Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/08/2019, 21:46 WIB

 

JAKARTA, Kompas.com - Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan mengatakan sebaiknya belajar dari Panitia Asian Games 2018 (INASGOC) yang membawa olahraga bisa jadi industri.

"Ketika menghadapi Asian Games 2018, kita diwanti-wanti mendampingi INASGOC demi nama besar Indonesia. Belajar dari INASGOC, ternyata olahraga bisa jadi industri. Ini yang harusnya menjadikan contoh agar dunia olahraga ini ke depan bisa lebih mandiri," kata Pahala Nainggolan ketika berbicara cukup tegas saat menjadi salah satu tamu undangan pada pengukuhan dan pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2019-2023 di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu, 1 Agustus 2019.

Pahala Nainggolan mengingatkan bahwa KONI di bawah pimpinan Marciano Norman diharapkan lagi tidak melakukan budaya gratifikasi (suap) dalam melakukan kegiatan. Apalagi KONI saat ini menjadi pantauan setelah beberapa pengurusnya terdahulu berurusan dengan lembaga anti rasuah itu. "Buat KPK salah satu unit yang belum berhubungan dengan intens (KONI), tapi sekarang kita akan ikut mendampingi baik KONI Pusat maupun KONI Daerah," kata Pahala Nainggolan.

Menurut dia, KONI maupun pihaknya lain harus segera menghilangkan budaya suap dan gratifikasi. Apalagi yang berkaitan dengan dana hibah dan bantuan sosial. Untuk itu pihaknya meminta induk organisasi olahraga Indonesia itu lebih transparan.

"Kuncinya semuanya buat transparan. Anggaran juga harus terbuka. Jika mengajukan proposal nilainya jelas. Kegunaannya, laporannya juga jelas. Jika perlu proposal dipublikasikan sehingga masyarakat bisa memantau apakah program yang dijalankan benar," katanya menambahkan.

Dengan terjadinya kerja sama ini, Pahala berharap tidak ada lagi kasus olahraga yang masuk ke lembaga anti rasuah itu.

Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan mengatakan sebaiknya belajar dari Panitia Asian Games 2018 (INASGOC) yang membawa olahraga bisa jadi industri. Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan mengatakan sebaiknya belajar dari Panitia Asian Games 2018 (INASGOC) yang membawa olahraga bisa jadi industri.

 

"KPK siap memfasilitasi. Jika KONI Daerah kami juga akan membantu karena kami juga ada perwakilan di daerah. Harapan kami, tahun ini adalah yang terakhir kasus olahraga masuk KPK," katanya menegaskan.

KONI Pusat di bawah kepemimpinan Marciano Norman memang membuat gebrakan dengan menggandeng KPK demi berjalannya akuntabilitas keuangan di induk organisasi olahraga Indonesia. Tidak hanya itu, untuk kepengurusan juga melibatkan banyak pihak mulai mantan atlet, pengusahan hingga disabilitas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

CEO PSIS: Sepak Bola Harusnya Membawa Kebahagiaan, Bukan Kekerasan

CEO PSIS: Sepak Bola Harusnya Membawa Kebahagiaan, Bukan Kekerasan

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia: Juventus-Milan Tumbang, Napoli Kian Nyaman di Puncak

Klasemen Liga Italia: Juventus-Milan Tumbang, Napoli Kian Nyaman di Puncak

Sports
Hasil Napoli Vs AS Roma 2-1: Simeone Tentukan Kemenangan, Partenopei Perkasa di Puncak

Hasil Napoli Vs AS Roma 2-1: Simeone Tentukan Kemenangan, Partenopei Perkasa di Puncak

Sports
Hasil Madrid Vs Real Sociedad 0-0: Buntu Tanpa Gol, Los Blancos Terpeleset di Markas

Hasil Madrid Vs Real Sociedad 0-0: Buntu Tanpa Gol, Los Blancos Terpeleset di Markas

Liga Spanyol
Daftar Juara Indonesia Masters 2023, Jonatan Gapai Gelar Super 500 Perdana

Daftar Juara Indonesia Masters 2023, Jonatan Gapai Gelar Super 500 Perdana

Badminton
Hasil PSG Vs Reims: Main 10 Orang, Gol Menit Akhir Gagalkan 3 Poin Les Parisiens

Hasil PSG Vs Reims: Main 10 Orang, Gol Menit Akhir Gagalkan 3 Poin Les Parisiens

Sports
Link Live Streaming PSG Vs Reims, Kickoff 02.45 WIB

Link Live Streaming PSG Vs Reims, Kickoff 02.45 WIB

Liga Lain
Link Live Streaming Napoli Vs Roma, Kickoff 02.45 WIB

Link Live Streaming Napoli Vs Roma, Kickoff 02.45 WIB

Liga Italia
Link Live Streaming Madrid Vs Real Sociedad, Kickoff 03.00 WIB

Link Live Streaming Madrid Vs Real Sociedad, Kickoff 03.00 WIB

Liga Spanyol
Manajer Arema FC soal Perusakan Kandang Singa: Di Luar Nalar...

Manajer Arema FC soal Perusakan Kandang Singa: Di Luar Nalar...

Liga Indonesia
Hasil Juventus Vs Monza 0-2, Periode Buruk Si Nyonya Belum Berakhir

Hasil Juventus Vs Monza 0-2, Periode Buruk Si Nyonya Belum Berakhir

Liga Italia
Dibekuk Persebaya, Pelatih Madura United Fabio Lefundes Siap Pergi

Dibekuk Persebaya, Pelatih Madura United Fabio Lefundes Siap Pergi

Liga Indonesia
Hasil Brighton Vs Liverpool 2-1: Samurai Mitoma Mengiris The Reds

Hasil Brighton Vs Liverpool 2-1: Samurai Mitoma Mengiris The Reds

Liga Inggris
Leo/Daniel di Final Indonesia Masters 2023: Fokus Selama Bola Belum Kena Lantai

Leo/Daniel di Final Indonesia Masters 2023: Fokus Selama Bola Belum Kena Lantai

Badminton
Jonatan Christie: Coba Terus Gagal, Setiap Orang Punya Takdirnya...

Jonatan Christie: Coba Terus Gagal, Setiap Orang Punya Takdirnya...

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+