Semua pemain yang terdaftar sebagai peserta Superliga dilibatkan dalam simulasi. Mereka dibagi dalam dua kelompok, Tim Berkat dan Tim Abadi.
Tim putra memainkan empat nomor dan berakhir dengan skor imbang 2-2, sedangkan tim putri Berkat keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.
"Simulasi ini penting agar para pemain mendapatkan suasana pertandingan, sekaligus untuk melihat kesiapan mereka. Kami siap bertanding untuk memeriahkan Superliga, tetapi bukan lantas sekadar ikut," kata Fran Kurniawan selaku manajer tim.
"Kami ingin membuat kejutan. Kami akan berusaha tampil sebaik mungkin dan lolos ke semifinal," ujarnya.
Dua tahun lalu, pada Superliga 2017 yang digelar di Surabaya, tim putri Berkat Abadi berhasil menembus babak final. Mereka akhirnya keluar sebagai runner-up setelah kalah 0-3 dari Mutiara Cardinal.
Sementara itu, tim putra Berkat Abadi gagal melangkah ke final. Pada perebutan peringkat ketiga, Berkat Abadi keluar sebagai pemenang dengan mengalahkan Mutiara Cardinal, 3-2.
"Bagi para pemain Berkat Abadi, Superliga adalah kesempatan untuk menunjukkan permainan terbaik, sekaligus balas budi buat tim. Bagi para pemain muda, ini juga menjadi kesempatan untuk mencari pengalaman," kata Fran.
Barkat Abadi mendatangkan dua pemain asing untuk menambah kekuatan pada Superliga 2019. Brice Leverdez (Prancis) masuk tim putra, sementara Zhang Beiwen (Amerika Serikat) kembali menjadi ujung tombak tim putri, seperti dua tahun lalu.
Menurut Fran, selain punya banyak fans di Indonesia, prestasi Leverdez juga cukup bagus. Dia disiapkan sebagai tunggal pertama dalam setiap pertandingan yang dijalani tim putra Berkat Abadi.
Tim putra Berkat Abadi tergabung di Grup A bersama sang juara bertahan Musica, Sports Affairs, dan Daihatsu Astec. Tim putri berada di Grup X bersama Jaya Raya Jakarta, Samurai Reptiles, dan Tiket.com Champion Klaten.
"Kekuatan semua tim cukup merata, hanya ranking dunianya yang berbeda. Peringkat pemain-pemain tim lawan lebih tinggi, sementara kami seadanya," tutur Rian Agung Saputro, pemain ganda Berkat Abadi.
"Tetapi, kalau melihat dari simulasi tadi, saya yakin kami bisa bersaing dengan mereka, tergantung dari persiapan," kata dia melanjutkan.
Djarum Superliga 2019 akan berlangsung di GOR Sabuga ITB Bandung, 18-24 Februari.
Berikut ini hasil simulasi PB Berkat Abadi (Tim Berkat vs Tim Abadi)
Putra
- Panji Ahmad Maulana vs Wisnu Yuli Prasetyo (16-21, 21-12, 17-21)
- Rian Agung Saputro/Agrippina Prima Rahmanto Putera vs Ricky Karanda Suwardi/Kenas Adi Haryanto (21-13, 21-13)
- Muhammad Febriansyah vs Muhammad Amin Faisal (23-21, 20-22, 21-17)
- Lukhi Apri Nugroho/Nanda* vs Rizko Azuro/Gilbert* (11-21, 22-24)
*tidak bermain di Superliga
Putri
- Gabriela Meilani Moningka vs Isra Faradilla (8-21, 21-23)
- Silvi Wulandari vs Aurum Oktavia Winata (21-17, 21-17)
- Nadya Melati/Ririn Amelia vs Dian Fitriani/Brigita Marcelia Rumambi (21-17, 21-17)
Daftar Pemain Berkat Abadi
Putra
1. Brice Leverdez (La Garenne Colombes, 9 April 1986)
2. Panji Ahmad Maulana (Tasikmalaya, 21 Juli 1997)
3. Muhammad Febriansyah (Banjarmasin, 26 Februari 2000)
4. Wisnu Yuli Prasetyo (Tulungagung, 11 Juli 1994)
5. Rian Agung Saputro (Karanganyar, 25 Juni 1990)
6. Ricky Karanda Suwardi (Cirebon, 21 Januari 1992)
7. Agrippina Prima Rahmanto Putera (Jakarta, 20 Januari 1991)
8. Kenas Adi Haryanto (Pati, 26 Juni 1993)
9. Rizko Asuro (Bangko, 20 Juni 1995)
10. Lukhi Apri Nugroho (Sukoharjo, 15 April 1993)
11. Muhammad Amin Faisal (Palangkaraya, 12 Desember 2002)
Putri
1. Zhang Beiwen (Liaoning, 12 Juli 1990)
2. Aurum Oktavia Winata (Jakarta, 4 Oktober 1999)
3. Silvi Wulandari (Bandung, 13 Juli 1999)
4. Gabriela Meilani Moningka (Jayapura, 30 Juli 1999)
5. Isra Faradilla (Jayapura, 17 November 1998)
6. Nadya Melati (Jakarta, 3 Desember 1986)
7. Dian Fitriani (Magelang, 21 Maret 1993)
8. Ririn Amelia (Padang, 24 Desember 1993)
9. Brigita Marcelia Rumambi (Jakarta, 15 Mei 1997)
https://olahraga.kompas.com/read/2019/02/13/19474538/jelang-djarum-superliga-2019-pb-berkat-abadi-adakan-simulasi
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.