Malaysia Fokus Cari Penerus Jejak Lee Chong Wei untuk Masa Depan

Kompas.com - 12/06/2019, 13:43 WIB
Pemain tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei bertanding melawan pemain tunggal putra India, Prannoy Haseena Sunil Kumar pada pertandingan babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kamis (15/6/2017). Lee Chong Wei gagal melaju ke perempat final setelah kalah dengan skor 10-21 dan 18-21.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Pemain tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei bertanding melawan pemain tunggal putra India, Prannoy Haseena Sunil Kumar pada pertandingan babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kamis (15/6/2017). Lee Chong Wei gagal melaju ke perempat final setelah kalah dengan skor 10-21 dan 18-21.

KOMPAS.com - Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia ( BAM) terus melakukan pencarian dan pembinaan untuk bisa mendapatkan pebulu tangkis tunggal putra sekelas Lee Chong Wei.

Selama ini, sosok Lee Chong Wei selalu menjadi ikon sektor tunggal putra nasional Malaysia. Namun, kini usianya sudah tak muda lagi dan sedang terkendala masalah kesehatan.

Baca juga: Jonatan Christie dan Anthony Ginting Bertukar Peringkat BWF

Malaysia sebetulnya juga memiliki pemain-pemain tunggal putra seperti Lee Zii Jia, Cheam June Wei, dan Leong Jun Hao. Namun, BAM memastikan bahwa mereka juga tak mengabaikan angkatan muda di bawahnya.

Direktur Pelatih BAM, Wong Choong Hann, mengaku bahwa pihaknya sedang melakukan pembinaan terhadap tiga pemain potensial di bawah usia 19 tahun, Ng Tze Yong, Lim Chong King, dan Aidil Sholeh Ali Sadikin.

Ketiga pemain telah berlatih dengan para pebulu tangkis senior selama enam bulan, sejak promosi mereka pada Januari 2019 lalu.

Khusus Ng Tze Yong dan Aidil Sholeh Ali Sadikin, keduanya merupakan perempat finalis pada Kejuaraan Dunia 2018 di Kanada.

"Chong King, Aidil, dan Tze Yong telah menunjukkan sikap yang baik selama di pelatihan," ujar Wong Choong Hann yang dikutip dari The Star.

"Mereka punya keinginan kuat untuk meningkatkan diri dan bersedia bekerja keras," tutur Wong melanjutkan.

Wong Choong Hann menyatakan bahwa kehadiran tiga pemain muda itu juga bisa menjadi motivasi kepada para peman senior untuk tetap kompetitif.

Baca juga: Bali United Jual Saham, Dosen Ekonomi Universitas Udayana Beli 300 Lot

"Ini berfungsi sebagai pengingat yang baik untuk semua orang bahwa BAM Hanya akan mempertahankan pemain terbaik, bukan berdasarkan senioritas atau meritokrasi," ujar Wong.

BAM memastikan bahwa Ng Tze Yong, Aidil, dan Lim Chong King sudah mendapatkan hak untuk tampil di turnamen level International Challenge dan International Series.

Wong berharap keikutsertaan di ajang level tersebut bisa jadi pembuktian performa ketiga pemain.



Terkini Lainnya


Close Ads X