Momota Kaget dengan Cara Bermain Shi Yuqi di Final Piala Sudirman

Kompas.com - 29/05/2019, 12:30 WIB
Pebulu tangkis Jepang Kento Momota saat berhadapan dengan pebulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting di partai final Singapore Open 2019 di Singapore Indoor Stadium, Minggu (14/4/2019). Ahsan/Hendra harus puas menjadi runner-up setelah takluk dari Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan skor 13-21, 21-19, 17-21. AFP / THEODORE LIMPebulu tangkis Jepang Kento Momota saat berhadapan dengan pebulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting di partai final Singapore Open 2019 di Singapore Indoor Stadium, Minggu (14/4/2019). Ahsan/Hendra harus puas menjadi runner-up setelah takluk dari Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan skor 13-21, 21-19, 17-21.

KOMPAS.com - Bermain di laga penentu, Kento Momota kalah rubber game dari Shi Yuqi dengan skor 21-15, 5-21, 11-21 pada laga final Piala Sudirman 2019 yang berlangsung di Guangxi Sports Center, Nanning, China, Minggu (26/5/2019).

Kekalahan Kento Momota tersebut menjadikan Jepang sebagai runner-up untuk yang kedua kalinya setelah edisi 2015 yang juga kalah telak 0-3 dari China.

Selain itu, kekalahan pebulu tangkis tunggal putra peringkat pertama dunia tersebut juga merupakan kekalahan pertamanya sepanjang dia diturunkan bermain di Piala Sudirman 2019.

Kepala pelatih bulu tangkis Jepang, Park Joo Bong mengakui jika kelelahan bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Kento Momota tidak berada di permainan terbaiknya.

Baca juga: Shi Yuqi Akui Sulit Menang Jika Momota Berada di Performa Terbaik

"Dia (Kento Momota) bermain di fase grup, perempat final, dan semi final. Mungkin pemulihannya setelah bermain di semi final tidak cukup. Dia sudah mencoba mengeluarkan permainan terbaiknya, tetapi dia tidak berhasil," ujar legenda bulu tangkis Korea Selatan tersebut.

Park Joo Bong juga mengakui bahwa Jepang tidak memiliki pilihan selain menurunkan Kento Momota setelah Jepang menang tipis atas Russia 3-2 pada laga pertama fase grup.

Baca juga: Shi Yuqi Paham Kento Momota Lelah Setelah Lawan Anthony Ginting pada Semifinal Piala Sudirman 2019

"Pada laga pertama melawan Russia, Kenta Nishimoto tidak bermain dengan baik. Kami merasa ada jarak dalam level permainan antara Momota dan Nishimoto jadi kami tidak mempunyai pilihan. Momota harus bermain," ujar Park Joo Bong.

Kento Momota pun tidak menampik bahwa dirinya merasakan tekanan setelah Jepang tertinggal 0-2 dari China. Namun, dia juga terkejut dengan penampilan dan serangan yang diberikan Shi Yuqi.

"Benar, ada tekanan ketika kami (Jepang) tertinggal 0-2 dari China. Tetapi saya mendapat serangan bertubu-tubi dari Shi Yuqi pada gim kedua dan ketiga," ujar Kento Momota.

"Saya sudah mencoba menyesuaikan permainannya dan mencari solusi tetap setelah itu saya sadar kalau sudah terlambat," ucap tunggal putra peringkat 1 dunia tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BWF
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persela Vs Persebaya, Wolfgang Pikal Ungkap Alasan Kekalahan Bajul Ijo

Persela Vs Persebaya, Wolfgang Pikal Ungkap Alasan Kekalahan Bajul Ijo

Liga Indonesia
Bhayangkara FC Vs Persib Berakhir Imbang Tanpa Gol

Bhayangkara FC Vs Persib Berakhir Imbang Tanpa Gol

Liga Indonesia
Menpora Baru Bicara soal Target SEA Games 2019 di Filipina

Menpora Baru Bicara soal Target SEA Games 2019 di Filipina

Olahraga
Jelang Pengumuman Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Tisha Minta Doa Masyarakat

Jelang Pengumuman Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Tisha Minta Doa Masyarakat

Liga Indonesia
Mantan CEO PSS Sleman dan Calon Exco PSSI Berbagi Cerita Tentang Timnas Indonesia

Mantan CEO PSS Sleman dan Calon Exco PSSI Berbagi Cerita Tentang Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Tira Persikabo Vs Arema, Ancaman Kebangkitan Tuan Rumah

Tira Persikabo Vs Arema, Ancaman Kebangkitan Tuan Rumah

Liga Indonesia
Catat, Ini Jadwal Baru El Clasico Barcelona Vs Real Madrid

Catat, Ini Jadwal Baru El Clasico Barcelona Vs Real Madrid

Liga Spanyol
Daftar Calon Tetap Ketua Umum PSSI Periode 2019-2023

Daftar Calon Tetap Ketua Umum PSSI Periode 2019-2023

Liga Indonesia
Legenda MotoGP Sebut Marc Marquez Bak Kucing dengan 9 Nyawa

Legenda MotoGP Sebut Marc Marquez Bak Kucing dengan 9 Nyawa

Olahraga
Kalahkan Australia 8-3, Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal 2019

Kalahkan Australia 8-3, Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal 2019

Liga Indonesia
Mantan Kepala Kru Sarankan Valentino Rossi Segera Pensiun

Mantan Kepala Kru Sarankan Valentino Rossi Segera Pensiun

Olahraga
Menpora: Masa 260 Juta Orang Tak Bisa Menghasilkan Timnas yang Bagus

Menpora: Masa 260 Juta Orang Tak Bisa Menghasilkan Timnas yang Bagus

Liga Indonesia
Slavia Praha Vs Barcelona, Lionel Messi Bagai Sebuah Buku Rekor

Slavia Praha Vs Barcelona, Lionel Messi Bagai Sebuah Buku Rekor

Liga Champions
Persela Vs Persebaya, Laskar Joko Tingkir Keluar dari Zona Degradasi

Persela Vs Persebaya, Laskar Joko Tingkir Keluar dari Zona Degradasi

Liga Indonesia
Ditanya Cara Cegah Korupsi di Kemenpora, Zainudin Amali Minta Didoakan

Ditanya Cara Cegah Korupsi di Kemenpora, Zainudin Amali Minta Didoakan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X