Kisah Fauzan, Juara Dunia Karate yang Menjajal Jadi Anggota Satpol PP

Kompas.com - 17/07/2018, 22:17 WIB
Kompas TV Obor api Asian Games 2018 tiba di Yogyakarta, Selasa (17/7) pagi.

Ia menilai, kurangnya perhatian pemerintah terhadap atlet cabang olahraga yang ditekuninya.

"Kurang diperhatikan aja sih. Yang penting saya berangkat, saya datang ke kota orang. Saya enggak mikir pulang lah, yang penting berusaha yang terbaik, yang serius mainnya, jangan mengecewakan," kata Ozan.

Di tingkat nasional, Ozan mendapatkan medali emas saat kejuaraan nasional karate yang berlangsung di Sumedang pada Agustus 2017.

"Awalnya ikut kejuaraan di Sumedang, nah itu kalau menang bakalan diberangkatkan ke Praha, Ceko. Alhamdulillah saya yang terpilih," ujar bungsu dari 3 bersaudara ini.

Mencari penghidupan

Sepulang mengharumkan nama Indonesia, ia kembali ke kehidupan nyata, berjuang mencari penghidupan.

Salah satunya, mengadu peruntungan menjadi anggota Satpol PP di Provinsi Kalimantan Selatan. Berhasilkah Ozan?

Hingga saat ini, belum ada kelanjutan dari lamaran yang diajukannya. Ia juga pernah mencoba mendaftarkan diri sebagai anggota polisi. Namun, nasib baik belum berpihak pada Ozan. Ia tidak lolos.

Kini, Ozan menjalani pekerjaaannya sebagai karyawan di sebuah toko retail, membantu perekonomian keluarga. Ibu Ozan, Jamariah (56), bekerja sebagai tukang pijat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kenapa atlet-atlet dibeda-bedakan antara atlet lain, enggak ada perhatiannya pemerintah sama atlet-atlet. Apakah pemerintahnya lagi kesibukan mengurus rakyat atau gimana," kata Ozan.

Ozan berharap, ke depannya, ada perhatian yang lebih besar dari pemerintah untuk nasib para atlet yang telah mengharumkan nama negara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X