Tim Bola Voli Putri Indonesia Jadi "Runner-up" VTV Cup 2017 - Kompas.com

Tim Bola Voli Putri Indonesia Jadi "Runner-up" VTV Cup 2017

Kompas.com - 15/07/2017, 19:55 WIB
Tim bola voli putri Indonesia (biru) sedang menghadapi Vietnam B pada laga fase Grup B VTV International Volleyball Cup 2017, di GOR Nha Thi Dau, Hai Duong, Selasa (12/7/2017).VTV.VN Tim bola voli putri Indonesia (biru) sedang menghadapi Vietnam B pada laga fase Grup B VTV International Volleyball Cup 2017, di GOR Nha Thi Dau, Hai Duong, Selasa (12/7/2017).

HAI DUONG, KOMPAS.com - Tim bola voli putri Indonesia gagal menjuarai VTV International Volleyball Cup 2017 setelah ditaklukkan oleh Jepang pada laga final.

Pada laga yang berlangsung di GOR Nha Thi Dau, Hai Duong, Vietnam, Sabtu (15/7/2017), Indonesia menelan kekalahan 0-3 (14-25, 19-25, 14-25).

Jepang memang tampil begitu impresif pada pertandingan ini. Mereka sanggup mengantisipasi tekanan yang dilancarkan oleh Aprilia Manganang dkk.

Pada set pertama, Jepang banyak mendulang angka berkat kepiawaian mereka dalam memblok bola. Di sisi lain, pertahanan Indonesia juga kurang optimal saat menerima serangan.

Indonesia mulai menunjukkan kebangkitan pada set kedua. Sejumlah serangan yang mereka lancarkan sukses merepotkan para pemain Jepang hingga skor menunjukkan angka 10-10.

Pertandingan berjalan semakin menarik karena Indonesia mampu mengungguli perolehan poin Jepang. Akan tetapi, situasi berubah pada pengujung set kedua dan Jepang akhirnya kembali mengantongi kemenangan.

Kalah dua set beruntun, Indonesia pantang menyerah. Tim asuhan Risco Herlambang mencoba untuk memperbaiki permainannya dan berhasil mencatatkan keunggulan 10-9 atas Jepang.

Namun, lagi-lagi performa Indonesia mengendur. Jepang bermain lebih cekatan melalui pukulan-pukulan cerdik yang gagal diantisipasi para pemain Indonesia.

Pertandingan set ketiga akhirnya dimenangi oleh Jepang dan mereka berhak menggondol gelar juara VTV International Volleyball Cup 2017.

Meski Indonesia kalah, pencapaian mereka pada tahun ini sudah melampauai edisi sebelumnya. Pada tahun lalu, Indonesia hanya menduduki urutan ketiga.


EditorNugyasa Laksamana
Komentar

Terkini Lainnya

Marek Hamsik Harap Juventus Kembali Tersandung

Marek Hamsik Harap Juventus Kembali Tersandung

Liga Italia
Valentino Rossi Beri Komentar tentang Masa Sulit Lorenzo di Ducati

Valentino Rossi Beri Komentar tentang Masa Sulit Lorenzo di Ducati

Olahraga
Bintang Muda AS Roma Bangga Bisa Gantikan Peran Mo Salah

Bintang Muda AS Roma Bangga Bisa Gantikan Peran Mo Salah

Liga Italia
AS Roma Siapkan Pertahanan Berlapis untuk Redam Mo Salah

AS Roma Siapkan Pertahanan Berlapis untuk Redam Mo Salah

Liga Champions
Sane: Guardiola Pelatih Terbaik Dunia

Sane: Guardiola Pelatih Terbaik Dunia

Liga Inggris
Strootman: Lawan Liverpool di Anfield Akan Sulit bagi Roma

Strootman: Lawan Liverpool di Anfield Akan Sulit bagi Roma

Liga Champions
Vieira Enggan Tanggapi Rumor Gantikan Wenger di Arsenal

Vieira Enggan Tanggapi Rumor Gantikan Wenger di Arsenal

Liga Inggris
Amir Khan Pilih Broner Daripada Kell Brook

Amir Khan Pilih Broner Daripada Kell Brook

Olahraga
Gary Neville Sarankan Diego Simeone Jadi Suksesor Wenger di Arsenal

Gary Neville Sarankan Diego Simeone Jadi Suksesor Wenger di Arsenal

Liga Inggris
Ardi Idrus: Rico Cepat, Saya Juga Bisa Cepat

Ardi Idrus: Rico Cepat, Saya Juga Bisa Cepat

Liga Indonesia
Petenis Cantik, Sania Mirza Umumkan Kehamilan

Petenis Cantik, Sania Mirza Umumkan Kehamilan

Olahraga
Dikritik karena Gaya Rambut, Pogba Lebih Dengarkan Nasihat Buffon

Dikritik karena Gaya Rambut, Pogba Lebih Dengarkan Nasihat Buffon

Liga Inggris
Biaya Terlalu Mahal, Babel Elektrik Batal Boyong Cristian Gonzales

Biaya Terlalu Mahal, Babel Elektrik Batal Boyong Cristian Gonzales

Liga Indonesia
Mario Gomez Siapkan Pengganti Febri dan Supardi

Mario Gomez Siapkan Pengganti Febri dan Supardi

Liga Indonesia
 Tunggal Putera Hadapi Tantangan Berat di BAC

Tunggal Putera Hadapi Tantangan Berat di BAC

Olahraga

Close Ads X