Kompas.com - 07/02/2016, 06:00 WIB
Pebalap penguji Ducati asal Australia, Casey Stoner, mengancingkan bajunya sebelum turun pada tes pramusim pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa (2/2/2016). MOHD RASFAN/AFP PHOTOPebalap penguji Ducati asal Australia, Casey Stoner, mengancingkan bajunya sebelum turun pada tes pramusim pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa (2/2/2016).
EditorPipit Puspita Rini
KOMPAS,com - Casey Stoner sudah mengatakan tidak ada niat untuk turun balapan pada MotoGP 2016. Namun, jika keputusan itu berubah, kapan saja, Ducati akan menyambutnya dengan senang hati.

Bos Ducati, Gigi Dall'Igna, mengatakan tak akan menolak jika Stoner ingin turun balapan lagi. "Kami tidak mengontrak dia untuk tujuan itu (balapan), tetapi jika Stoner berkata ingin balapan, kami tidak akan menolaknya," kata Dall'Igna.

Mulai musim ini, Stoner punya peran baru sebagai pebalap penguji sekaligus duta pabrikan asal Italia tersebut.

Stoner kembali menunggangi motor Ducati pada latihan tertutup di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (30/1/2016), sejak terakhir melakukannya pada 2010.

Pebalap Australia tersebut kembali turun ke lintasan bersamaan dengan para pebalap lainnya pada tes pramusim pertama MotoGP 2016 di sirkuit yang sama, 2-3 Februari.

Dengan motor tahun lalu, Desmosedici GP15, pemilik dua gelar juara dunia kelas premier tersebut mecatat putaran lebih cepat dibanding para pebalap Ducati lainnya.

"Tujuan kami adalah memenangi kejuaraan, dan kita tidak boleh takut saat seseorang datang dan menunjukkan bahwa dia lebih baik dari kita," kata Dall'Igna.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ketika kami mengatakan (kepada Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone) bahwa kami mengontrak Stoner, mereka berdua setuju," ujar pria Italia tersebut menambahkan.

Dall'Igna juga mengatakan bahwa memiliki Stoner di garasi mereka untuk mengembangkan motor merupakan keuntungan besar.

"Dengan aturan batasan untuk memakai pebalap yang turun balapan, memiliki Casey sebagai pebalap penguji merupakan keuntungan besar," aku Dall'Igna.

Stoner meraih gelar juara dunia pertamanya di kelas premier bersama Ducati pada 2007. Gelar keduanya didapat bersama Honda pada 2011.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perasaan Melati Daeva Oktaviani Usai Jalani Debut di Olimpiade

Perasaan Melati Daeva Oktaviani Usai Jalani Debut di Olimpiade

Badminton
Hasil Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo - Medali Bertambah, Bulu Tangkis Perkasa

Hasil Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo - Medali Bertambah, Bulu Tangkis Perkasa

Sports
Ada Rasa Bersalah di Balik Ucapan Syukur Eko Yuli Sang Peraih Medali Olimpiade Tokyo

Ada Rasa Bersalah di Balik Ucapan Syukur Eko Yuli Sang Peraih Medali Olimpiade Tokyo

Sports
Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

Sports
Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Sports
Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Badminton
Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Sports
Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Sports
Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Sports
Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Sports
Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Internasional
Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Sports
Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X