Listrik Padam Warnai Duel Proliga

Kompas.com - 12/03/2011, 21:46 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

SEMARANG, Kompas.com — Pertandingan Sampoerna Hijau Voli Proliga seri keempat putaran pertama di GOR Jatidiri Semarang, Sabtu (12/3/2011) malam, diwarnai dengan padamnya listrik di GOR tempat pertandingan itu dilaksanakan. Itu terjadi saat pertandingan antara tim putri Jakarta Electric PLN melawan tim Jakarta Posivo Polwan pada set keempat.

Akibat lampu padam tersebut, pertandingan antara kedua tim sempat dihentikan sekitar 10 menit. Saat dihentikan, kedudukan kedua tim 11-14 untuk keunggulan tim asuhan pelatih M Ansori (Jakarta Popsivo Polwan). Bahkan, begitu lampu menyala, kedua tim tidak langsung bertanding dan dimanfaatkan untuk pemanasan terlebih dahulu.

Pada set pertama, tim asuhan pelatih Tian Mei (Jakarta Electric PLN) unggul dengan angka 25-22. Pada set ini, Susanti Martalia dan kawan-kawan terus memimpin dalam perolehan angka. Meskipun sempat disamakan menjadi 21-21, akhirnya tim Jakarta Electric PLN berhasil menutup set ini dengan angka 25-22.

Pada set kedua, Jakarta Electric PLN kembali unggul 25-22. Memang sempat terjadi kejar-kejaran perolehan angka, bahkan kedudukan imbang terjadi pada saat 12-12. Akan tetapi, setelah itu, mereka langsung meninggalkan lawannya dan menutup set kedua dengan angka 25-22.

Pada set ketiga terlihat tim Jakarta Electric PLN tergesa-gesa menyelesaikan pertandingan. Itu karena, kalau set ini menang, mereka sudah pasti keluar sebagai pemenang. Akibatnya, permainan mereka kurang hati-hati dan sering mati sendiri, dan ini dimanfaatkan tim Jakarta Popsivo Polwan untuk menekan lawannya. Pada set ini, Jakarta Electric PLN akhirnya menyerah dengan angka 15-25.

Pada set keempat, Jakarta Electric PLN unggul terlebih dulu 3-0, tetapi dengan kesabaran akhirnya Jakarta Popsivo Polwan mengejar dan akhirnya terjadi kedudukan imbang 4-4, kemudian sama kembali pada kedudukan 11-11. Namun, setelah itu, Rita Kurniati dan kawan-kawan terus memimpin hingga kedudukan 15-21 dan akhirnya menutup set ini dengan angka 19-25.

Pada set kelima, Jakarta Electric PLN terus memimpin perolehan angka mulai dari 2-0 lalu disamakan menjadi 2-2 dan akhirnya terus melaju dengan kedudukan 8-3, hingga terjadi perpindahan tempat.

Setelah itu, Jakarta Electric PLN tidak memberi kesempatan kepada Jakarta Popsivo Polwan untuk mengembangkan permainannya. Mereka terus menekan dengan smes-smes tajam dan blok yang mematikan lawannya. Akhirnya mereka menutup set kelima ini dengan angka 15-4. Dengan ini, Jakarta Electric PLN menang atas Jakarta Popsivo Polwan, 3-2.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenis-jenis Melempar dalam Bola Basket

Jenis-jenis Melempar dalam Bola Basket

Sports
Kritik untuk Pemain Muda Man United: Dengarkan Ronaldo...

Kritik untuk Pemain Muda Man United: Dengarkan Ronaldo...

Liga Inggris
Pujian FK Senica untuk Egy dan Witan: Pemain Top dan Berkarakter...

Pujian FK Senica untuk Egy dan Witan: Pemain Top dan Berkarakter...

Liga Indonesia
Man United Vs West Ham: Magi Moyes Goyahkan Old Trafford, Setan Merah dalam Ancaman

Man United Vs West Ham: Magi Moyes Goyahkan Old Trafford, Setan Merah dalam Ancaman

Liga Inggris
Klasemen Grup B Piala Asia Wanita, Filipina Bikin Kejutan Saat Timnas Indonesia Petik Pelajaran

Klasemen Grup B Piala Asia Wanita, Filipina Bikin Kejutan Saat Timnas Indonesia Petik Pelajaran

Liga Indonesia
Menelisik di Balik Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Timnas Putri Indonesia

Menelisik di Balik Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Timnas Putri Indonesia

Liga Indonesia
Menpora dan Atlet Paralimpiade Ciptakan Keakraban Lewat Wisata Kuliner Pinggir Jalan

Menpora dan Atlet Paralimpiade Ciptakan Keakraban Lewat Wisata Kuliner Pinggir Jalan

Olahraga
Update Pembenahan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP Indonesia, Target Rampung H-4

Update Pembenahan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP Indonesia, Target Rampung H-4

Motogp
Terbang Jauh Buat Bela Arsenal, Partey Minta Maaf karena Malah Diganjar Kartu Merah

Terbang Jauh Buat Bela Arsenal, Partey Minta Maaf karena Malah Diganjar Kartu Merah

Liga Inggris
Berita Foto, Menanti Kisah Pemain-pemain Anyar Timnas Indonesia

Berita Foto, Menanti Kisah Pemain-pemain Anyar Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Beda Klub, Beda Rasa, Egy Ceritakan Pengalaman Berkarier di FK Senica

Beda Klub, Beda Rasa, Egy Ceritakan Pengalaman Berkarier di FK Senica

Liga Indonesia
Profil Timnas Putri Thailand: Skuad dan Prestasi di Piala Asia Wanita

Profil Timnas Putri Thailand: Skuad dan Prestasi di Piala Asia Wanita

Sports
Malaysia Tak 'Curi' Ide Indonesia Saat Putuskan Tunjuk Pelatih Asal Korea Selatan

Malaysia Tak "Curi" Ide Indonesia Saat Putuskan Tunjuk Pelatih Asal Korea Selatan

Liga Indonesia
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2022: Kans Marc Marquez Jajal Sirkuit Mandalika

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2022: Kans Marc Marquez Jajal Sirkuit Mandalika

Motogp
Alfeandra Dewangga dan Berkah Dewa 19

Alfeandra Dewangga dan Berkah Dewa 19

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.