Atlet Peraih 23 Medali Emas Olimpiade: 2 Hal Saya Pelajari dari Ibu

Kompas.com - 19/08/2019, 20:25 WIB
Deboran dan Michael Phelps, saat persiapan Olimpiade London, 30 Juni 2012. AFP/JAMIE SQUIREDeboran dan Michael Phelps, saat persiapan Olimpiade London, 30 Juni 2012.

KOMPAS.com - Michael Phelps bisa dikatakan sebagai atlet tersukses sepanjang sejarah olimpiade.

Sepanjang keikutsertaannya di olimpiade, antara 2004 dan 2016, Phelps sudah menyumbang 28 medali, 23 di antaranya adalah emas.

Torehan 23 medali itu menjadikan dia sebagai olimpian tersukses, bahkan pencapaiannya unggul jauh dari pesaing terdekat yang "cuma" mengumpulkan 9 medali emas.

Kesuksesan itu didapat Phelps tak lepas dari peran sang ibunda, Deborah Phelps.

Baca juga: Soal Jumlah Medali Emas, Phelps Ungguli 170 Negara

Deborah merupakan orang tua tunggal setelah berpisah dengan ayah Phelps, Fred.

Dia membesarkan Phelps dan dua saudarinya dengan mengandalkan penghasilannya sebagai seorang guru.

"Ibu merupakan sosok yang sangat tangguh ketika harus menafkahi saya dan dua saudari seorang diri," kata Phelps kepada situs web Swimsman. 

"Dari dia, saya belajar kerja keras dan dedikasi," tuturnya lagi. 

Deborah juga sangat sabar membangun kepercayaan diri Phelps yang saat kecil mengidap gangguan pemusatan perhatian (ADHD).

Gangguan itu sempat membuat sang guru memanggil Deborah dan mengatakan bahwa sang anak tak bakal sukses karena kerap gagal menjaga fokus dengan jangka waktu yang lama.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X