Di Balik Kelolosan Lalu Muhammad Zohri ke Olimpiade Tokyo 2020

Kompas.com - 20/05/2019, 09:40 WIB
Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (no.400) beradu kecepatan dengan pelari lainnya saat babak semifinal Lari 100 meter Putra Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (26/8/2018). Lalu Muhammad Zohri finish di peringkat 2 dan melanjutkan pertandingan berikutnya untuk perebutan medali emas. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (no.400) beradu kecepatan dengan pelari lainnya saat babak semifinal Lari 100 meter Putra Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (26/8/2018). Lalu Muhammad Zohri finish di peringkat 2 dan melanjutkan pertandingan berikutnya untuk perebutan medali emas.

KOMPAS.com - Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, mewujudkan mimpinya untuk tampil pada ajang Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengikuti lomba lari 100 meter putra Seiko Golden Grand Prix 2019 di Osaka, Jepang, Minggu (19/5/2019).

Zohri dipastikan lolos Olimpiade berkat finis di urutan ketiga dengan catatan waktu 10,03 detik. Ia sudah melampaui limit atau batas minimal waktu kualifikasi Olimpide, yakni 10,05 detik.

Pemuda asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), itu finis di belakang pelari papan atas dunia sekelas Justin Gaitlin (Amerika Serikat) serta Yoshihide Kiryu (Jepang).

"Saya ucapkan terima kasih pada PB PASI dan jajarannya, masyarakat NTB, Pak Bob Hasan, coach Eni, coach Fadlin, coach Erwin, coach Farel dan teman-teman semua. Terima kasih atas dukungannya," kata Zohri.

Baca juga: JEO-Ke Olimpiade 2020, Lalu Muhammad Zohri Terus Melaju

Keberhasilan Zohri lolos ke Olimpiade tentu tak bisa mengesampingkan peran Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), khususnya Tigor M Tanjung, selaku Sekretaris Jenderal.

Tigor mengaku harus melakukan lobi terlebih dulu dengan pihak penyelenggara Seiko Golden Grand Prix 2019 agar Zohri bisa ikut berlomba di lintasan 100 meter putra.

Tadinya, Indonesia hanya diperbolehkan berpartisipasi di ajang tersebut untuk nomor lomba estafet 4 x 100 meter putra.

"Setelah Zohri merebut medali perak dengan catatan waktu 10.13 detik di Doha (Kejuaraan Asia 2019), saya desak kembali penyelenggara Seiko GP," kata Tigor dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

"Saya sebutkan (bahwa saat Kejuaraan Asia) Zohri hanya kalah dari sprinter Jepang, Yoshihide Kiryu. Akhirnya, mereka memberikan Zohri lintasan dan Zohri menjadi pelari undangan pada Seiko GP ini," ucap Tigor.

Baca juga: Mendengarkan Danurwindo, dari Birmingham-London Kembali ke Birmingham

Dengan jalur undangan itu, biaya akomodasi Zohri selama di Osaka (13-20 Mei) dan perjalanan kereta shinkansen Yokohama-Osaka ditanggung oleh penyelenggara.

Kini, Tigor dan jajaran pengurus serta pelatih PB PASI berharap Zohri dan atlet lain terus berjuang meningkatkan kemampuannya.

"Semoga seiring dengan peningkatan prestasi, atlet-atlet kita dapat berpartisipasi dalam kompetisi-kompetisi bergengsi supaya bisa mengumpulkan skor kualifikasi Olimpiade 2020," ucap Tigor.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming AC Milan Vs Udinese, Rekor Pertemuan di 5 Laga Terakhir

Link Live Streaming AC Milan Vs Udinese, Rekor Pertemuan di 5 Laga Terakhir

Liga Italia
AC Milan Vs Udinese, Pioli Tuntut Timnya Tunjukkan Performa Luar Biasa

AC Milan Vs Udinese, Pioli Tuntut Timnya Tunjukkan Performa Luar Biasa

Liga Italia
Timnas U22 Indonesia vs Tira Persikabo, Beda Misi Kedua Kubu

Timnas U22 Indonesia vs Tira Persikabo, Beda Misi Kedua Kubu

Liga Indonesia
Jeblok di Thailand, Fajar/Rian Ditargetkan Tembus Semifinal All England Open

Jeblok di Thailand, Fajar/Rian Ditargetkan Tembus Semifinal All England Open

Badminton
Piala Menpora 2021 Ingin Seperti Piala Presiden Tanpa APBN

Piala Menpora 2021 Ingin Seperti Piala Presiden Tanpa APBN

Liga Indonesia
Evolusi Motor Valentino Rossi di MotoGP: Dari NSR500 hingga YZR-M1 2021

Evolusi Motor Valentino Rossi di MotoGP: Dari NSR500 hingga YZR-M1 2021

Motogp
Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo, Ada Pemain Misterius di Skuad Laskar Padjajaran

Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo, Ada Pemain Misterius di Skuad Laskar Padjajaran

Liga Indonesia
Timnas Indonesia Vs Tira Persikabo, 7 Pemain Laskar Padjajaran yang Pernah Berseragam Merah Putih

Timnas Indonesia Vs Tira Persikabo, 7 Pemain Laskar Padjajaran yang Pernah Berseragam Merah Putih

Sports
Jacksen F Tiago dan Persipura Jayapura Masih Belum Ada Kepastian

Jacksen F Tiago dan Persipura Jayapura Masih Belum Ada Kepastian

Liga Indonesia
Prediksi Susunan Pemain Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo, Menerka Line Up Shin Tae-yong

Prediksi Susunan Pemain Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo, Menerka Line Up Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Soal Skandal Barcagate di Barcelona, Begini Komentar Pep Guardiola

Soal Skandal Barcagate di Barcelona, Begini Komentar Pep Guardiola

Sports
Demi Motor seperti Rossi dan Vinales, Quartararo Rela Potong Gaji

Demi Motor seperti Rossi dan Vinales, Quartararo Rela Potong Gaji

Motogp
Timnas Indonesia Vs Tira Persikabo, Ini Target Shin Tae-yong bersama Skuad Garuda

Timnas Indonesia Vs Tira Persikabo, Ini Target Shin Tae-yong bersama Skuad Garuda

Sports
Link Live Streaming Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo, Malam Ini

Link Live Streaming Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo, Malam Ini

Liga Indonesia
Jadwal Swiss Open 2021, Leo/Daniel dan 4 Wakil Indonesia Berlaga

Jadwal Swiss Open 2021, Leo/Daniel dan 4 Wakil Indonesia Berlaga

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X