Tertarik Jadi Pelari Pembawa Obor Olimpiade 2020, Simak Persyaratannya!

Kompas.com - 01/07/2019, 17:28 WIB
Presiden Joko Widodo saat menerima api obor Asian Games 2018 di Istana Kepresidenan, Jumat (17/8/2018). Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo saat menerima api obor Asian Games 2018 di Istana Kepresidenan, Jumat (17/8/2018).

Promotheus berhasil mencuri api dari Dewa Zeus di langit.

Api itu lalu diserahkan kepada manusia di Bumi dan dibiarkan terus menyala.

Atas perbuatannya itu, Promotheus dihukum Zeus.

Promotheus diikat pada sebuah batu.

Sementara, seekor burung elang setiap hari memakan hati Promotheus.

Namun, hati Promotheus tumbuh kembali setiap hari.

Setiap hari pula burung elang itu memakan hati Promotheus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Estafet


Cerita itu kemudian menjadi catatan penting bagi pelaksanaan Olimpiade.

Obor Olimpiade adalah lambang cahaya atau semangat yang menyala-nyala.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.