Sean Gelael Fokus Hadapi Sprint Race

Kompas.com - 31/03/2019, 07:41 WIB
Pebalap Formula 2 asal Indonesia, Sean Gelael. JAGONYA AYAMPebalap Formula 2 asal Indonesia, Sean Gelael.

KOMPAS.com - Pebalap Indonesia, Sean Gelael, gagal menyelesaikan lomba Feature Race pada seri pembuka FIA Formula 2 2019 di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Sabtu (30/3/2019), akibat kerusakan pada salah satu instrumen di mobilnya. 

Penampilan apik pebalap Prema Racing, Sean Gelael, sejak babak kualifikasi dengan menempati P7 hingga bagian awal Race 1, mesti berakhir karena hal di luar kendali.

Mobil Sean mengalami kerusakan DRS di Tikungan 1. Akibatnya, mobilnya melintir ketika hendak menyusul pebalap di depannya.

"Memang sangat disayangkan, tetapi saya tak bisa berbuat apa-apa. Padahal, saya yakin bisa tampil bagus," kata Sean Gelael dalam rilis kepada Kompas.com. 

"Sekarang lebih baik kami fokus untuk meraih hasil bagus pada balapan kedua besok," ujar Sean.

Baca juga: Formula 2, Sean Gelael Gunakan Helm seperti Bucket Berisi Ayam Goreng

Race 1 dimenangi oleh pebalap Kanada dari tim DAMS, Nicholas Latifi. Race 2 atau Sprint Race digelar Minggu (31/3) pukul 18.15 WIB 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Such a shame... we had a strong race coming with a set of new Option Tires... but it resulted in a DNF with the DRS stuck open. ????

A post shared by Sean Gelael (@gelaelized) on Mar 30, 2019 at 4:14am PDT

Sekilas tentang DRS

DRS (Drag Reduction System) adalah fungsi pengurang hambatan di lintasan lurus sehingga mobil bisa melaju pada kecepatan maksimal.

DRS ditandai dengan terbukanya sayap belakang. Bila berfungsi normal, DRS akan membuka sayap ketika menyusul lawan dan akan tertutup otomatis begitu pebalap melakukan pengereman menjelang tikungan.

Kejadian yang menimpa Sean adalah sayap belakang mobilnyanya tidak tertutup selepas dia menyusul lawan dan mengerem menjelang masuk Tikungan 1.

Baca juga: Duet dengan Anak Michael Schumacher, Sean Gelael Semusim Lagi di F2

 

Apabila sayap terbuka berarti Sean tidak mendapatkan downforce yang semestinya untuk menikung dan otomatis kehilangan grip. Karena itulah, mobil dia melintir dan akhirnya mesin mati.

Selepas insiden, Sean mengatakan kepada tim Prema Racing bahwa dia tak tahu apa-apa tentang insiden pada Lap 5 itu dan tiba-tiba melintir.

 

Hasil Race 1 F2 Bahrain

1. Nicholas Latifi (DAMS) 59:19.517
2. Luca Ghiotto(UNI-Virtuosi Racing) +8.744
3. Sergio Sette Câmara (DAMS) +14.826
4. Anthoine Hubert (BWT Arden) +17.273
5. Louis Delétraz (Carlin) +26.686
6. Nyck de Vries (ART Grand Prix) +28.497
7. Jack Aitken (Campos Racing) +31.545
8. Mick Schumacher ( PREMA Racing) +34.708
9. Nobuharu Matsushita (Carlin) +37.395
10. Ghuanyu Zhou (UNI-Virtuosi Racing) +41.131
11. Ralph Boschung (Trident) +42.092
12. Giualiano Alesi (Trident) +47.711
13. Tatiana Calderón (BWT Arden) +55.775
14. Callum Ilott (Sauber Junior Team by Charouz) +56.293
15. Doriano Boccolacci (Campos Racing) +1:14.247
16. Juan Manuel Correa (Sauber Junior Team by Charouz) +1:24.988
17. Jordan King (MP Motorsport) +1:26.511
18. Mahaveer Raghunathan (MP Motorsport) +1:33.150
19. Nikita Mazepin (ART Grand Prix) +1:37.568
20. Sean Gelael (PREMA Racing) DNF

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X