Kompas.com - 05/08/2019, 20:53 WIB
Lomba balap sepeda Tour de Siak Etape I Siak Dayung pada Rabu (19/10/2016). Tampak gambar pebalap dari lima negara memacu sepedanya menuruni jembatan Sultanah Latifah di tengah Kota Siak. sahLomba balap sepeda Tour de Siak Etape I Siak Dayung pada Rabu (19/10/2016). Tampak gambar pebalap dari lima negara memacu sepedanya menuruni jembatan Sultanah Latifah di tengah Kota Siak.

SIAK, KOMPAS.com - Tour de Siak, ajang balap sepeda dengan empat etape bakal digelar lima hari mulai 18 September 2019.

Perhelatan tahun ini, tulis laman antaranews.com, bakal melahap jarak sejauh 542 kilometer.

"Ada 13 tim dari 10 negara yang konfirmasi ikut," kata Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Indah Permaisari di Siak, Provinsi Riau.

Indah memerinci, dari total 13 tim itu, 9 tim berasal dari mancanegara.

"Empat sisanya dari dalam negeri," katanya.

Selain Indonesia, negara peserta antara lain Australia, Belanda, Filipina, Jepang, Spanyol, Prancis, Malaysia, Iran, dan Singapura.

Indah menambahkan, pihaknya melihat antusiasme para pebalap dalam kegiatan kali ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Poin yang diperoleh pebalap akan dihitung," kata Indah.

Pasalnya, Tour de Siak sudah masuk dalam agenda resmi United Cycling International (UCI).

Tour de Siak kali pertama digelar pada 2013.

Pada tahun itu, pebalap Indonesia Ryan Ariehan menjadi pemuncak.

Pada perhelatan setahun silam, giliran pebalap Selandia Baru Matthew Zenovich yang menjadi juara.

Sementara, di kategori tim, juara pada 2018 adalah St. George Continental Cycling Team.

Pembalap indonesia aiman ditengah menjadi juara 1 etape tour de siak 2017Kontributor Kompas TV, Citra Indriani Pembalap indonesia aiman ditengah menjadi juara 1 etape tour de siak 2017

Etape

Sebanyak 2.676 murid sekolah dasar sampai sekolah lanjutan atas di Kabupaten Siak menabuh kompang Irebana) secara massal untuk memecahkan rekor MURI. Acara itu dilakukan disela-sela pembukaan Tour de Siak, pada Selasa (18/10/2016). Lomba Tour de Siak sendiri baru dimulai hari Rabu (19/10/2016). Kompang adalah alat musik wajib yang dipakai dalam segenap adat istiadat Melayu. sah Sebanyak 2.676 murid sekolah dasar sampai sekolah lanjutan atas di Kabupaten Siak menabuh kompang Irebana) secara massal untuk memecahkan rekor MURI. Acara itu dilakukan disela-sela pembukaan Tour de Siak, pada Selasa (18/10/2016). Lomba Tour de Siak sendiri baru dimulai hari Rabu (19/10/2016). Kompang adalah alat musik wajib yang dipakai dalam segenap adat istiadat Melayu.

Informasi yang dipaparkan pengurus PB ISSI Sondi Sampurno menunjukkan akan terjadi sedikit perubahan rute lintasan.

"Tapi, empat etape yang akan dilalui pebalap sudah berdasarkan hasil survei," ujarnya.

Perubahan rute lintasan, kata Sondi, berangkat dari tiga pertimbangan.

Pertama adalah penambahan jarak tempuh.

Kedua adalah variasi rute.

"Ketiga promosi beberapa objek wisata di antaranya Rumah Datuk Pesisir dan Tangsi Belanda di Kecamatan Mempura," ujarnya.

Etape I terdiri dari rute Siak-Mempura-Dayun-Siak sebanyak dua putaran.

"Jaraknya 128 kilometer," katanya.

Di etape ini, para pebalap akan melewati beberapa objek wisata di Mempura dan Jembatan Kupu-Kupu.

Permainan tradisional gasing kembali hidup dalam budaya lokal di Kota Siak, Riau. Permainan segala umur itu merupakan bagian dari atraksi budaya disela-sela acara lomba balap sepeda Tour de Siak yang dimulai pada Rabu (19/10/2016). SAH Permainan tradisional gasing kembali hidup dalam budaya lokal di Kota Siak, Riau. Permainan segala umur itu merupakan bagian dari atraksi budaya disela-sela acara lomba balap sepeda Tour de Siak yang dimulai pada Rabu (19/10/2016).

Etape II meliputi Siak-Bunga Raya-Sungai Apit-Siak.

Etape ini hanya satu putaran.

"Jaraknya 114 kilometer," kata Sondi.

Lantas, Etape III meliputi Siak-Dayun-Buatan-Siak yang dilaksanakan dalam dua putaran.

"Jarak tempuhnya 160 kilometer," ujarnya lagi.

Terakhir, Etape IV.

Etape ini disebut Siak City Race dengan 8 putaran.

"Jarak tempuhnya 140 kilometer," kata Sondi.

Selanjutnya, Bupati Siak Alfedri, dalam kesempatan itu mengatakan dirinya bersyukur lantaran Tour de Siak masuk nominasi Top 100 Kalender Nasional Kementerian Pariwisata RI.

"Tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya," kata Alfedri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.