Pemain LGBTQ Meriahkan Piala Dunia Sepakbola Puteri 2019

Kompas.com - 21/06/2019, 00:19 WIB
Megan Rapinoe (kanan) Megan Rapinoe (kanan)

PARIS, Kompas.com - Memperkuat sekitar 24 tim peserta Piala Dunia Putri FIFA 2019 di Perancis, terdapat lebih dari 30 pemain lesbian atau biseksual dan ini merrupakan jumlah tertinggi dari atlet yang ikut dalam sebuah ajang olahraga internasional.

Ini juga peningkatan karena pada Piala Dunia P{utri 2015 lalu, jumlah yang tercatyat janya 18 atlet.

Dalam laman khusus atletik LGBTQ, Outsports, tim Belanda dan Amerika Serikat merupakan tim dengan anggota skuad yaitu 5 orang lesbian atau biseksual, sementara Inggris diperkuat 4 orang di antaranya.

Bahkan mungkin jumlahnya lebih dari kisaran 30, namun beberapa pemain tidak bisa  bersikap terbuka karena berasal dari negara dengan tradisi konservatif mengenai masalah ini seperti Kamerun, Jamaika dan Nigeria.

Jumlah ini menjadi menarik karena pada Piala Dunia (pria) 2018 di Rusia, tidak tercatat seorang pun pemain yang berani bersikap terbuka soal  orientasi seksual mereka dan mengaku sebagai seorang gay atau pun biseksual.

Di antara para pemain putri yang bersikap terbuka tentang orientasi seksual mereka adalah pemain timnas AS, Megan Rapinoe yang juga pernah bermain memperkuat timnas AS di Olimpade Rio de Janeiro 2016 lalu.  Pada ajang itu, Rapinoe dan sektar 42 atlet yang secara terbuka mengaku LGBTQ menjadi sasaran perundungan dari para penonton yang mengetahui.

Usai Olimpiade, Rapinoe secara terbuka mempublikasikan hubungannya dengan atlet bola basket Sue Bird. Rapinoe juga dikenal sebagai pemain yang vokal melakukan protes terhadap sikap bias gender terhadap eksistensi atlet puteri. Ia bahkan melakukan protes dengan berlutut saat  lagu kebangsaan "Star Spangled Banner" dimainkan sebelum pertandingan. Satu sikap yang memperlihatkan perlawanan terhadap diskriminasi masyarakat AS, baik terhadap gender, ras atau pun hal lainnya.

Paris, Perancis juga pernah menjadi tuan rumah pesta olahraga LGBTQ pada 2018 lalu. Piala Dunia sepakbola Puteri 2019 akan berlangsung 7 Juni hingga 7 Juli mendatang.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X