Indonesia Open 2019 dan "Trickle Down Effect"

Kompas.com - 20/07/2019, 22:39 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya saat melawan ganda putra China, Li Jun Hui dan Liu Yu Chen dalam babak semifinal Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, kompleks GBK, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). Ganda putra Indonesia, Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya menang dengan skor 21-9 21-13. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPasangan ganda putra Indonesia, Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya saat melawan ganda putra China, Li Jun Hui dan Liu Yu Chen dalam babak semifinal Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, kompleks GBK, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). Ganda putra Indonesia, Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya menang dengan skor 21-9 21-13.


JAKARTA, Kompas.com -  Pelaksanaan BliBli Indonesia Open 2019 yang didukung oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation di Istora Gelora Bung Karno Senayan menyajikan banyak hal baru buat penggemar bulu tangkis.

Selama waktu penyelenggaraan 16-21 Juli 2019, para penggemar bulu tangkis Jakarta bukan hanya bisa menyaksikan permainan dari para pemain papan atas dunia, tetapi juga mendapat gambaran  tentang bagaimana  perhelatan olahraga dikemas untuk masa kini dan depan.  Masa depan bulu tangkis sebagai satu  tontonan hiburan akan ditentukan juga oleh pengemasan olahraga ini.

Pihak Blibli.com sebegai sponsor utama Indonesia Open 2019 yang juga didukung oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation  tidak mau tanggung-tanggung dalam mememuhi janji untuk perubahan tersebut.  Sejak pintu gerbang yang bila malam diterangi lampu berwarna-warbi, papan pesan yang kini  paper-less dan berujud audio visual hingga disedikannya tempat-tempat yang instagramable, memberi kesempatan para penonton untuk  mengekspresikan kehadiran mereka melalui dunia maya atau media sosial milik mereka.

Hal ini dipertegas oleh Kusumo Martanto, CEO Blibli.com selaku sponsor utama turnamen. "Kalau bicara dengan bahasa yang lebih kekinian, penampilan Blibli Indonesia Open yang didukung Bakti Olahraga Djarum Foundation ini akan sangat instagramable. Jadi kira-kira seperti itulah pengertiannya."

Meski  menekankan pada pelaksanaan yang sifatnya visioner, pandangan jauh ke depan, panitia pelaksana  tidak melupakan hal-hal dasar dalam olahraga bulu tangkis yaitu keberadaan pemain serta faktor pendukung seperti para pedagang kecil dan menengah.  Dengan memberi kesempatan kepada para pedagang kecil dan menengah, diharapkan  siklus "trickle down effect" akan terjadi.

Blibli Indonesia Open 2019 yang didukung Bakti Olahraga Djarum Foundatiopn adalah suatu kegiatan ekonomi skala menengah yang diharap akan memberi efek  terhadap kegiatan ekonomi di bawahnya yang memiliki lingkup lebih kecil.

Karena itulah pada  area istora GBK Senayan  terdapat  area komersial yang berisi para pedagang cendera mata, alat olahraga  hingga makanan. Selain diisi oleh para produsen yang sudah lama, booth ini juga diisi antara lain oleh  pemain Pelatnas, Kevin Sanjaya yang mengembangkan binsis  minuman susu aneka rasa dengan nama Vinion.

Vinion menjual susu dingin dengan aneka rasa seperti pisang, mangga, taro, pop corn, mint, dan coklat. Selain itu, tersedia pula rasa-rasa unik lainnya seperti regal bailey milk, grassjelly milk, honey lemontea, dan masih banyak lagi. Semua minuman bisa ditambah dengan berbagai macam topping, di antaranya pudding, cream cheese, dan regal. Minuman-minuman yang disajikan terdiri dalam dua ukuran yakni regular dan large. Harganya dimulai dari Rp 20.000 hingga Rp 32.000.

