Lin Dan Akui Penampilannya Sepanjang 2018 Tidak Ideal

Kompas.com - 07/04/2019, 21:55 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra China, Lin Dan, mengembalikan kok ke arah Shi Yuqi (China) pada laga perempat final Hong Kong Terbuka yang berlangsung di Hong Kong Coliseum, Jumat (24/11/2017). ISAAC LAWRENCE/AFP PHOTOPebulu tangkis tunggal putra China, Lin Dan, mengembalikan kok ke arah Shi Yuqi (China) pada laga perempat final Hong Kong Terbuka yang berlangsung di Hong Kong Coliseum, Jumat (24/11/2017).

KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra China, Lin Dan, keluar sebagai juara pada Malaysia Open 2019 yang digelar 2-7 April.

Lin Dan menyabet trofi itu setelah mengalahkan rekan senegara, Chen Long, dengan skor 9-21, 21-17, 21-11 dalam laga final berdurasi 78 menit di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (7/4/2019).

Lin Dan juga menambah keunggulan dalam rekor pertemuan dengan juniornya tersebut menjadi 9-4.

Baca Juga: Juara Malaysia Open, Lin Dan Akhiri Paceklik Gelar Sejak Mei 2018

Bagi Lin Dan, ini merupakan gelar pertama tahun 2019. Sebelumnya, dia menembus babak final Thailand Masters 2019 pada awal Januari. Namun, langkahnya dihentikan Loh Kean Yew (Singapura) dengan skor 19-21, 18-21.

Lin Dan juga membayar penantian selama sekitar satu tahun untuk menjadi juara karena terakhir kali dia naik podium kampiun pada New Zealand Open 2018, Mei. Saat itu, dia mengalahkan wakil Indonesia, Jonatan Christie, dengan 21-14, 21-19.

"Penampilan saya tahun lalu tidak ideal. Akibatnya, saya berada di bawah banyak tekanan dan saya memiliki keraguan tentang diri saya sendiri," kata Lin Dan seperti dilansir BolaSport.com dari laman resmi BWF.

"Saya telah bermain selama bertahun-tahun dan kini berada di pengujung karier. Saya bisa mengerti bahwa itu kondisi normal ketika tampil fluktuatif. Saya merasa bermain dengan baik di Malaysia, penampilan bagus dan haus kemenangan. Saya tidak memainkan level tinggi yang luar biasa dalam turnamen ini, yang saya lakukan adalah tetap pada strategi saya dan bermain dengan kekuatan saya."

Baca Juga: Singgung Lee Chong Wei, Lin Dan Belum Berencana Pensiun

Peraih medali emas pada Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012 ini menuai hasil negatif sepanjang kalender kompetisi 2018.

Selama 2018, pemain berjulukan Super Dan itu sembilan kali tersingkir pada babak pertama, termasuk turnamen Hong Kong Open 2018 yang berakhir 18 November. New Zealand Open menjadi satu-satunya gelar pada tahun tersebut.

Lin Dan selanjutnya lebih memilih fokus menjalani latihan yang lebih sistematis demi meningkatkan performanya menuju penghitungan poin Olimpiade Tokyo 2020.

Halaman:


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X