Situasi Politik Memanas, Tim Indonesia Diminta Fokus di Piala Sudirman

Kompas.com - 22/05/2019, 20:20 WIB
Tim Piala Sudirman 2019 melakukan foto bersama sebelum keberangkatan menuju Nanning. Doc. PBSITim Piala Sudirman 2019 melakukan foto bersama sebelum keberangkatan menuju Nanning.

KOMPAS.com - Dalam suasana politik yang sedang tidak kondusif di Tanah Air, khususnya di ibu kota Jakarta, Tim Piala Sudirman Indonesia diminta untuk tetap fokus menjalani pertandingan di Nanning, China. 

Pada hari yang sama, para pejuang olahraga Indonesia tengah bahu membahu bersatu untuk mengharumkan Merah Putih pada ajang Piala Sudirman 2019.

Para pebulu tangkis Indonesia malam ini bertarung melawan Denmark di babak penyisihan Grup B.

Baca juga: Cabang Tenis Mulai Gelar Uji Coba

Sebelum berangkat ke Guangxi Sports Center Gymnasium, tim Indonesia berkumpul untuk berdoa bersama. Dalam kesempatan itu, tim ofisial mengimbau agar para pemain tetap fokus dan berkonsentrasi ke pertandingan.

"Ini pertandingan terakhir di Grup B, line up sudah disusun dan perkiraan kami juga tidak banyak meleset," kata Achmad Budiharto, Chef de Mission tim Indonesia.

"Mari kita semangati teman-teman yang akan bertanding, mudah-mudahan dengan segala upaya dan kesungguhan hati, juga semangat tinggi, kita bisa lakukan yang terbaik untuk negara dan bangsa Indonesia."

"Tetap semangat, fokus, konsentrasi. Ayo masing-masing berjuang yang terbaik, kerja keras sampai terakhir," ujar Susy Susanti, Manajer Tim Indonesia.

Pelatih ganda putra PBSI, Herry Iman Pierngadi, meminta waktu sejenak untuk menyampaikan pesan kepada tim. Kata-kata yang disampaikan Herry begitu menggugah semangat tim, terutama para atlet yang akan bertanding.

"Ini adalah hari kedua kita bertanding, kita tahu sekarang di Indonesia sedang memanas, mungkin sebagian masyarakat Indonesia akan melihat perjuangan kita, akan ada siaran live di TV. Kita coba berikan yang terbaik, buktikan kalau kita bangsa Indonesia bisa bersatu, bisa mengharumkan nama negara di luar negeri," tutur Herry.

Baca juga: Frank Lampard Semakin Dijagokan Menjadi Pelatih Chelsea

"Kita beri contoh, kasih lihat, bukti nyata bahwa Indonesia itu bisa bersatu. Apalagi pertandingan ini disiarkan di TVRI yang bisa dilihat seluruh rakyat Indonesia, ini momen penting buat kita, orang Indonesia."

"Pernah kejadian juga di tahun 1998, Cik Susy (Susanti) pernah membuktikan. Di generasi sekarang, mari kita yang buktikan, beri contoh untuk masyarakat Indonesia yang untuk sementara ini terpisah-pisah. Mari kita berjuang melawan Denmark."

Laga Indonesia vs Denmark akan menjadi laga penyisihan terakhir di Grup B sebelum fase perempat final.

Indonesia telah memastikan tiket perempat final, laga ini menjadi penentu apakah Indonesia menjadi juara grup atau runner-up Grup B.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X