Stapac Jakarta ke Final IBL, Sang Pelatih Tetap Geram

Kompas.com - 10/03/2019, 19:36 WIB
Stapac Jakarta saat melawan Pacific Caesar Surabaya pada laga semifinal kedua IBL Pertamax 2018-2019, di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Sabtu (9/3/2019). Dok. IBLStapac Jakarta saat melawan Pacific Caesar Surabaya pada laga semifinal kedua IBL Pertamax 2018-2019, di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Sabtu (9/3/2019).

KOMPAS.com - Pelatih Stapac Jakarta, Giedrius Zibenas, dikenal sebagai sosok yang sangat tegas. Ia tak sungkan untuk mengeluarkan kalimat pedas jika para pemainnya tampil di luar ekspekstasi.

Pria asal Lithuania itu geram melihat performa Stapac pada laga semifinal kedua IBL Pertamax 2018-2019 melawan Pacific Caesar Surabaya, di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Sabtu (9/3/2019).

Dalam laga tersebut, Stapac sebetulnya menang 81-75 atas Pacific yang sekaligus mengantarkan mereka ke babak final IBL Pertamax 2018-2019.

Meski demikian, Zibenas menilai penampilan Stapac pada partai itu tak cukup bagus. Para pemain dianggap tidak menjalankan instruksinya dengan baik.

Baca juga: All England 2019, Viktor Axelsen 10 Kali Kalah dari Kento Momota

"Kami tak layak menang. Pemain tidak menuruti game plan. Mohon maaf kepada para suporter, aktor-aktor saya bermain jelek."

"Mereka sudah menunjukkan body language kurang bagus sejak sebelum pertandingan," ujar Zibenas yang dikutip dari situs resmi IBL.

Sorotan juga mengarah kepada keputusan Zibenas yang tidak mengambil time out pada babak kedua. Dengan cuek, ia mengaku sengaja melakukan itu.

"Buat apa saya time out jika pemain tidak mendengarkan apa yang saya mau," kata dia menegaskan.

Pada laga tersebut, Kendal Yancy dan Savon Goodman menjadi dua aktor utama kemenangan Stapac. Yancy tercatat sukses menorehkan 27 angka dan 10 rebound, sedangkan Goodman 11 angka dan 10 rebound.

Baca juga: Sakit Tidak Sakit, Hendra Siap Tampil di Final

Akan tetapi, jika dibandingkan dengan laga semifinal pertama pada Jumat (8/3/2019), penampilan Stapac saat semifinal kedua memang cenderung menurun.

Ketika laga semifinal pertama, mereka tampil begitu impresif hingga sukses mencatatkan kemenangan 87-66 atas Pacific.

Stapac yang sudah dipastikan ke final tinggal menunggu pemenang laga semifinal ketiga antara NSH Jakarta dan Satria Muda Pertamina Jakarta pada Minggu (10/3/2019).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber IBL
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X