Tersingkir di Cincinnati, Murray Tak Yakin Bisa Tampil di US Open 2019

Kompas.com - 13/08/2019, 15:06 WIB
Petenis Britania, Andy Murray, berlaga di nomor ganda putra pada babak 16 besar ATP Nature Valley International Tennis, Inggris, 25 Juni 2019. Glyn KIRK / AFPPetenis Britania, Andy Murray, berlaga di nomor ganda putra pada babak 16 besar ATP Nature Valley International Tennis, Inggris, 25 Juni 2019.

KOMPAS.com - Comeback Andy Murray di nomor tunggal putra tidak berjalan mulus. Petenis asal Britania Raya itu langsung tersingkir di babak pertama Cincinnati Masters 2019.

Di Cincinnati Masters 2019, Murray tampil untuk kali pertama di nomor tunggal setelah sempat memutuskan pensiun pada Januari 2019 lalu.

Namun, petenis 32 tahun itu harus mengakhiri petualangannya di Cincinnati Masters karena kalah dari Richard Gasquet (Perancis), Senin (12/8/2019) atau Selasa dini hari WIB.

Murray takluk dalam dua set langsung dengan skor 4-6, 4-6 pada laga babak pertama Cincinnati Masters 2019.

Kekalahan di Cincinnati Masters membuat Murray merasa pesimistis akan bisa berkompetisi di US Open 2019 yang mulai digelar pada 26 Agustus nanti.

Sebenarnya, Murray mendapatkan tawaran dari Asosiasi Tenis Amerika Serikat untuk menerima wildcard di nomor tunggal US Open 2019.

Meski begitu, Murray mengaku tidak yakin apakah akan bisa bermain di grand slam terakhir tahun ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita berharap memegang wildcard hingga lebih dekat dengan waktunya dan melihat bagaimana rasanya. Namun, US Open mengumumkan wildcard mereka hari ini dan saya tidak merasa saya bisa memutuskannya sebelum laga hari ini," kata Murray, dilansir dari BBC.

Baca juga: Laga Pertama Naomi Osaka Setelah Juarai US Open

Ketimbang bertanding di nomor tunggal, Murray mengaku lebih tertarik untuk berkompetisi pada sektor ganda putra dan ganda campuran di US Open 2019.

"Saya tidak ingin mengambil wildcard hari ini karena tidak tahu bagaimana saya bisa merasa setelah laga."

"Saya juga ingin untuk mungkin menunggu dan melihat bagaimana saya merasa setelah bermain di beberapa laga dan bagaimana saya memulihkan kondisi di hari berikutnya," ujar dia lagi.

Setelah mengikuti Australia Open 2019 pada Januari lalu, Murray menyatakan keputusannya untuk mengakhiri karier sebagai petenis profesional karena cedera panggul.

Baca juga: JEO - Naomi Osaka: Drama dan Air Mata US Open 2018

Murray lalu menjalani operasi dan melewati masa pemulihan cedera pada panggulnya.

Setelah pulih, Murray pun kembali mencoba bermain tenis sejak Juni 2019 lalu. Murray juga telah mengikuti beberapa turnamen, tapi dia hanya turun di nomor ganda.

Murray juga sempat bertanding di grand slam Wimbledon 2019 dengan berpasangan bersama Serena Williams di nomor ganda campuran.

Kendati ragu bisa tampil di US Open 2019, Murray telah memastikan bahwa dirinya akan bermain dalam dua turnamen di China, yakni Zhuhai Championships dan Beijing Open, pada September nanti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.