Diskriminatif, Penggemar Tolak Pemain dengan Nama Islam

Kompas.com - 12/06/2019, 11:13 WIB
Ali Mohamed dan pendukung klub Beitar Jerusalem Ali Mohamed dan pendukung klub Beitar Jerusalem

JERUSALEM, Kompas.com - Pemilik klub sepakbola Beitar Jerusalem, Moshe Hogeg mengaku mendapat ancaman dari para pendukung klubnya setelah merekrut pemain dengan nama bernada Islam.

Beitar Jerusalem baru saja membeli pemain Ali Mohamed dari klub Maccabi Netanya. Pemian kelahiran Niger (beberapa menyebut Nigeria) ini sebenarnya beragama Kristen dan dibeli senilai 2.5 juta dolar AS (sekitar Rp 360 milyar).

Namun beberapa pendukung Beitar Jerusalem yang memang dikenal sebagai kelompok ultra kanan mempersoalkan nama "Mohamed" yang menurut mereka tidak sesuai dengan kebijakan klub.

Hogeg menyebut ia menerima ancaman melalui telepon namun menyebut ia tidak peduli dengan asal atau pun agama yang dianut oleh Ali Mohamed dan balik mengancam akan menuntut siapa pun yang mengancam dirinya atau pun pemainnya.

"Sembilan puluh sembilan koma sembilan persen  reaksi adalah mendukung dan menyenangkan," kata Hogeg.  "Memang ada beberapa tanggapan yang  bermasalah. Orang-orang yang bingung ini harus bersiapa menghadapi tuntutan."

"Apa urusannya soal (agama) ini? Yang pasti dia pemain hebat. Benar-benar tidak ada hubungannya dan tidak penting sekali," lanjut Hogeg.

Pihak penggemar yang menyebut diri mereka sebagai "La-Familia" dan sangat ultra-nasionalis bereaksi,"Setelah melakukan pemeriksaan tentang identitas pemain Ali, kami katakan kami tidak bermasalah dengan kehadirannya karena ia seorang penganut Kristen. Kami hanya bermasalah dengan namanya."

"Kami hanya memastikan bahwa namanya harus diganti sehingga nama 'Mohamed" tidak akan kami dengar di Stadion Teddy milik Beitar," demikian pernyataan "La-Familia."


 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X