Lee Chong Wei, Kejuaraan Dunia, dan Olimpiade

Kompas.com - 07/08/2015, 08:10 WIB
Pebulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei, berbicara kepada wartawan dalam wawancara setelah dia mengalahkan pemain Korea Selatan, Son Wan-ho, pada babak perempat final Piala Sudirman di Dongguan, Tiongkok, Kamis (14/5/2015). AFP PHOTO/WANG ZHAOPebulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei, berbicara kepada wartawan dalam wawancara setelah dia mengalahkan pemain Korea Selatan, Son Wan-ho, pada babak perempat final Piala Sudirman di Dongguan, Tiongkok, Kamis (14/5/2015).
EditorPipit Puspita Rini
KOMPAS.com - Istora Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, akan kedatangan bintang-bintang bulu tangkis dunia pada 10-16 Agustus 2015. Mereka akan berlaga di Kejuaraan Dunia edisi ke-22.

Salah satu bintang yang paling dinantikan adalah Lee Chong Wei. Pebulu tangkis asal Malaysia itu hadir tanpa status unggulan karena peringkatnya yang merosot tajam setelah absen bertanding selama beberapa bulan akibat skorsing dari BWF.

Pada Kejuaraan Dunia 2015, Lee akan bertemu Kestutis Navickas dari Lithuania pada laga pembuka. Jika mulus melaju, Lee berpeluang berjumpa musuh bebuyutannya, Lin Dan, di semifinal.

"Saya tahu siapa lawan yang akan saya hadapi. Untuk saat ini, saya akan lebih banyak menghabiskan waktu bersama pelatih Hendrawan dan Morten Frost (direktur teknis BAM) untuk menganalisis kekuatan lawan," ujar Lee kepada The star.

Sepanjang kariernya di kancah bulu tangkis dunia, Lee belum pernah menjadi juara dunia. Prestasi terbaiknya di Kejuaraan Dunia adalah menjadi runner-up pada 2011, 2013, dan 2014.

Pada Kejuaraan Dunia tahun ini, ia tidak terlalu mementingkan medali emas. Suami mantan pebulu tangkis Malaysia, Wong Mew Choo, itu lebih fokus berburu poin menuju Olimpiade Rio 2016.

"Saya akan tampil sebagai pemain non-unggulan untuk kali pertama dalam beberapa tahun terakhir. Ini adalah kesempatan bagi saya untuk memperbaiki posisi di ranking BWF," kata pemain 32 tahun tersebut.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah menetapkan tanggal 1 Mei 2015 sebagai waktu pembukaan penghitungan poin menuju Olimpiade, dan 16 pemain teratas (per 5 Mei 2016) di setiap nomor berhak tampil di Rio de Janeiro.

Sebelum berlaga di Kejuaraan Dunia 2015, Lee sukses meraih dua gelar beruntun pada turnamen berlevel grand prix (gold) di New York dan Calgary, Amerika Serikat. (Tulus Muliawan)

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Juara.net
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X