Kejayaan yang Direnggut Isu Doping

Kompas.com - 10/01/2017, 16:00 WIB
Ketua Umum PB PON Jawa Barat Ahmad Heryawan (tengah) bersama Kepala Bidang Kesehatan PON Jabar Alma Luchyati (kanan), Sekretaris Umum PB PON Ahmad Hadadi (kedua dari kanan), Wakil Ketua Umum KONI K Inugroho (kedua dari kiri), dan mantan Koordinator Result Management LADI 2012-2015 Cahyo Adi (kiri) saat pengumuman kasus doping dalam PON-Peparnas Jabar 2016 di Gedung Sate, Bandung, Senin (9/1).
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOKetua Umum PB PON Jawa Barat Ahmad Heryawan (tengah) bersama Kepala Bidang Kesehatan PON Jabar Alma Luchyati (kanan), Sekretaris Umum PB PON Ahmad Hadadi (kedua dari kanan), Wakil Ketua Umum KONI K Inugroho (kedua dari kiri), dan mantan Koordinator Result Management LADI 2012-2015 Cahyo Adi (kiri) saat pengumuman kasus doping dalam PON-Peparnas Jabar 2016 di Gedung Sate, Bandung, Senin (9/1).
EditorJalu Wisnu Wirajati

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabar tersangkut kasus doping terasa seperti awan gelap yang tiba-tiba menutup masa depan 14 atlet PON dan Peparnas Jawa Barat 2016 yang namanya disebut. Mereka yang sebelumnya merasakan manisnya kejayaan meraih medali sontak terpuruk pasrah.

Safrin Sihombing, atlet cabang menembak Riau, merasa sangat terpukul atas pengumuman PB PON Jabar 2016 bahwa dirinya tersangkut kasus doping. Padahal, sepengetahuannya, dirinya tidak pernah menggunakan zat atau obat yang dilarang, apalagi untuk tujuan meraih medali di PON Jabar 2016.

Ia hanya tahu, tiga hari sebelum berlomba dalam nomor andalannya, 25 meter center fire pistol, penyakit vertigonya kambuh. Dia berobat ke dokter di arena menembak PON 2016. Dokter memberikan dua jenis obat, tetapi sakitnya tak kunjung reda.

Ia pun berkonsultasi dengan tim dokter dari Riau, yang kemudian mempersilakan dirinya berobat ke sebuah klinik di Cimahi, dekat tempatnya menginap.

Di situ ia mengingatkan agar dokter tidak memberikan zat yang memiliki unsur doping. Resep obat dari klinik itu juga diserahkannya kepada dokter PON.

”Memang di luar itu saya meminum obat Bodrex. Menurut saya, Bodrex tidak dilarang atau tidak masuk kategori doping. Yang jelas, saat itu saya memang sangat membutuhkan obat karena tanpa obat, saya tidak dapat bertanding,” kata Safrin, Senin (9/1/2016).

Adyos Astan, atlet tenis meja asal Maluku, juga mengaku kaget terhadap temuan doping dalam urinenya. Ia tak menyangka obat flu Mesol 8 yang ia konsumsi sebelum tampil dalam Peparnas Jawa Barat 2016 itu mengandung zat doping.

”Saya tidak tahu bahwa obat itu mengandung zat-zat tertentu yang ada dopingnya,” kata Adyos yang tengah berada di pemusatan latihan nasional di Solo, Jawa Tengah, untuk persiapan ASEAN Para Games di Malaysia tahun ini.

Atlet tenis meja ini tak kuasa menahan pilu, membayangkan kerja kerasnya sejak 1993 untuk meraih dua medali emas dan satu perunggu di Peparnas lalu, harus dicabut karena tersangkut doping. Meski demikian, ia hanya bisa pasrah jika memang gelarnya dicabut dan harus menjalani sanksi.

”Kalau memang gelarnya mau dicopot, silakan saja. Tapi saya tidak punya niat untuk itu,” kata Adyos yang mengatakan di kontingen Maluku memang tidak ada dokter pendamping.

Keberadaan atlet yang mengaku tidak mengetahui telah mengonsumsi obat atau zat yang mengandung doping sejatinya cukup memprihatinkan.

Dokter timnas sepak bola Indonesia, Syarif Alwi, menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi mengenai zat-zat yang mengandung doping kepada atlet, pelatih, dan dokter cabang olahraga.

”Sejauh ini, sosialisasi dari Lembaga Anti Doping Indonesia masih minim sehingga dokter harus lebih aktif mencari informasi sendiri,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Man City Vs Lyon dan Susunan Pemain Kedua Tim

Link Live Streaming Man City Vs Lyon dan Susunan Pemain Kedua Tim

Liga Champions
Link Live Streaming Man City Vs Lyon, Kick-off 02.00 WIB

Link Live Streaming Man City Vs Lyon, Kick-off 02.00 WIB

Liga Champions
Raul Sanllehi Resmi Tinggalkan Arsenal di Tengah Rumor Penyelidikan Transfer Pepe

Raul Sanllehi Resmi Tinggalkan Arsenal di Tengah Rumor Penyelidikan Transfer Pepe

Sports
Respons Alberto Puig Setelah Repsol Honda Disebut Jadi Budak Marc Maquez

Respons Alberto Puig Setelah Repsol Honda Disebut Jadi Budak Marc Maquez

Motogp
Man City Vs Lyon, Legenda Liverpool Jagokan The Citizens di Liga Champions

Man City Vs Lyon, Legenda Liverpool Jagokan The Citizens di Liga Champions

Sports
Persiapan Persija Jelang Liga 1 2020, Lakukan Tes Swab Tanggal 18 Agustus

Persiapan Persija Jelang Liga 1 2020, Lakukan Tes Swab Tanggal 18 Agustus

Liga Indonesia
Andrea Dovizioso Tinggalkan Ducati, Casey Stoner Angkat Bicara

Andrea Dovizioso Tinggalkan Ducati, Casey Stoner Angkat Bicara

Motogp
Henry Masuk Daftar Calon Pengganti Setien di Barcelona

Henry Masuk Daftar Calon Pengganti Setien di Barcelona

Sports
Kualifikasi MotoGP Austria, Bukti Valentino Rossi Kurang Bersahabat dengan Red Bull Ring

Kualifikasi MotoGP Austria, Bukti Valentino Rossi Kurang Bersahabat dengan Red Bull Ring

Motogp
Laga Pemuncak Klasemen Sementara Awali Liga Thailand

Laga Pemuncak Klasemen Sementara Awali Liga Thailand

Liga Lain
Sebelum Gabung Chelsea, Hakim Ziyech Direkomendasikan ke AS Roma

Sebelum Gabung Chelsea, Hakim Ziyech Direkomendasikan ke AS Roma

Liga Inggris
Hasil Kualifikasi F1 GP Spanyol 2020, Lewis Hamilton Kembali ke Pole Position

Hasil Kualifikasi F1 GP Spanyol 2020, Lewis Hamilton Kembali ke Pole Position

Sports
Penonton Boleh Saksikan Langsung Liga Thailand di Stadion

Penonton Boleh Saksikan Langsung Liga Thailand di Stadion

Liga Lain
Masih Pemulihan, Marc Marquez Belum Pasti Kembali Saat GP San Marino

Masih Pemulihan, Marc Marquez Belum Pasti Kembali Saat GP San Marino

Motogp
Kai Havertz Akan Bicara dengan Leverkusen soal Kans Hengkang ke Klub Lain

Kai Havertz Akan Bicara dengan Leverkusen soal Kans Hengkang ke Klub Lain

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X