Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/04/2015, 12:17 WIB
EditorPipit Puspita Rini
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatnas bulu tangkis Indonesia mendapat kunjungan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Suriname, Ismanto Adna, Rabu (15/4/2015) pagi. Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bulu tangkis di Suriname. Ismanto didampingi oleh Mirhan Tabrani, Kabid Pengembangan Kemitraan Luar Negeri Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Kunjungan Ismanto disambut oleh Wasekjen PP PBSI Achmad Budiharto, Kabid Binpres Rexy Mainaky, Kasubid Pelatnas Ricky Soebagja, legenda bulu tangkis Indonesia Christian Hadinata, dan Kasubid Humas dan Social Media Yuni Kartika.

Dalam kunjungannya yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, Ismanto melihat beberapa fasilitas yang ada di pelatnas, di antaranya ruang fisioterapi, ruang fitness, asrama putra, dan jogging track.

"Apa yang ada di sini adalah sebuah konsep yang bagus. Kami sedang mencoba melakukan hal yang sama di Suriname. Di Suriname, bulu tangkis terpusat di kota utama, Paramaribo. Ada delapan klub bulu tangkis di sana, tetapi baik pelatih maupun pemain masih bersifat volunteer. Bulu tangkis adalah salah satu olahraga yang paling cepat berkembang, baik untuk anak laki-laki maupun anak perempuan," ujar Ismanto.

Ismanto juga menyatakan bahwa di negaranya dua ada perencanaan untuk mengirim pemain ke kejuaraan besar, seperti Kejuaraan Dunia ataupun Olimpiade. Untuk mewujudkan hal tersebut, Ismanto sadar bahwa para pemain harus menjalani latihan di luar negeri.

"Tujuan dari kunjungan ini, selain untuk mempererat hubungan antar dua negara, juga untuk meningkatkan kualitas bulu tangkis di Suriname. Kami masih kekurangan sarana dan prasarana bulu tangkis di sana. Kami ingin seperti di sini, yang punya lebih banyak pemain, pelatih, dan tim yang solid," kata Ismanto.

Pemerintah Suriname sedang mendorong salah satu tunggal putranya, Virgil Soeroredjo, untuk bisa lolos ke Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Saat ini Virgil sedang berlatih di Belanda.

"Kami menyambut baik kunjungan ini yang bertujuan untuk memajukan bulu tangkis Suriname. Semoga apa yang kami paparkan dapat membantu kemajuan perbulutangkisan di Suriname," ujar Achmad Budiharto.

Ismanto dijadwalkan berada di Indonesia selama satu minggu. Ia datang bersama istri, sekretaris, serta penasihatnya. Beberapa agenda Ismanto selama berada di Indonesia antara lain penandatanganan Memorandum of Understanding kerja sama di berbagai bidang olahraga dan pemuda dengan Kemenpora RI.

Dia juga mengunjungi beberapa fasilitas olahraga di Indonesia, antara lain Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Sekolah Olaraga Ragunan, Rumah Sakit Olahraga Cibubur, dan Pelatnas PBSI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber PBSI
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+