Sirkuit Suzuka Jadi Tantangan Besar bagi Rio Haryanto dan Gregory Teo

Kompas.com - 19/06/2019, 16:57 WIB
Pebalap Indonesia dari tim T2 Motorsports, Rio Haryanto, sedang berdiskusi dengan kru jelang balapan seri ketiga Blancpain GT World Challenge Asia 2019, di Sirkuit Suzuka, Jepang, Rabu (19/6/2019). KOMPAS.COM/NUGYASA LAKSAMANAPebalap Indonesia dari tim T2 Motorsports, Rio Haryanto, sedang berdiskusi dengan kru jelang balapan seri ketiga Blancpain GT World Challenge Asia 2019, di Sirkuit Suzuka, Jepang, Rabu (19/6/2019).

SUZUKA, KOMPAS.com - Pebalap Indonesia dari tim T2 Motorsports, Rio Haryanto, akan menghadapi seri ketiga Blancpain GT World Challenge Asia 2019, yang diselenggarakan di Sirkuit Internasional Suzuka, Jepang, pada 22-23 Juni.

Bagi Rio Haryanto, Sirkuit Suzuka tergolong lintasan yang cukup sulit karena memiliki karakter yang sulit untuk diprediksi.

Baca juga: Lorenzo Ungkap Penyebab Kecelakaan di MotoGP Catalunya 2019

Rio berangkat dari Jakarta pada Selasa (18/6/2019) malam dan tiba di Nagoya, Jepang, pada Rabu (19/6/2019). Setelah itu, dia langsung bergegas menuju Sirkuit Suzuka untuk mengecek kesiapan tim secara keseluruhan.

"Suzuka ini adalah sirkuit yang cukup sulit jika dibandingkan sirkuit lain karena banyak tikungan blind corners. Artinya, kami enggak bisa melihat ke depan akan ada kesulitan seperti apa, sulit diprediksi," ujar Rio kepada Kompas.com saat berada di paddock T2 Motorsports.

"Semua tergantung feeling dan kepercayaan diri untuk bisa menyatu dengan sirkuit ini. Selain itu, tidak banyak run of area di sini. Jadi, kalau kami membuat kesalahan, terutama di sektor 1, kami bisa langsung ke rumput dan itu berpotensi menjadi masalah," tuturnya.

Tantangan lainnya pada seri ketiga ini, Rio juga akan berganti pasangan. Jika dua seri sebelumnya bersama David Tjiptobiantoro, kini dia akan berduet dengan pebalap Singapura, Gregory Teo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, Rio mengaku tak masalah dengan pergantian tersebut. Sosok Greg, panggilan Gregory Teo, sudah dikenal Rio dalam beberapa balapan sebelumnya.

"Jujur, saya memang baru kenal Greg pada tahun ini. Namun, pada dua seri sebelumnya, dia selalu datang," ujar Rio.

"Pastinya, sedikit berbeda jika dibandingkan dengan Pak David (Tjiptobiantoro). Akan tetapi, ketika Greg datang, pastinya dia juga sudah melihat kinerja saya dengan tim," tutur dia.

Rio dan Greg akan menjalani sesi paid practice 1 pada Kamis (20/6/2019) mulai pukul 09.30 waktu setempat (07.30 WIB), serta paid practice 2 pada pukul 14.45 waktu setempat (12.45 WIB).

Baca juga: 5 Fakta Piala Emas 2019, Turnamen di Benua Amerika Selain Copa America

Pada ajang Blancpain GT World Challenge Asia 2019, Rio turun di kelas GT 3 kategori Pro-Am Cup. Ia menggunakan mobil Ferrari.

Ia dan David sempat mencatatkan hasil optimal saat balapan pertama seri kedua di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 11 Mei 2019 lalu, yakni ketika dia finis di posisi kedua kelas Pro-Am, dan peringkat ketujuh secara keseluruhan.

Di papan klasemen Pro-Am Cup, Rio dan David kini berada di urutan kedelapan dengan raihan 23 poin.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.