Sukses Lahap Jarak Jauh Ultramaraton, Ini Tipsnya

Kompas.com - 17/07/2019, 20:45 WIB
Presenter Ibnu Jamil (kiri dari arah pembaca) dan pelari ultramaraton Carla Felani (kanan dari arah pembaca) berpose bersama saat jumpa pers perhelatan Run To Care (RTC) 150K SOS Childrens Villages Indonesia, Selasa (16/7/2019). 

Kompas.com/Josephus PrimusPresenter Ibnu Jamil (kiri dari arah pembaca) dan pelari ultramaraton Carla Felani (kanan dari arah pembaca) berpose bersama saat jumpa pers perhelatan Run To Care (RTC) 150K SOS Childrens Villages Indonesia, Selasa (16/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Olahraga ultramaraton jarak tempuhnya lebih jauh ketimbang maraton tradisional.

Kalau maraton tradisional berjarak tempuh 42,195 kilometer, ultramaraton punya jarak tempuh mulai dari 50 kilometer hingga lebih dari 150 kilometer.

Salah satu perhelatan ultramaraton yang bakal digelar dalam waktu dekat adalah  Run To Care (RTC) 150K Bali.

Perhelatan RTC adalah laga amal garapan SOS Children's Villages Indonesia.

RTC yang bakal berlangsung mulai Jumat (26/7/2019) hingga Minggu (28/7/2019) bukanlah yang pertama bagi penyelenggara.

Pasalnya, pada 2017, RTC, kali pertama dilaksanakan dengan tempuhan jarak 150 kilometer.

Jarak sejauh itu adalah yang harus ditempuh para pelari mulai dari Cibubur di Jakarta dan Lembang di Kabupaten Bandung.

Lantas, pada 2018, RTC dengan jarak sama, 150 kilometer, digelar mulai dari Yogyakarta sampai dengan Semarang.

Tahun ini, bendera start RTC dikibarkan di Lapangan Lumintang, Denpasar Bali.

Lantas, bendera finish akan dikibarkan di SOS Children's Bali yang terletak di Desa Bantas Salemadeg, Tabanan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persela Vs Persebaya, Wolfgang Pikal Ungkap Alasan Kekalahan Bajul Ijo

Persela Vs Persebaya, Wolfgang Pikal Ungkap Alasan Kekalahan Bajul Ijo

Liga Indonesia
Bhayangkara FC Vs Persib Berakhir Imbang Tanpa Gol

Bhayangkara FC Vs Persib Berakhir Imbang Tanpa Gol

Liga Indonesia
Menpora Baru Bicara soal Target SEA Games 2019 di Filipina

Menpora Baru Bicara soal Target SEA Games 2019 di Filipina

Olahraga
Jelang Pengumuman Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Tisha Minta Doa Masyarakat

Jelang Pengumuman Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Tisha Minta Doa Masyarakat

Liga Indonesia
Mantan CEO PSS Sleman dan Calon Exco PSSI Berbagi Cerita Tentang Timnas Indonesia

Mantan CEO PSS Sleman dan Calon Exco PSSI Berbagi Cerita Tentang Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Tira Persikabo Vs Arema, Ancaman Kebangkitan Tuan Rumah

Tira Persikabo Vs Arema, Ancaman Kebangkitan Tuan Rumah

Liga Indonesia
Catat, Ini Jadwal Baru El Clasico Barcelona Vs Real Madrid

Catat, Ini Jadwal Baru El Clasico Barcelona Vs Real Madrid

Liga Spanyol
Daftar Calon Tetap Ketua Umum PSSI Periode 2019-2023

Daftar Calon Tetap Ketua Umum PSSI Periode 2019-2023

Liga Indonesia
Legenda MotoGP Sebut Marc Marquez Bak Kucing dengan 9 Nyawa

Legenda MotoGP Sebut Marc Marquez Bak Kucing dengan 9 Nyawa

Olahraga
Kalahkan Australia 8-3, Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal 2019

Kalahkan Australia 8-3, Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal 2019

Liga Indonesia
Mantan Kepala Kru Sarankan Valentino Rossi Segera Pensiun

Mantan Kepala Kru Sarankan Valentino Rossi Segera Pensiun

Olahraga
Menpora: Masa 260 Juta Orang Tak Bisa Menghasilkan Timnas yang Bagus

Menpora: Masa 260 Juta Orang Tak Bisa Menghasilkan Timnas yang Bagus

Liga Indonesia
Slavia Praha Vs Barcelona, Lionel Messi Bagai Sebuah Buku Rekor

Slavia Praha Vs Barcelona, Lionel Messi Bagai Sebuah Buku Rekor

Liga Champions
Persela Vs Persebaya, Laskar Joko Tingkir Keluar dari Zona Degradasi

Persela Vs Persebaya, Laskar Joko Tingkir Keluar dari Zona Degradasi

Liga Indonesia
Ditanya Cara Cegah Korupsi di Kemenpora, Zainudin Amali Minta Didoakan

Ditanya Cara Cegah Korupsi di Kemenpora, Zainudin Amali Minta Didoakan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X