Tekad Lee Chong Wei Mewujudkan Mimpi Emas Olimpiade

Kompas.com - 16/04/2019, 20:18 WIB
Pemain tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei bertanding melawan pemain tunggal putra India, Prannoy Haseena Sunil Kumar pada pertandingan babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kamis (15/6/2017). Lee Chong Wei gagal melaju ke perempat final setelah kalah dengan skor 10-21 dan 18-21. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPemain tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei bertanding melawan pemain tunggal putra India, Prannoy Haseena Sunil Kumar pada pertandingan babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kamis (15/6/2017). Lee Chong Wei gagal melaju ke perempat final setelah kalah dengan skor 10-21 dan 18-21.

KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei, tengah menantikan keajaiban untuk Olimpiade Tokyo 2020. Dia ingin menuntaskan ambisinya meraih emas pesta olahraga multievent paling akbar di dunia tersebut.

Sepak terjang Lee Chong Wei dalam dunia bulu tangkis terbilang luar biasa. Selama 17 tahun berkarier sebagai atlet bulu tangkis, Lee Chong Wei mencatat 705 kemenangan dan meraih 69 gelar juara turnamen internasional.

Dia juga pernah menjadi pemain nomor satu dunia selama 199 pekan beruntun, terhitung sejak 21 Agustus 2008 hingga 14 Juni 2012.

Baca Juga: Pesan Lee Chong Wei untuk Para Pebulu Tangkis Nasional Malaysia

Namun, torehan prestasi gemilang Chong Wei tersebut tidak dibarengi dengan raihan medali emas Olimpiade. Padahal, Chong Wei selalu mencapai babak final dalam tiga penyelenggaraan Olimpiade terakhir yakni Beijing 2008, London 2012 dan Rio 2016.

Pada Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012, dia dikalahkan rival abadi sekaligus sahabatnya dari China, Lin Dan. Adapun pada Olimpiade Rio 2016, Chong Wei tumbang di tangan Chen Long yang juga berasal dari China.

Alhasil, Chong Wei pun hanya meraih medali perak sebanyak tiga kali.

Terlepas dari kegagalannya menyabet medali emas, keberhasilan Chong Wei menembus babak final Olimpiade selama tiga penyelenggaraan beruntun tentu menjadi rekor tersendiri.

Dia pun bertekad menuntaskan mimpinya meraih medali emas Olimpiade di Tokyo, Jepang, tahun depan.

Akan tetapi, harapan Chong Wei itu kemungkinan menemui jalan terjal menyusul penyakit kanker hidung stadium awal yang menderanya pada pertengahan 2018.

Gara-gara penyakit tersebut, Chong Wei harus menepi dari turnamen bulu tangkis dan menjalani perawatan medis secara intens di Taiwan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X