Rio Haryanto Syukuri Performanya Saat Race Kedua di Suzuka

Kompas.com - 23/06/2019, 19:31 WIB
Pebalap Indonesia dari tim T2 Motorsports, Rio Haryanto, berbincang usai balapan kedua seri ketiga Blancpain GT World Challenge Asia 2019, di Sirkuit Suzuka, Jepang, Minggu (23/6/2019). KOMPAS.COM/NUGYASA LAKSAMANAPebalap Indonesia dari tim T2 Motorsports, Rio Haryanto, berbincang usai balapan kedua seri ketiga Blancpain GT World Challenge Asia 2019, di Sirkuit Suzuka, Jepang, Minggu (23/6/2019).

KOMPAS.com - T2 Motorsports memang gagal mendulang hasil optimal pada race kedua seri ketiga Blancpain GT World Challenge Asia 2019 di Sirkuit Suzuka, Jepang, Minggu (23/6/2019). Mereka hanya finis di posisi ke-17.

Meski demikian, Rio Haryanto sebagai salah satu pebalap tim tersebut, mengaku cukup puas dengan performa pribadinya.

Baca juga: Jika Gabung Juventus, De Ligt Bakal Digaji hingga Rp 322 Miliar

Satu-satunya pebalap Indonesia yang pernah menjajal ajang Formula 1 (F1) itu merasa bersyukur karena bisa mencapai posisi ke-7 setelah start dari urutan ke-18.

Pada race kedua tersebut, Rio memang tampil sebagai pebalap pertama T2 Motorsports, sebelum kemudian digantikan oleh Gregory Teo (Singapura) yang hanya mampu menuntaskan balapan di urutan ke-17.

"Saya merasa kecepatan saya hari ini cukup bagus, di mana saya bisa menyusul banyak driver lain dari posisi ke-18," ujar Rio seusai balapan kepada Kompas.com.

"Suzuka ini adalah sirkuit yang sulit untuk overtake. Tetapi, dengan usaha keras, saya bisa menyodok maju ke depan dan, ya, pastinya cukup senang dengan hasil saya hari ini," tutur sosok 26 tahun tersebut melanjutkan.

Untuk seri ketiga di Suzuka, T2 Motorsports sebenarnya punya peluang besar untuk bisa menuntaskan dua balapan di posisi podium.

Harapan tersebut sempat muncul saat Rio dan Greg, sapaan akrab Gregory Teo, mampu menuntaskan sesi latihan dengan baik, terutama pada free practice 2 dan official practice.

Akan tetapi, harapan itu sirna setelah Greg mengalami insiden pada kualifikasi pertama yang membuat mobil Ferrari 488 GT3 milik tim rusak.

Baca juga: Usai Kalahkan Peru, Tite Ingin Brasil Juara Copa America 2019

Kerusakan terjadi di bagian front splitter dan rear wing. Alhasil, Rio yang turun saat kualifikasi kedua tak bisa tampil optimal karena kerusakan itu membuat mobil kehilangan aerodinamis.

Meski demikian, Team Principal T2 Motorsports Irmawan Poedjoadi tetap mengapresiasi kinerja Rio yang sudah tampil begitu optimal selama seri di Suzuka.

Selanjutnya, untuk seri keempat Blancpain GT World Challenge Asia 2019, Rio Haryanto akan kembali bertandem dengan David Tjiptobiantoro. Mereka akan balapan di Fuji Speedway, Jepang.

Seri keempat tersebut akan berlangsung pada tanggal 6-7 Juli 2019 mendatang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X