Selama berlangsungnya Blibli Indonesia Open 2019 yang didukung Bakti Olahraga Djarum Foundation ini. Booth Vinuon cukup mendapat perhatian dari para pengunjung yang rata-rata anak muda.  Ayah Kevin, Sugiarto Sukamuljho yang menjaga mengaku penjualan selama berlangsungnya turnamen cukup bagus.  Karena itulah Vinion juga akan buka booth di Transmart Bintaro, Tangerang Selatan, pada Agustus 2019 mendatang. "Doakan usaha Kevin lancar," katanya seperti dimuat Kompas.com,  Rabu (17/07/2019).

Setio Budi Utomo alias Pak Tomo Setio Budi Utomo alias Pak Tomo

Bukan hanya pemain  atau mantan pemain, rejeki Indonesia Opens 20-19 juga menetes kepada Setio Budi Utomo.  Sehari-hari, Setio atau Tomo  bersama keluarganya berdagang Soto Kudus di luar  pusat latihan bulu tangkis PB Djarum di daerah Petamburan, Jakarta Barat.  Selama berlangsungnya Indonesia Open di Istora, ia membuka gerai dengan nama, "Soto Kudus Pak Tomo."

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Target PM Jepang Jelang Pelaksanaan Olimpiade Tokyo pada 2021

Ini Target PM Jepang Jelang Pelaksanaan Olimpiade Tokyo pada 2021

Sports
Australia Open 2021, Otoritas Tuan Rumah Tunjukkan Ketegasan

Australia Open 2021, Otoritas Tuan Rumah Tunjukkan Ketegasan

Sports
Lionel Messi Dihukum Larangan Dua Pertandingan

Lionel Messi Dihukum Larangan Dua Pertandingan

Liga Spanyol
Kalah Main Mobile Legend, Eks Pemain Persipura Aniaya Pacarnya hingga Ditangkap Polisi

Kalah Main Mobile Legend, Eks Pemain Persipura Aniaya Pacarnya hingga Ditangkap Polisi

Liga Indonesia
Demi Terwujudnya Olimpiade Tokyo, Jepang Perkuat Penggunaan Teknologi

Demi Terwujudnya Olimpiade Tokyo, Jepang Perkuat Penggunaan Teknologi

Sports
Kisah Eka Ramdani, Bersinar dan Berakhir di Persib Bandung

Kisah Eka Ramdani, Bersinar dan Berakhir di Persib Bandung

Liga Indonesia
Gregoria Mariska Siap Hadapi Unggulan Pertama di Babak Kedua Thailand Open II

Gregoria Mariska Siap Hadapi Unggulan Pertama di Babak Kedua Thailand Open II

Badminton
Update PUBG Mobile Hadirkan Kekuatan Mistis

Update PUBG Mobile Hadirkan Kekuatan Mistis

Liga Indonesia
Wawancara Eksklusif dengan Direktur Desain Adidas Dave Surace, Menjaga Warisan Adidas Predator

Wawancara Eksklusif dengan Direktur Desain Adidas Dave Surace, Menjaga Warisan Adidas Predator

Sports
Hasil Thailand Open II, Lewat Rubber Game, Adnan/Mychelle Melaju ke Babak Selanjutnya

Hasil Thailand Open II, Lewat Rubber Game, Adnan/Mychelle Melaju ke Babak Selanjutnya

Badminton
Tegas, PSG Tak Akan Memohon Neymar dan Mbappe untuk Bertahan

Tegas, PSG Tak Akan Memohon Neymar dan Mbappe untuk Bertahan

Liga Lain
Cari Pelapis Theo Hernandez, AC Milan Bidik Pemain dari Barcelona

Cari Pelapis Theo Hernandez, AC Milan Bidik Pemain dari Barcelona

Liga Italia
Leverkusen Vs Dortmund, Potensi Laga Banjir Gol di BayArena

Leverkusen Vs Dortmund, Potensi Laga Banjir Gol di BayArena

Bundesliga
Produksi Gol Mampet, Trio Firmansah Bisa Bubar dalam Waktu Dekat

Produksi Gol Mampet, Trio Firmansah Bisa Bubar dalam Waktu Dekat

Liga Inggris
Pelatih Persib Menyarankan Ada Turnamen yang Digelar Sebelum Liga 1 2021 Bergulir

Pelatih Persib Menyarankan Ada Turnamen yang Digelar Sebelum Liga 1 2021 Bergulir

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X