Kompas.com - 26/06/2019, 20:42 WIB


PARIS, Kompas.com - International Olympic Committee (IOC) telah menyetujui masuknya panjat tebing dan 3 olahraga lain dalam Olimpiade Paris 2024. Persetujuan tersebut diputuskan melalui voting dalam pertemuan sesi ke-134 IOC di Lausanne, Paris, Selasa (25/6).

Berbeda dengan Olimpiade Tokyo 2020, nomor yang diusulkan untuk cabor panjat tebing adalah speed dan combine boulder-lead. Sehingga nantinya akan ada 4 nomor yang dipertandingkan yakni speed putra-putri serta combine boulder dan lead putra-putri.

Jumlah atlet yang ditargetkan untuk cabor panjat tebing sebanyak 72 orang yang terdiri dari 36 putra dan 36 putri.

Usulan 4 cabor tambahan di Olimpiade 2024 ini disampaikan oleh Paris 2024 sebagai panitia penyelenggara sekaligus tuan rumah. Namun keputusan finalnya akan disampaikan pada Desember 2020 dalam Pertemuan Dewan Eksekutif IOC.

Selain panjat tebing, ketiga cabor lain adalah break dance, skateboard, dan surfing. Usulan keempat cabor itu diapresiasi oleh IOC karena dinilai paling dekat dengan milenial.

“Keempat olahraga yang diusulkan Paris semuanya sepenuhnya sejalan dengan agenda Olimpiade 2020 karena mereka berkontribusi untuk membuat program ini lebih seimbang gender dan lebih urban, serta menawarkan kesempatan untuk terhubung dengan generasi muda,” kata Presiden IOC Thomas Bach, dikutip dari laman olympic.org.

Bach menyebut, keempat olahraga yang diusulkan meningkatkan konsep permainan yang dinamis dan berfokus pada inklusivitas. Selain pada Olimpiade Paris 2024, break dance dan panjat tebing sudah masuk di Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Junior Buenos Aires 2018.

Presiden Paris 2024 Tony Estanguet mengatakan ada 19 cabor yang diajukan oleh masing-masing federasi, dan hanya 4 cabor yang dipilih panitia untuk diusulkan ke IOC. Estanguet menilai keempat cabor ini inovatif, spektakuler, kreatif, dan milenal.

"Mereka (4 cabor terpilih) juga memproyeksikan nilai-nilai yang kami junjung tinggi dalam hal keterbukaan dan keragaman," tuturnya.

Keputusan ini juga menjadi angin segar bagi para atlet panjat tebing Indonesia. Mengingat nomor andalan Indonesia yakni speed, akan dimainkan terpisah dari lead dan boulder.

Sedangkan pada Olimpiade Tokyo 2020, untuk speed, lead, dan boulder dikombinasikan dalam satu nomor. Padahal karakteristik speed sangat berbeda dengan lead dan boulder. Kondisi ini menjadi kendala bagi atlet dan pelatih panjat tebing di seluruh dunia.

Ketua II PP FPTI Pristiawan Buntoro mantap menyebut, target prestasi Indonesia akan ada di Olimpiade 2024. "Sesuai dengan yang sudah kita sampaikan, goal kita ada di (Olimpiade) 2024. Olimpiade 2020 ini menjadi rangkaian panjang untuk medali emas 2024 (bagi Indonesia)," ujar Pris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaji Luis Milla di Persib: Tak Jauh Beda dengan di Timnas Indonesia

Gaji Luis Milla di Persib: Tak Jauh Beda dengan di Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Madura United Belum Ternoda di Liga 1 2022-2023, tetapi...

Madura United Belum Ternoda di Liga 1 2022-2023, tetapi...

Liga Indonesia
Kejuaraan Dunia 2022, Kento Momota Dibayangi Memori Kelam Olimpiade

Kejuaraan Dunia 2022, Kento Momota Dibayangi Memori Kelam Olimpiade

Badminton
Klasemen MotoGP Jelang GP Austria: Quartararo di Puncak, Bagnaia Tebar Ancaman

Klasemen MotoGP Jelang GP Austria: Quartararo di Puncak, Bagnaia Tebar Ancaman

Motogp
Janji Pemain Persib Begitu Tahu Akan Dilatih Luis Milla

Janji Pemain Persib Begitu Tahu Akan Dilatih Luis Milla

Liga Indonesia
Kejuaraan Dunia 2022, Eks Pemain Malaysia Puji Kekuatan Ganda Putra Indonesia

Kejuaraan Dunia 2022, Eks Pemain Malaysia Puji Kekuatan Ganda Putra Indonesia

Badminton
Jordi Amat Debut bareng JDT, Langsung Main di Liga Champions Asia

Jordi Amat Debut bareng JDT, Langsung Main di Liga Champions Asia

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool, Panggilan Saat MU Mendekam di Dasar Klasemen

Man United Vs Liverpool, Panggilan Saat MU Mendekam di Dasar Klasemen

Liga Inggris
Tegas, Fabio Quartararo Tolak Sprint Race MotoGP

Tegas, Fabio Quartararo Tolak Sprint Race MotoGP

Motogp
Reaksi Thomas Doll Usai Luis Milla Resmi ke Persib Bandung

Reaksi Thomas Doll Usai Luis Milla Resmi ke Persib Bandung

Liga Indonesia
Klasemen Akhir Islamic Solidarity Games 2021: Indonesia Posisi 7, Ada Peningkatan

Klasemen Akhir Islamic Solidarity Games 2021: Indonesia Posisi 7, Ada Peningkatan

Sports
5 Hal Menarik Kedatangan Casemiro ke Man United, Bawa 'Tsunami' Trofi

5 Hal Menarik Kedatangan Casemiro ke Man United, Bawa "Tsunami" Trofi

Liga Inggris
Pembelaan atas Tekel Horor Kei Hirose kepada Pemain Persebaya

Pembelaan atas Tekel Horor Kei Hirose kepada Pemain Persebaya

Liga Indonesia
Kejuaraan Dunia 2022, Jonatan Christie Nyatakan Siap Tempur

Kejuaraan Dunia 2022, Jonatan Christie Nyatakan Siap Tempur

Badminton
PSS Vs Persib Bandung, Kunci Kemenangan Maung walau Ditekan Sepanjang Laga

PSS Vs Persib Bandung, Kunci Kemenangan Maung walau Ditekan Sepanjang Laga

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.