan Messi

Jelang Cadiz Vs Barcelona, Koeman Terganggu dengan Spekulasi Masa Depan Messi

Liga Spanyol
Tottenham Vs Arsenal, Mourinho Masa Bodoh soal Rekor Fantastis Kontra Arsenal

Tottenham Vs Arsenal, Mourinho Masa Bodoh soal Rekor Fantastis Kontra Arsenal

Liga Inggris
Resmi, Markas Napoli Berubah Nama Jadi Stadion Diego Armando Maradona

Resmi, Markas Napoli Berubah Nama Jadi Stadion Diego Armando Maradona

Sports
Juergen Klopp Bicara soal Kelleher, Adrian, dan Kiper Kedua Liverpool

Juergen Klopp Bicara soal Kelleher, Adrian, dan Kiper Kedua Liverpool

Sports
Arsenal Disebut sebagai Dalang Penurunan Performa Aubameyang

Arsenal Disebut sebagai Dalang Penurunan Performa Aubameyang

Liga Inggris
Real Madrid Perlu Berurusan dengan Agen Bale Jika Ingin Rekrut Camavinga

Real Madrid Perlu Berurusan dengan Agen Bale Jika Ingin Rekrut Camavinga

Liga Spanyol
Italia Vs Spanyol pada Semifinal UEFA Nations League, Gli Azzurri Waspadai Ramos

Italia Vs Spanyol pada Semifinal UEFA Nations League, Gli Azzurri Waspadai Ramos

Internasional
Petaka Jelang Musim Baru NBA, 48 Pemain Dilaporkan Positif Covid-19

Petaka Jelang Musim Baru NBA, 48 Pemain Dilaporkan Positif Covid-19

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X