Marquez Masih Kejar Podium Pertama Musim Ini - Kompas.com

Marquez Masih Kejar Podium Pertama Musim Ini

Kompas.com - 19/04/2017, 16:42 WIB
MOTOGP.COM Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, bersiap di grid sebelum balapan GP Argentina di Autodromo Termas de Rio Hondo, Minggu (9/4/2017).

AUSTIN, KOMPAS.com - Sejak naik ke MotoGP, tahun ini merupakan kali pertama Marc Marquez ( Repsol Honda Team) akan menjalani seri ketiga tanpa meraih satu pun kemenangan dari dua seri sebelumnya.

Tahun ini, Marquez finis di urutan keempat pada seri pertama di Sirkuit Losail (Qatar) lalu gagal finis pada seri kedua di Autodromo Termas de Rio Hondo (Argentina).

Seri ketiga atau GP Americas akan digelar di Circuit of The Americas (COTA), Austin, 21-23 April. Marquez saat ini berada di urutan ke-9 klasemen.

"Setelah balapan di Argentina, saya senang sekarang akan balapan di sirkuit yang saya suka di Austin, meskipun tentu saya saya akan lebih senang datang dengan posisi lebih baik (di klasemen)," kata Marquez dalam rilis yang diterima Kompas.com.

"Namun, balapan berikutnya akan segera dimulai dan kami akan berusaha 100 persen untuk meraih podium pertama musim ini," ujar Marquez menambahkan.

GP Americas pertama menggelar MotoGP pada 2013, tahun yang sama ketika Marquez naik ke kelas premier.


Dari empat penyelenggaraan sebelumnya, Marquez punya catatan sempurna di sana. Pebalap 24 tahun tersebut selalu mengunci pole position dan akhirnya memenangi balapan.

"Saya punya kenangan bagus di Austin, dan menurut saya, COTA merupakan salah satu sirkuit terbaik dalam kalender balap MotoGP," ujar pemilik tiga gelar juara dunia MotoGP tersebut.

"Saya suka layout sirkuit ini karena memiliki banyak tipe area dan tikungan yang berbeda. Ada banyak perbedaan tinggi lintasan juga," ujar dia lagi.

GP Americas akan dibuka dengan sesi latihan bebas pertama pada Jumat (21/4/2017) pagi waktu setempat atau malam WIB.

 

Road to USA???????? #americasgp #usa #travel #mm93

A post shared by Marc Márquez (@marcmarquez93) on Apr 18, 2017 at 4:00am PDT


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorPipit Puspita Rini
Komentar

Terkini Lainnya

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Regional
Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Close Ads X