Petinju Papua Berharap Bantuan Pemerintah untuk Bisa Bertanding

Kompas.com - 15/03/2019, 15:41 WIB
Petinju asal Papua, Geisler AP (dua dari kiri) bersama mantan juara dunia tinju Chris Jhon saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/3/2019).Kompas.com/Alsadad Rudi Petinju asal Papua, Geisler AP (dua dari kiri) bersama mantan juara dunia tinju Chris Jhon saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/3/2019).
JAKARTA, KOMPAS.com - Petinju asal Papua Geisler AP berharap bantuan pemerintah agar bisa bertanding pada 30 Maret mendatang.
 
Geisler direncanakan tampil dalam perebutan gelar WBC Asia Pasifik kelas welter ringan 63,5 kilogram menghadapi petinju Thailand, Thoedsak Sinam.
 
Manajer Geisler Yamander Yensenem menyatakan Geisler harus tetap berprestasi, namun minim mendapat dukungan dari pemerintah maupun pengusaha asli Papua
 
"Jadi mungkin dengan kehadiran kami dan dukungan Pak Kemenpora sendiri, Puji Tuhan kalau nanti ketemu Pak Presiden lagi, mungkin memberi warna baru bagi Geisler AP," kata Yamander di Jakarta, Jumat (15/3/2019).
 
"Karena Geisler AP harus didukung karena dia bertanding tidak hanya membawa nama Papua, tapi juga Indonesia," lanjut Yamander.
 
Dari hasil kalkulasi, Yamander menyebut pihaknya membutuhkan bantuan dana mencapai sekitar Rp 250 juta untuk laga melawan Thoedsak.
 
Geisler kini sudah berusia 35 tahun. Namun, ia menyatakan telah meningkatkan latihan untuk menjaga kebugaran fisiknya dalam menghadapi pertarungan 12 ronde.
 
Geisler berhadap Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga bisa memberikan bantuannya. Geisler berjanji akan memberikan hasil yang terbaik bagi masyarakat Papua dan Indonesia.
 
"Saya yakin dapat memenangi pertarungan karena telah bertanding sejak Januari," kata Geisler pada kesempatan yang sama.
 
Berikut rekam jejak Geisler selama terjun di dunia tinju sejak 2009:
 
- Juara nasional Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) pada 12 Juni 2010 lewat menang angka atas Sahlan Coral dalam pertarungan 12 ronde.
 
- Juara nasional Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI) pada 17 November 2011 lewat menang TKO atas Hery Andriyanto pada ronde ke-5 dari 12 ronde.
 
- Juara nasional KTPI pada 21 Februari 2014 lewat menang KO atas Sonny Manakane pada ronde ke-2 dari 12 ronde.
 
- Juara nasional KTPI pada 19 November 2014 lewat menang angka atas Hery Andriyanto dalam pertarungan 12 ronde.
 
- Juara nasional KTPI pada 29 Agustus 2015 lewat menang KO atas Roy Tua Manihuruk pada ronde ke-9 dari 12 ronde.
 
- Perbaikan peringkat Asia pada 18 Februari 2016 lewat menang KO atas Sayan Sirimongkon pada ronde ke-4 dari 10 ronde.
 
- Juara nasional KTPI pada 21 Mei 2017 lewat menang TKO atas Vincent Olin pada ronde ke-2 dari 12 ronde.
 
- Juara nasional KTPI pada 17 Maret 2018 lewat menang TKO atas Jack Dolu pada ronde ke-4 dari 12 ronde.



Close Ads X