Diduga Terlibat Skandal Olimpiade 2020, Presiden JOC Mundur

Kompas.com - 20/03/2019, 21:58 WIB
Presiden Komite Olimpiade Jepang, Tsunekazu Takeda, menghadiri konferensi pers di Tokyo, Jepang, pada 15 Januari 2019. AFP/MARTIN BUREAUPresiden Komite Olimpiade Jepang, Tsunekazu Takeda, menghadiri konferensi pers di Tokyo, Jepang, pada 15 Januari 2019.

KOMPAS.com - Presiden Komite Olimpiade Jepang (JOC), Tsunekazu Takeda, resmi mundur dari jabatannya akibat skandal suap yang diduga melibatkannya pada proses pengajuan Olimpiade Tokyo 2020.

Semakin gencarnya rumor skandal tersebut membuat Takeda melepaskan jabatannya sebagai Ketua JOC saat pertemuan eksekutif di Jepang pada Selasa (19/3/2019).

Baca juga: Bentuk Cinta Negara Melalui Bulu Tangkis

Dilansir BolaSport.com dari Japan Times, mundurnya Takeda tersebut tak hanya pada jabatan JOC, tetapi juga dari jabatan Ketua Komisi Pemasaran di Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC).

Kendati memutuskan mundur, Takeda masih membantah tuduhan suap tersebut.

"Saya tidak yakin saya telah melakukan sesuatu yang ilegal maupun sesuatu yang menyalahi aturan," tutur Takeda dikutip BolaSport.com dari Japan Times.

"Sangat disesalkan Olimpiade Tokyo 2020 harus dibayang-bayangi skandal seperti ini atas nama saya," ucap dia.

"Namun, saya juga memikirkan bahwa ini adalah bentuk tanggung jawab saya dengan cara mundur dari jabatan Ketua (JOC)," kata Takeda lagi.

Tsunekazu Takeda tercatat telah menduduki jabatan Ketua JOC sejak tahun 2001.

Berkat dedikasinya itu, Takeda pun menjadi sosok yang cukup berpengaruh di IOC. Namun, kini namanya tercoreng lantaran tersandung kasus suap.

Takeda diduga memberikan suap dalam memperlancar Jepang untuk menjadi pemenang bidding tuan rumah Olimpiade 2020 dan Paralimpiade 2020 pada September 2013 lalu.

Halaman:


Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X