Jonatan Christie Disingkirkan Pemain Non-unggulan asal India

Kompas.com - 14/03/2019, 20:27 WIB
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie bertanding melawan tunggal putra Denmark, Anders Antonsen pada pertandingan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1/2019).KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie bertanding melawan tunggal putra Denmark, Anders Antonsen pada pertandingan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1/2019).

KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, kembali menelan kekalahan. Kali ini, dia tersingkir pada babak kedua turnamen level Super 300, Swiss Open 2019.

Bertanding di St Jakobshalle Basel, Swiss, Kamis (14/3/2019), Jonatan yang merupakan unggulan kelima dikalahkan pemain non-unggulan asal India, Subhankar Dey, dengan skor 21-12, 20-22, 17-21.

Sebelumnya, pada turnamen All England 2019 yang berlangsung pekan lalu, Jonatan juga tersingkir dalam laga babak kedua.

Jalannya pertandingan

Jonatan sebenarnya mampu menunjukkan dominasinya pada gim pertama. Saat fase awal, dia langsung tancap gas dengan mencetak empat poin beruntun.

Subhankar kemudian coba memangkas selisih skor laga. Namun, Jonatan masih tangguh dalam mempertahankan ritme permainannya.

Baca juga: Tujuh Pegolf Menuju Mercedes Trophy Asian Final 2019

Sebanyak lima poin beruntun diciptakan Jonatan dan membawa dia unggul 13-4 atas sang lawan.

Pertandingan gim pertama pun akhirnya menjadi milik Jonatan setelah dia menorehkan lima poin beruntun keduanya.

Memasuki gim kedua, Subhankar mulai menunjukkan kemampuannya. Ia mulai mengimbangi permainan Jonatan.

Pertandingan sempat ketat pada pengujung gim kedua, tepatnya saat papan skor menunjukkan angka 20-20. Namun, Subhankar ternyata tampil lebih baik.

Ia sukses menutup gim kedua dengan kemenangan 22-20, dan memaksa laga dilanjutkan ke gim ketiga.

Saat gim penentuan inilah, pertandingan berjalan semakin menarik. Kedua pemain silih berganti mencetak poin, membuat perolehan skor menjadi ketat.

Jonatan memang sempat unggul 8-5, tetapi kemudian performanya menurun hingga skor menjadi imbang 8-8.

Setelah interval, Subhankar mampu menyalip skor Jonatan 13-12. Sejak itu, ia berusaha keras untuk menjaga keunggulannya.

Baca juga: Besok, PBSI Umumkan Nama Pelatih Baru Tunggal Putri Indonesia

Upaya yang dilakukan Subhankar membuahkan hasil. Pemain 25 tahun itu akhirnya memenangi pertandingan dengan skor 21-17 dan berhak melaju ke perempat final.

Bagi Subhankar, ini adalah kemenangan perdananya atas Jonatan dari total tiga pertemuan.

Pada perempat final nanti, Subhankar bakal melawan pemain unggulan kedua asal China, Chen Long, yang lolos setelah mengalahkan Huang Yuxiang (China).

Saat artikel ini ditulis, Indonesia masih memiliki satu wakil tunggal putra yang belum berlaga yaitu Anthony Sinisuka Ginting. Dia akan menghadapi pebulu tangkis Malaysia, Daren Liew.



Close Ads X