Mantan Pemain Bantah Terlibat Pengaturan Skor Bulu Tangkis

Kompas.com - 30/04/2019, 18:46 WIB
 Chan Kwong Beng Chan Kwong Beng



PETALING JAYA, Kompas.com - Mantan tunggal putra nasional Malaysia, Chan Kwong Beng mengaku ia menjalani pemeriksaan oleh federasi bulu tangkis dunia ( BWF)  berkaitan dengan pengaturan hasil pertandingan.

Tunggal putra berusia 30 tahun yang kini bermukim di Amerika Serikat ini membantah keterlibatannya dalam tindakan tersebut.

Ia diperiksa berkaitan dengan adanya tindak pelanggaran peraturan BWF  berkaitan dengan perjudian, penyuapan dan pengaturan hasil pertandingan. Pada 21 Maret lalu, BWF menjatuhkan hukuman larangan bertanding selama 18 bulan kepada pemain Denmark, Joachim Persson karena tidak melaporkan pengaturan hasil pertandingan di sebuah turnamen pada 2015 lalu.

Pada laporan BWF tersebut dituliskan Persson mengaku didekati seorang pemain  untuk mengatur hasil pertandingannya menghadapi pemain lainnya lagi.

Meski dalam laporan tersebut tidak disinggung nama, namun  nama Kwong Beng diduga kuat merupakan pemain yang terlibat.

Namun Kwong Beng menyebut dirinya tak  pernah terbukti melakukan pelanggaran apa pun dan juga tak terlibat dalam peristiwa tersebut. "BWF menghubungi saya (tahun lalu) dan saya telah berbicara dengan mereka," kata Kwong Beng yang mengaku dihubungi Juni lalu di AS.

"Saya katakan saya tidak tahu apa-apa soal skandal ini. Saya tidak melakukan kesalahan apa pun jadi tidak perlu merasa khawatir,"

Kwong Beng merupakan pemain Malaysia seangkatan Daren Liew dan Chong Wei Feng. Ia bernaung di bawah asosiasi bulu tangkis Malaysia (BAM) selama 11 tahun sebelum memussukan menjadi pemain profesional pada 2013.

Sebagai pemain independen ia pernah menjadi juara pada turnamen Vietnam International dan Swiss International.

Namun karena prestasinya mandek, pada 2017 ia memutuskan pindah ke AS dan mewakili negara tersebut. Setahun kemudian ia pensiun setelah mengalami cedera lutut dan memutuskan menjadi pelatih di Synergy Badminton Club di California.

Selain Joachim Persson,  BWF juga pernah menjatuhkan hukuman kepada dua pemain Malaysia dengan alasan pengaturan hasil pertandingan. Keduanya, Tan Chun Seang dan Zulfadli Zulkiffli masing-maisng dijatuhi hukuman 15 dan 20 tahun.



Terkini Lainnya

Jadwal Pertandingan Liga 1 Hari Ini

Jadwal Pertandingan Liga 1 Hari Ini

Liga Indonesia
ICC Pantau dan Teliti Perkembangan Kriket di Sumbar

ICC Pantau dan Teliti Perkembangan Kriket di Sumbar

Liga Indonesia
Chelsea Beri Satu Tahun Masa 'Percobaan' untuk Lampard

Chelsea Beri Satu Tahun Masa "Percobaan" untuk Lampard

Liga Inggris
Indonesia Open 2019, 8 Wakil Indonesia Masuk Daftar Unggulan

Indonesia Open 2019, 8 Wakil Indonesia Masuk Daftar Unggulan

Liga Indonesia
Hasil Undian Indonesia Open 2019, Perang Saudara di Babak Pertama

Hasil Undian Indonesia Open 2019, Perang Saudara di Babak Pertama

Olahraga
Modal Persela Saat Lawan Bhayangkara

Modal Persela Saat Lawan Bhayangkara

Liga Indonesia
Pelatih Keturunan Indonesia Ingin Latih Newcastle United

Pelatih Keturunan Indonesia Ingin Latih Newcastle United

Liga Inggris
Bukan Liverpool, Torres Ungkap Kepuasannya Saat Bela Chelsea

Bukan Liverpool, Torres Ungkap Kepuasannya Saat Bela Chelsea

Liga Inggris
Agen Gianluigi Buffon Akui Ada Negosiasi dengan Juventus

Agen Gianluigi Buffon Akui Ada Negosiasi dengan Juventus

Liga Italia
Torres Yakin Real Madrid Bisa Bawa Hazard ke Level Tertinggi

Torres Yakin Real Madrid Bisa Bawa Hazard ke Level Tertinggi

Liga Spanyol
Hadapi Bhayangkara FC, Persela Coba Antisipasi Faktor Flavio

Hadapi Bhayangkara FC, Persela Coba Antisipasi Faktor Flavio

Liga Indonesia
Gianluigi Buffon Dikabarkan Siap Kembali ke Juventus

Gianluigi Buffon Dikabarkan Siap Kembali ke Juventus

Liga Italia
Semen Padang Diharapkan Main dengan Motivasi Tinggi Lawan Persipura

Semen Padang Diharapkan Main dengan Motivasi Tinggi Lawan Persipura

Liga Indonesia
Lawan Persipura, Semen Padang Boyong 16 Pemain

Lawan Persipura, Semen Padang Boyong 16 Pemain

Liga Indonesia
Defisit Satu Gol, PSM Yakin Kalahkan Becamex di Piala AFC 2019

Defisit Satu Gol, PSM Yakin Kalahkan Becamex di Piala AFC 2019

Liga Indonesia

Close Ads X