Pekan Depan Pemerintah dan OCA Bahas Pengurangan Cabor Asian Games

Kompas.com - 12/04/2017, 07:37 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla KOMPAS.com / DANI PRABOWOWakil Presiden Jusuf Kalla
Penulis Dani Prabowo
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Tim Pengarah Asian Games 2018 Jusuf Kalla mengaku segera bertemu Komite Olimpiade Asia (OCA) untuk membahas masalah pengurangan cabang olah raga yang akan dipertandingkan di Asian Games Jakarta dan Palembang.

Hal itu menyusul efisiensi anggaran yang ditekankan pemerintah dalam perhelatan empat tahunan itu.

“Nanti kita akan bicarakan dengan Ketua OCA nanti pada minggu depan. Saya akan bicarakan itu, rencana cabor itu,” kata Kalla di Kantor Wapres, Selasa (11/4/2017).

(Baca: Kalla Minta Asian Games Gelar Pertandingan yang Dikenal Masyarakat)

Pemerintah sebelumnya menginginkan agar cabang olah raga yang dipertandingkan tak lebih dari 36 cabor atau sama seperti perhelatan Asian Games di Incheon, Korea Selatan 2014.

Dari enam cabor yang akan dicoret, muncul wacana lima diantarnya yaitu handball, rugby, takraw, kabaddi, dan squash.

Kalla menuturkan, selain masalah efisiesi anggaran, mepetnya waktu penyelenggaraan juga menjadi alasan.

Pemerintah tentu perlu membangun arena olah raga baru bila cabor yang dipertandingkan tidak familiar di Indonesia.

Wakil Presiden itu menambahkan, dalam memutuskan pengurangan cabor ada dua pertimbangan pemerintah, yaitu alasan pengenalan regional atau tuan rumah, serta prestasi.

(Baca: Imam Nahrawi: Tak Mudah Putuskan 6 Cabor yang Akan Dihapus dari Asian Games 2018)

“Karena itu maka kita bikin kriteria. Kriteria bahwa olah raga itu yang haruslah yang tidak terlalu terkenal dan tidak menjadi perhatian Indonesia (tidak diikutsertakan),” kata dia.

Ia menambahkan, prestasi menjadi salah satu poin penting dalam pengurangan cabor. Dalam hal ini, pengembangan serta prestasi atlet menjadi penekanannya.

Meski ada pengurangan, Kalla mengatakan, hal itu tidak akan berdampak terhadap cabang olah raga wajib yang akan dipertandingkan di olimpiade mendatang.

Pasalnya, Asian Games merupakan batu loncatan bagi atlet untuk bertarung di olimpiade.

Kompas TV Yayuk Tolak Penghapusan Cabang Olahraga Asian Games 2018

 

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kompetisi Terhenti, BWF Resmi Bekukan Ranking Dunia

Kompetisi Terhenti, BWF Resmi Bekukan Ranking Dunia

Badminton
Direktur Lazio: Membatalkan Serie A akan Menjadi 'Bencana'

Direktur Lazio: Membatalkan Serie A akan Menjadi "Bencana"

Sports
Ikuti Langkah Barcelona, Real Madrid Pertimbangkan Potong Gaji Pemain

Ikuti Langkah Barcelona, Real Madrid Pertimbangkan Potong Gaji Pemain

Sports
Hasil Tes Swab Keluar, Pelatih Tunggal Putra Dinyatakan Negatif Covid-19

Hasil Tes Swab Keluar, Pelatih Tunggal Putra Dinyatakan Negatif Covid-19

Badminton
Alasan Presiden Barcelona Potong Gaji Lionel Messi dkk 70 Persen

Alasan Presiden Barcelona Potong Gaji Lionel Messi dkk 70 Persen

Sports
Lelang Jersey dan Sepatu Riko Simanjuntak, Persija Raup Rp 5,1 Juta

Lelang Jersey dan Sepatu Riko Simanjuntak, Persija Raup Rp 5,1 Juta

Liga Indonesia
Debut Angga Saputra sebagai Kiper Persebaya Tertunda karena Virus Corona

Debut Angga Saputra sebagai Kiper Persebaya Tertunda karena Virus Corona

Liga Indonesia
Akibat Virus Corona, Pengumuman Manager Baru Persik Kediri Ditunda

Akibat Virus Corona, Pengumuman Manager Baru Persik Kediri Ditunda

Liga Indonesia
Pemain Liga 2 Bersyukur Masih Terima Gaji di Tengah Pandemi Covid-19

Pemain Liga 2 Bersyukur Masih Terima Gaji di Tengah Pandemi Covid-19

Liga Indonesia
Dendi Santoso dan Pengalamannya Jalani Latihan Online bersama Arema FC

Dendi Santoso dan Pengalamannya Jalani Latihan Online bersama Arema FC

Liga Indonesia
Triyaningsih Tak Akan Lupa Totalitas dan Perhatian Bob Hasan

Triyaningsih Tak Akan Lupa Totalitas dan Perhatian Bob Hasan

Sports
Pemain Persib Wajib Setor Video Saat Lakoni Latihan Mandiri

Pemain Persib Wajib Setor Video Saat Lakoni Latihan Mandiri

Liga Indonesia
Pesan Bob Hasan ke Eks Manusia Tercepat Asia Tenggara, Tak Boleh Berpuas Diri

Pesan Bob Hasan ke Eks Manusia Tercepat Asia Tenggara, Tak Boleh Berpuas Diri

Liga Indonesia
Lalu M Zohri: Saya Anggap Bob Hasan sebagai Bapak Sendiri

Lalu M Zohri: Saya Anggap Bob Hasan sebagai Bapak Sendiri

Sports
Kisah Suryo Agung yang Diminta Bob Hasan untuk Catatkan Waktu di Bawah 10,10 Detik

Kisah Suryo Agung yang Diminta Bob Hasan untuk Catatkan Waktu di Bawah 10,10 Detik

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X