Ke SEA Games 2019, KOI Rekomendasikan 36 Cabor

Kompas.com - 14/08/2019, 20:39 WIB
Logo SEA Games 2019 di Filipina. Philippine Sports CommissionLogo SEA Games 2019 di Filipina.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) punya rencana merekomendasikan 36 cabang olahraga (cabor) dari 52 cabor yang didaftarkan ikut ambil bagian pada SEA Games 2019 Filipina.

SEA Games Filipina berlangsung pada 30 November 2019 sampai dengan 11 Desember 2019.

"KOI merekomendasikan 36 cabang yang diberangkatkan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal KOI Helen Sarita Delima di Jakarta, sebagaimana warta antaranews.com, hari ini.

Atlet angkat besi Filipina, Hidilyn Diaz.AFP/NOEL CELIS Atlet angkat besi Filipina, Hidilyn Diaz.

Helen menjelaskan, 52 cabor masuk entry by name. Ini masih ditambah dengan polo air.

KOI, kata Helen, juga akan meminta hasil atau masukan dari Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) KOI.

Selama ini, Tim Monev menjadi pendamping pemusatan latihan nasional (pelatnas).

Pebulutangkis ganda campuran taruna besutan dari PB. Pratama Badminton Academy, Surabaya, Muliadi Rizka Saputra/Trisma Arlisa Septiana berhasil menjadi juara usai mengalahkan wakil dari PB. Jaya Raya, Jakarta, Ragil Ricky Surya Hanaffi/Indira Henzie Pramestya di kejuaraan Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Kalimantan Selatan Open 2019 yang bertarung di GOR Berkat Abadi, Banjarmasin, Sabtu (3/8).
Pebulutangkis ganda campuran taruna besutan dari PB. Pratama Badminton Academy, Surabaya, Muliadi Rizka Saputra/Trisma Arlisa Septiana berhasil menjadi juara usai mengalahkan wakil dari PB. Jaya Raya, Jakarta, Ragil Ricky Surya Hanaffi/Indira Henzie Pramestya di kejuaraan Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Kalimantan Selatan Open 2019 yang bertarung di GOR Berkat Abadi, Banjarmasin, Sabtu (3/8).

"Namun demikian, kami tetap memberikan kesempatan untuk cabang olahraga lain (di samping 36 cabang)," kata Helen yang tidak menyebutkan nama-nama dari 36 cabor dimaksud.

Catatan menunjukkan angkat besi adalah salah satu cabang andalan peraih medali emas.

Venue cabang olahraga panahan Asian Para Games 2018 di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta difoto pada Jumat, 5 Oktober 2018. INAPGOC / TJP Images / Agoes Rudianto Venue cabang olahraga panahan Asian Para Games 2018 di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta difoto pada Jumat, 5 Oktober 2018.

Cabang unggulan lainnya adalah bulu tangkis, balap sepeda, panahan, renang, atletik, dayung, menembak, boling, bola voli, sepak bola dan senam.

Pada SEA Games 2019, Indonesia berkonsentrasi mengirimkan atlet usia muda lebih banyak.

Indonesia mematok target raihan medali emas 51-53.

Sejumlah pekerja melakukan pengerjaan pemasangan jembatan apung yang akan digunakan untuk pelaksanaan Festival Cisadane 2019 di Sungai Cisadane, Tangerang, Rabu (24/7/2019). Festival yang sudah menjadi 100 event yang masuk dalam kalender Kementerian Pariwisata ini berlangsung 26 Juli 2019 hingga 3 Agustus 2019 dengan menghadirkan Lomba Perahu Naga, Lomba Dayung, kesenian tradisional Tangerang serta Kuliner Tangerang, lomba dayung ini rencananya juga akan diikuti peserta dari sejumlah negara sahabat.ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL Sejumlah pekerja melakukan pengerjaan pemasangan jembatan apung yang akan digunakan untuk pelaksanaan Festival Cisadane 2019 di Sungai Cisadane, Tangerang, Rabu (24/7/2019). Festival yang sudah menjadi 100 event yang masuk dalam kalender Kementerian Pariwisata ini berlangsung 26 Juli 2019 hingga 3 Agustus 2019 dengan menghadirkan Lomba Perahu Naga, Lomba Dayung, kesenian tradisional Tangerang serta Kuliner Tangerang, lomba dayung ini rencananya juga akan diikuti peserta dari sejumlah negara sahabat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X