Optimisme Tim Bola Voli Putri Jelang Laga Semifinal - Kompas.com

Optimisme Tim Bola Voli Putri Jelang Laga Semifinal

Nugyasa Laksamana
Kompas.com - 12/07/2017, 20:52 WIB
Tim bola voli putri Indonesia (biru) sedang menghadapi Vietnam B pada laga fase Grup B VTV International Volleyball Cup 2017, di GOR Nha Thi Dau, Hai Duong, Selasa (12/7/2017).VTV.VN Tim bola voli putri Indonesia (biru) sedang menghadapi Vietnam B pada laga fase Grup B VTV International Volleyball Cup 2017, di GOR Nha Thi Dau, Hai Duong, Selasa (12/7/2017).

HAI DUONG, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional bola voli putri Indonesia, Risco Herlambang, mengaku optimistis anak asuhnya bisa melangkah ke babak final VTV International Volleyball Cup 2017.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Wilda Siti Nurfadilah dkk terlebih dulu harus menyingkirkan sang tuan rumah, Vietnam, pada laga semifinal di GOR Nha Thi Dau, Hai Duong, Kamis (13/7/2017).

"Tidak mudah untuk menang dari Vietnam. Para pemain mereka sudah lama main bersama," kata Risco dalam rilis yang diterima KOMPAS.com.

"Namun, Vietnam masih punya kekurangan dalam permainan mereka. Kekurangan itulah yang akan kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya," ucap mantan libero nasional itu.

Indonesia melaju ke semifinal setelah menempati posisi runner-up pada Grup B. Adapun negara yang berhasil menjadi juara grup adalah Jepang.

Pada fase grup, Indonesia mencatatkan dua kemenangan dan sekali kalah. Mereka menundukkan Thailand (3-0), Vietnam B (3-1), dan ditaklukkan Jepang (0-3).

Sebagai runner-up Grup B, Indonesia otomatis bertemu dengan Vietnam A yang merupakan juara Grup A. Sementara itu, Jepang akan melawan Suwon Korea Selatan (runner-up Grup A).

Tahun lalu, Indonesia menuntaskan turnamen VTV International Volleyball Cup dengan menempati peringkat ketiga. Selain itu, spiker Aprilia Manganang juga berhasil meraih gelar pemain terbaik turnamen.

"Kami berharap tahun ini bisa lebih baik dari tahun lalu," tutur Risco.

VTV International Volleyball Cup 2017 menjadi ajang pemanasan bagi tim bola voli putri Indonesia untuk menghadapi SEA Games 2017, di Kuala Lumpur, Malaysia, 19-30 Agustus.

PenulisNugyasa Laksamana
EditorPipit Puspita Rini
SumberPBVSI
Komentar

Terkini Lainnya

Anggaran Rp 28 Miliar untuk Tim Gubernur Anies Dinilai Tak Bebani APBD

Anggaran Rp 28 Miliar untuk Tim Gubernur Anies Dinilai Tak Bebani APBD

Megapolitan
Begini Perbedaan TGUPP, Deputi, dan Staf Pribadi Gubernur

Begini Perbedaan TGUPP, Deputi, dan Staf Pribadi Gubernur

Megapolitan
Pengemudi Ojek 'Online' Gelar Aksi di Kemenhub dan Istana Hari Ini

Pengemudi Ojek "Online" Gelar Aksi di Kemenhub dan Istana Hari Ini

Megapolitan
'Tunjukkan, Mana Pasal yang Sebut Motor Tidak Boleh Jadi Angkutan Umum?'

"Tunjukkan, Mana Pasal yang Sebut Motor Tidak Boleh Jadi Angkutan Umum?"

Megapolitan
Golkar Tunjuk Plt Pimpinan DPP, Luhut Sebut Keputusan Cerdas

Golkar Tunjuk Plt Pimpinan DPP, Luhut Sebut Keputusan Cerdas

Regional
Hujan Ringan Akan Guyur Sebagian Wilayah Jabodetabek

Hujan Ringan Akan Guyur Sebagian Wilayah Jabodetabek

Megapolitan
Melirik Kemesraan Trump-Xi Jinping dan Implikasinya bagi Indonesia

Melirik Kemesraan Trump-Xi Jinping dan Implikasinya bagi Indonesia

Internasional
5 Titik Rel Kereta Tertutup Longsor, Pembersihan Butuh Waktu 6 Jam

5 Titik Rel Kereta Tertutup Longsor, Pembersihan Butuh Waktu 6 Jam

Regional
Kata Warga soal Rencana Anies Hidupkan Kegiatan Keagamaan di Monas

Kata Warga soal Rencana Anies Hidupkan Kegiatan Keagamaan di Monas

Megapolitan
Polisi Bekuk Pengunggah Video Sepasang Kekasih yang Diarak di Cikupa

Polisi Bekuk Pengunggah Video Sepasang Kekasih yang Diarak di Cikupa

Megapolitan
Curhat Pengemudi Ojek 'Online' yang Dianggap seperti 'Anak Haram'

Curhat Pengemudi Ojek "Online" yang Dianggap seperti "Anak Haram"

Megapolitan
Longsor di Garut, Perjalanan 7 Kereta Api Dialihkan ke Utara

Longsor di Garut, Perjalanan 7 Kereta Api Dialihkan ke Utara

Regional
Todong Sipir dengan Senjata Api, 2 Napi Lapas Pekanbaru Melarikan Diri

Todong Sipir dengan Senjata Api, 2 Napi Lapas Pekanbaru Melarikan Diri

Regional
Panglima TNI: Operasi Pembebasan Warga Papua Sesuai Hukum dan HAM

Panglima TNI: Operasi Pembebasan Warga Papua Sesuai Hukum dan HAM

Nasional
Panglima TNI Sebut Tuntutan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di Papua Tak Masuk Akal

Panglima TNI Sebut Tuntutan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di Papua Tak Masuk Akal

Nasional
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM