Setelah Raih Emas di Malaysia, Zohri Ikut Ujian Nasional di Jakarta

Kompas.com - 01/04/2019, 08:20 WIB
Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (no.400) beradu kecepatan dengan pelari lainnya saat babak semifinal Lari 100 meter Putra Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (26/8/2018).KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (no.400) beradu kecepatan dengan pelari lainnya saat babak semifinal Lari 100 meter Putra Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (26/8/2018).

MATARAM, KOMPAS.com - Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, langsung mengikuti Ujian Nasional di Jakarta setelah meraih medali emas di Malaysia Open Grand Prix 2019.

Zohri menjuarai Malaysia Open Grand Prix 2019 pada Sabtu (30/3/2019). Seusai berjuang di Malaysia, atlet asal Lombok Utara itu pun langsung kembali ke Tanah Air untuk menuntaskan kewajibannya sebagai pelajar SMA dengan mengikuti Ujian Nasional yang dimulai hari ini, Senin (1/4/2019).

Namun, Zohri mendapatkan kelonggaran untuk mengikuti Ujian Nasional di SMA Ragunan Jakarta, bukan di SMA 2 Mataram-NTB, tempatnya bersekolah selama ini.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB, Husnanidiaty Nurdin.

"Maka hasil diskusi dengan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Pusat, kami putuskan bersama, Zohri dititip untuk mengikuti Ujian Nasional di SMA Ragunan bukan di SMA 2 Mataram-Lombok," kata Husnandiaty.

Baca juga: Zohri Raih Medali Emas pada 1st Malaysia Open Grand Prix

Menurut Husnandiaty, ada beberapa pertimbangan Zohri ikut Ujian Nasional di Jakarta. Salah satunya adalah karena Zohri harus mengikuti beberapa kejuaraan di luar negeri demi lolos ke Olimpiade 2020. Oleh karena itu, Zohri harus menjalani latihan di Jakarta dan mengikuti dua kejuaraan yang diselenggarakan di antara jadwal Ujian Nasional.

"Kejuaraan itu yang di Malaysia dan tanggal 18 April direncanakan ke Doha, setelah itu ke Jepang, ini semua untuk mengumpulkan poin agar Zohri bisa ikut Olimpiade 2020 di Jepang," ujar Husnandiaty menjelaskan.

Baca juga: Lalu Muhammad Zohri Ikuti Kejuaraan Asian Grand Prix 2019

Atas prestasi gemilang yang diraih Zohri di Malaysia, Sabtu kemarin, Kadispora NTB ini menyatakan rasa syukurnya dan kebanggaannya pada sang juara ' Tau Daye (Orang Lombok Utara).

Meski juara dunia, Zohri tetap harus mengedepankan tugas sebagai pelajar tetap dikedepankan dan diperhatikan.

"Alhamdulillah Zohri menang dan mulai kumpulkan poin. Mohon doa semoga bisa lulus Ujian Nasional dan bisa ikut Olimpiade," kata dia.

Husnandiaty mengatakan bahwa tugasnya sebagai pengelola PPLP (Pusat Pendisikan dan Latihan Pelajar) adalah membantu semua atlet agar bisa berprestasi tetapi pendidikanya jalan terus.

"Tugas saya terhadap Zohri dan atlet NTB yang berstatus pelajar mengantar mereka hingga tamat sekolah termasuk Zohri. Saya akan mengantar dia hingga tamat SMA," kata Husnandiaty.

Lalu Muhammad Zohri memenangi pertandingan di Bukit Jalil, Malaysia, dengan catatan waktu 10.20 detik.

Kecepatan Zohri dengan tungkai panjangnya meninggalkan jauh tujuh pelari lainnya. Di posisi kedua, dua pelari Malaysia, yaitu Zulfiqar Ismail mencatat kecepatan 10,41 detik. Kemudian, pelari Taiwan, Wei Hsu Wang, menyusul di belakangnya dengan catatan waktu 10,44 detik.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Tontowi/Winny Langsung Tersingkir dari Japan Open 2019

Tontowi/Winny Langsung Tersingkir dari Japan Open 2019

Olahraga
Gareth Bale Lebih Baik daripada Zinedine Zidane dan David Beckham

Gareth Bale Lebih Baik daripada Zinedine Zidane dan David Beckham

Liga Spanyol
Link Live Streaming Barcelona Vs Chelsea, Kick Off Pukul 17.30 WIB

Link Live Streaming Barcelona Vs Chelsea, Kick Off Pukul 17.30 WIB

Internasional
Eki Taufik Ungkap Strategi Persela Usai Lucky Dikartu Merah Wasit

Eki Taufik Ungkap Strategi Persela Usai Lucky Dikartu Merah Wasit

Liga Indonesia
Ivan Rakitic Ingin Bertahan di Barcelona dengan Segala Pertimbangan

Ivan Rakitic Ingin Bertahan di Barcelona dengan Segala Pertimbangan

Liga Spanyol
Liga 1, Semen Padang Ingin Akhiri Tren Negatif Saat Lawan Persebaya

Liga 1, Semen Padang Ingin Akhiri Tren Negatif Saat Lawan Persebaya

Liga Indonesia
Neymar ke Barcelona Bukan untuk Diri Sendiri, melainkan untuk Brasil

Neymar ke Barcelona Bukan untuk Diri Sendiri, melainkan untuk Brasil

Liga Spanyol
Marcus/Kevin Berpeluang Lanjutkan Tradisi Emas Olimpiade

Marcus/Kevin Berpeluang Lanjutkan Tradisi Emas Olimpiade

Olahraga
Pramusim Manchester United, Tantangan Martial dan Prospek Lini Depan

Pramusim Manchester United, Tantangan Martial dan Prospek Lini Depan

Liga Inggris
Arsenal Sepakat Pinjam Dani Ceballos dari Real Madrid

Arsenal Sepakat Pinjam Dani Ceballos dari Real Madrid

Liga Inggris
Link Live Streaming Hari 1 Japan Open 2019, 10 Wakil Indonesia Berlaga

Link Live Streaming Hari 1 Japan Open 2019, 10 Wakil Indonesia Berlaga

Olahraga
Liga 1, Aditya Harlan Kecewa Barito Putera Gagal Menang atas 10 Pemain Persela

Liga 1, Aditya Harlan Kecewa Barito Putera Gagal Menang atas 10 Pemain Persela

Liga Indonesia
Alasan Barito Putera Gagal Tekuk 10 Pemain Persela Lamongan

Alasan Barito Putera Gagal Tekuk 10 Pemain Persela Lamongan

Liga Indonesia
Prediksi dan Jadwal Barcelona Vs Chelsea, Sore Ini Pukul 17.30 WIB

Prediksi dan Jadwal Barcelona Vs Chelsea, Sore Ini Pukul 17.30 WIB

Internasional
Praveen/Melati Susul Hafiz/Gloria ke Babak Kedua Japan Open 2019

Praveen/Melati Susul Hafiz/Gloria ke Babak Kedua Japan Open 2019

Olahraga
Close Ads X