Inggris Gantikan Malaysia Setelah Skandal Penolakan Atlet Israel

Kompas.com - 16/04/2019, 00:57 WIB
 Inbal Pezaro Inbal Pezaro


LONDON,  Kompas.com - Komite Paralimpik Internasional (IPC) akhirnya menunjuk London untuk menggantikan Malaysia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia para renang yang akan berlangsung September mednatang.

IPC mencoret Malaysia sebagai tuan rumah setelah negara tersebut menolak keikutsertaan atlet-atlet paralimpik Israel untuk ikut serta, mereka dianggap gagal menjamin semua atlet dunia untuk berpartisipasi tanpa diskriminasi dan rasa aman.

"Dengan gembira kami umumkan bahwa London telah terplih sebagai tuan rumah kejuaraan dunia Para Renang 2019," kata Presiden IPC, Andrew Parsons melalui pernyataan tertulis.

"Kami berterimakasih atas kesediaan Walikota London, UK Sport dan British Swimming untuk tetap mendukung kejuaraan yang merupakan ajang kualifikasi untuk Paralimpik di Tokyo pada 2020," lanjut Parsons.

Ini merupakan ajang kejuaraan dunia para renang kedua setelah Chicago pada 2015 lalu.

Kejuaraan ini menurut rencana akan berlangsung pada Juli 2019 di Malaysia, namun karena adanya perubahan tempat penyelanggara maka pelaksanaannya diundur hingga 9-15 September mendatang.

"Kami sadar bahwa perubahan jadwal ini akan berpengaruh pada program persiapan para atlet, namun karena adanya pembatalan dari pihak Malaysia dan  dibukanya lagi proses bidding para calon peminat, maka memang tidak memungkinkan untuk menyelenggarakan kejuaraan pada akhir Juli atau pun awal Agustus."

Malaysia sebenarnya akan menyelenggarakan kejauraan dunia pada 29 Juli hingga 4 Agustus di Kuching. Namun pemerintah PM Malaysia, Mahathir Mohammad berkukuh menolak kehadiran atlet-atlet Israel, meski diancam untuk dicabut hal sebagai tuan rumah.





Close Ads X