Beda Pelatnas Downhill Indonesia dengan Thailand di Mata Atlet

Kompas.com - 19/08/2019, 19:14 WIB
Khoiful Mukhib memenangi salah satu seri  kelas Man Elite 76 Indonesian Downhill (76 IDH). DOK 76 RiderKhoiful Mukhib memenangi salah satu seri kelas Man Elite 76 Indonesian Downhill (76 IDH).

JAKARTA, KOMPAS.com - Di mata atlet cabang olahraga sepeda gunung downhill Tiara Andini Prastika, pelatnas di Indonesia berbeda dengan Thailand.

"Pelatnas Thailand itu kontinyu," kata Tiara menjawab pertanyaan Kompas.com, Sabtu (17/8/2019).

"Pelatnas di Indonesia untuk downhill kan sempat jeda lama," kata kelahiran Semarang (Jawa Tengah) 22 Maret 1996 ini.

Tiara menggunakan tolok ukur usai perhelatan Asian Games 2018.

Dalam hitungannya, jeda terhentinya pelatnas downhill pasca-Asian Games 2018 sekitar setengah tahun lebih.

"Iya, baru satu bulanan ini latihan pelatnas lagi," kata Tiara.

Atlet Balap Sepeda Indonesia Tiara Andini Prastika tampil di Final Run Women Elite Downhill pada Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Khe Bun Hill, Subang, Jawa Barat, Senin (20/8/2018). Tiara berhasil meraih emas pada nomor tersebut.ANTARA FOTO/AJI WISNU NOVIANTO Atlet Balap Sepeda Indonesia Tiara Andini Prastika tampil di Final Run Women Elite Downhill pada Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Khe Bun Hill, Subang, Jawa Barat, Senin (20/8/2018). Tiara berhasil meraih emas pada nomor tersebut.

Tiara yang juga penyuka olahraga bulutangkis ini menyebut kawasan Velodrome Jakarta sebagai tempat pelatnas olahraga bersepeda.

"Kami kumpul di sini lalu latihannya di Bogor," kata Tiara.

Baca juga: Mukhib Raih Emas Downhill Asian Games karena Matang di Kompetisi

Di Bogor, salah satu tempat latihan yang acap dipilih adalah Cihideung Hill.

Lokasinya ada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Peraih medali emas Asian Games 2018 atlet balap sepeda gunung downhill Tiara Andini Prastika. Catatan terbaiknya pada Asian Games 2018 adalah 2 menit 33.056 detik.
Kompas.com/Josephus Primus Peraih medali emas Asian Games 2018 atlet balap sepeda gunung downhill Tiara Andini Prastika. Catatan terbaiknya pada Asian Games 2018 adalah 2 menit 33.056 detik.

SEA Games 2019

Logo SEA Games 2019 di Filipina.Philippine Sports Commission Logo SEA Games 2019 di Filipina.

Tiara, lebih lanjut mengatakan persiapan dirinya memang untuk menghadapi SEA Games 2019 di Filipina.

Perhelatan pesta olahraga multicabang Asia Tenggara itu berlangsung mulai Sabtu (30/11/2019).

SEA Games kali ke-30 ini berakhir pada Rabu (11/12/2019).

Pengalaman Tiara menunjukkan, persaingan di downhill terjadi antara Indonesia dengan Thailand.

"Saya pasti nanti ketemu lagi sama atlet Thailand Vipavee Deekaballes," ujar Tiara.

Catatan terbaik Tiara pada Asian Games 2018 adalah 2 menit 33.056 detik.

Dengan capaian itu, Tiara merebut medali emas nomor Women Elite.

Sementara, mengekor satu level di bawah Tiara adalah Vipavee Deekaballes.

Capaian atlet kelahiran 30 Juni 1991 ini hanya terpaut 9,598 detik dengan Tiara.

Maka dari itulah, Tiara menyebut bahwa pesaing terberat Indonesia adalah Thailand pada SEA Games 2019.

Baca juga: Peraih Medali Emas Asian Games 2018 Ini Paham Fungsi Lain Sabun Mandi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X