Aprilia Manganang dan Rivan Nurmulki Absen Saat SEA Games 2019?

Kompas.com - 13/08/2019, 18:58 WIB
Pebola voli Indonesia Aprilia Manganang melepas smash ke tim voli Korea pada pertandingan babak perempatfinal bola voli putri Asian Games 2018 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018). Tim voli Korea Selatan menang dan melanjutkan ke semifinal. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPebola voli Indonesia Aprilia Manganang melepas smash ke tim voli Korea pada pertandingan babak perempatfinal bola voli putri Asian Games 2018 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018). Tim voli Korea Selatan menang dan melanjutkan ke semifinal.

KOMPAS.com - Dua pemain bola voli indoor andalan Indonesia, Rivan Nurmulki (tim putra) dan Aprilia Santini Manganang (tim putri), kemungkinan tidak memperkuat timnas Indonesia pada SEA Games Filipina 2019.

Aprilia dan Rivan mengalami cedera sehingga memutuskan tak bergabung dengan timnas bola voli indoor Indonesia di Padepokan Voli Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Ketua Badan Tim Nasional PP PBVSI Loudry Maspaitella, pihaknya masih akan membicarakan lebih lanjut terkait kedua pemain.

Baca juga: Kecewa dengan Drawing Kejuaraan Dunia, Ganda Putra Tetap Optimistis

"Akan tetapi, kami sudah mempersiapkan berbagai kemungkinan jika Rivan tidak bisa bergabung," ujar Loudry kepada BolaSport.com, di Padepokan Voli Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/8/2019).

Pengurus masih akan membicarakan apa saja persoalan yang dihadapi Rivan agar bertemu titik temu.

Jika Rivan tidak bergabung, masih ada pemain yang diandalkan seperti Dimas (Saputra). Namun, bukan berarti dia pengganti karena Dimas punya keunikan sendiri," ucap Loudry.

Baca juga: Esports Diharap Menyumbang Medali Emas SEA Games

Menurut Loudry, tanpa Rivan, tim voli putra dinilai sudah saatnya kembali meraih medali emas pada SEA Games Filipina 2019.

Terakhir kali timnas voli putra Indonesia merebut keping medali emas pada SEA Games Laos 2009 setelah mengalahkan Thailand.

Pada SEA Games Malaysia 2017, tim putra mempersembahkan medali perak setelah kalah dari Thailand.

Baca juga: Ini Syarat Atlet Remaja Masuk Pelatnas SEA Games

"Saya kira sudah saatnya tim putra mendapat medali emas karena Thailand sedang masa transisi. Sementara itu, pemain Indonesia sedang masa golden age," ucap Loudry.

"Selain itu, pemain pelapis sudah disiapkan sehingga ketika periode Rendy Tamamilang dkk sudah habis, masih ada pelapis yang sudah siap menggantikannya. Mereka tinggal membutuhkan jam terbang," ujar legenda tosser Indonesia itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya