Sosialisasi Jelang Ajang Olahraga Air Stand Up Paddle di Belitung

Kompas.com - 23/07/2019, 21:10 WIB
Kegiatan Dewata Paddling digelar di Bali untuk mempromosikan Belitong Geopark International Stand Up Paddle and Kayak Marathon 2019 yang berlangsung pada 2-4 Agustus mendatang. Dok. Stand Up PaddleKegiatan Dewata Paddling digelar di Bali untuk mempromosikan Belitong Geopark International Stand Up Paddle and Kayak Marathon 2019 yang berlangsung pada 2-4 Agustus mendatang.

KOMPAS.com - Belitong Geopark International Stand Up Paddle Board and Kayak Marathon (BGISKM) 2019 terus melakukan sosialisasi demi kesuksesan ajang tersebut.

Pada Minggu (21/7/2019), panitia penyelenggara melakukan sosialisasi dengan menggelar pre-event bertajuk Dewata Paddling di Pantai Jimbaran, yang dilanjutkan mendayung di Pantai Sanur, Bali.

Dewata Paddling sendiri merupakan penutup dari rangkaian pre-event BGISKM yang telah dilakukan selama lebih dari 5 bulan.

Baca juga: 5 Statistik Menarik dari Awal Karier Lionel Messi di Barcelona

Berbagai spot destinasi yang telah dikunjungi Komunitas Stand Up Paddle and Sea Kayak Indonesia selama masa pre-event semakin menambah keyakinan bahwa marine sport tourism wajib diperjuangkan demi menumbuhkan pariwisata Indonesia.

Gelaran BGISKM tinggal menghitung hari. Penyelenggara BGISKM 2019 pun semakin gencar melakukan persiapan dan berbagai upaya dilakukan demi suksesnya ajang itu.

Ketua Pelaksana BGISKM 2019, Heriyanto, memastikan bahwa timnya akan bekerja semaksimal mungkin untuk menyukseskan acara tersebut.

Olahraga stand up paddle mengombinasikan selancar dan kayak. Namun, tidak memerlukan ombak seperti jika sedang berselancar.Dok. Stand Up Paddle Olahraga stand up paddle mengombinasikan selancar dan kayak. Namun, tidak memerlukan ombak seperti jika sedang berselancar.

"Walaupun masih ada beberapa hal yang harus dituntaskan, tetapi kami optimistis acara ini lancar tanpa kendala yang berarti."

"Kami ingin menunjukan kepada masyarakat Indonesia terkait keindahan bahari kita. Banyak hal yang bisa dieksplor. Maka dari itu, salah satunya saya mendorong dari olahraga paddle dan kayak ini," tutur Heriyanto.

Sementara itu, menurut Ryco Arnaldo selaku Race Director BGISKM 2019, peminat olahraga stand up paddle board semakin meningkat.

Hal itu ditandai dengan bertambahnya peserta pada ajang BGISKM.

Baca juga: Persib Vs Bali United, Bojan Ungkap Cara Kalahkan Tim Tamu

"Pesertanya juga hampir dari seluruh daerah Indonesia, dan beberapa negara luar seperti Malaysia, Singapura, Australia, bahkan dari Amerika pun ada," ujar Ryco.

Belitong Geopark International Stand Up Paddleboard dan Kayak Marathon akan berlangsung pada 2-4 Agustus 2019.

Ajang yang telah memasuki edisi kedua itu bakal diselenggarakan di Tanjung Kelayang, Bangka Belitung.

Jumlah peserta yang ditargetkan mencapai 250-300 orang dari berbagai kategori seperti kayak, stand up paddle, dan kano tradisional.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X