Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/02/2019, 21:46 WIB
Tjahjo Sasongko

Penulis

JAKARTA, Kompas.com - Kabar menggembirakan datang dari Paris, Perancis, yang bakal menjadi tuan rumah Olimpiade 2024. Panjat tebing dipastikan masuk sebagai satu dari 4 cabor baru yang bakal dipertandingkan di Olimpiade Paris 2024.

Selain panjat tebing, tiga nomor lainnya adalah breakdance, skateboard, dan surfing. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar oleh Paris Organising Committee of the Olympic & Paralympic Games (Paris 2024), Kamis (21/2) seperti dikutip dari laman resmi IFSC.

Paris 2024 mengusulkan 12 medali yang akan diperebutkan. Yakni 6 medali untuk speed world record putra-putri, serta 6 medali untuk nomor combine yang bakal mempertandingkan lead dan boulder putra-putri.

Nantinya format pertandingan berisi kuota 16 putra dan 16 putri untuk speed world record, serta 20 putra dan 20 putri untuk combine lead dan boulder. Sehingga total kuota atlet sebanyak 72 orang. Namun nomor dan format pertandingan yang diusulkan tersebut masih menunggu persetujuan dari International Olympic Council (IOC).

Menanggapi keputusan ini, Presiden IFSC Marco Scolaris mengungkapkan kegembiraannya. Dia mengapresiasi Paris 2024 yang telah mendukung panjat tebing dan memasukkannya sebagai salah satu cabor yang akan dipertandingkan.

“Kami berterima kasih atas pengakuan tentang nilai panjat tebing dan apa yang telah dilakukan IFSC. Kami bangga menjadi bagian dari proses ini dan kami menantikan langkah-langkah selanjutnya,” katanya.

Tak hanya Presiden IFSC, apresiasi dan kegembiraan serupa juga disampaikan oleh Ketua II PP FPTI Pristiswan Buntoro. Sebab selain panjat tebing kembali dimainkan di olimpiade, nomor speed yang menjadi andalan Indonesia juga akan masuk dalam perebutan medali.

“Patut kita syukuri. Ini akan menjadikan perkembangan olahraga panjat tebing Indonesia semakin mendekati puncaknya,” kata Pris yang juga menjabat sebagai manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia ini.

Meski demikian dia juga mengingatkan semua pihak agar tidak terlena. Fokus penggenjotan di nomor lead dan boulder tetap tidak boleh kendur. Sebab Pris mengakui, kemampuan para atlet panjat tebing Indonesia di nomor lead dan boulder masih ketinggalan.

“Sekarang adalah kesempatan di prakualifikasi, kita gunakan benar-benar untuk meningkatkan kemampuan atlet dan pembuat jalur di lead dan boulder,” tuturnya.
Download all attachments as a zip file

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Hasil Piala Dunia U17 2023: Kalahkan Mali, Perancis Tantang Jerman di Final

Hasil Piala Dunia U17 2023: Kalahkan Mali, Perancis Tantang Jerman di Final

Sports
Raih Tiket Final Piala Dunia U17 2023, Penyerang Jerman Puji Solo

Raih Tiket Final Piala Dunia U17 2023, Penyerang Jerman Puji Solo

Liga Indonesia
Bali United Waspada Stallion Laguna

Bali United Waspada Stallion Laguna

Liga Indonesia
AC Milan Vs Dortmund, Intensitas Tinggi Rossoneri

AC Milan Vs Dortmund, Intensitas Tinggi Rossoneri

Sports
Jerman ke Final Piala Dunia U17 2023: Selangkah Menuju Sejarah, Usung Spirit Generasi Emas Der Panzer

Jerman ke Final Piala Dunia U17 2023: Selangkah Menuju Sejarah, Usung Spirit Generasi Emas Der Panzer

Sports
Ratu Tisha Bahagia Melihat Antusiasme Penonton di Semifinal Piala Dunia U17

Ratu Tisha Bahagia Melihat Antusiasme Penonton di Semifinal Piala Dunia U17

Liga Indonesia
EVOS Resmikan EFC Pro Series 2, Proses Ketat untuk Menjadi Pemain Esport Profesional

EVOS Resmikan EFC Pro Series 2, Proses Ketat untuk Menjadi Pemain Esport Profesional

Sports
Link Live Streaming Perancis Vs Mali, Semifinal Piala Dunia U17 2023 Pukul 19.00 WIB

Link Live Streaming Perancis Vs Mali, Semifinal Piala Dunia U17 2023 Pukul 19.00 WIB

Internasional
Hasil Piala Dunia U17 2023: Hujan 6 Gol, Drama Penalti, Jerman ke Final!

Hasil Piala Dunia U17 2023: Hujan 6 Gol, Drama Penalti, Jerman ke Final!

Internasional
Semifinal Piala Dunia U17 2023: Argentina Vs Jerman Sengit, Gibran Hadir Langsung di Manahan

Semifinal Piala Dunia U17 2023: Argentina Vs Jerman Sengit, Gibran Hadir Langsung di Manahan

Sports
Piala Dunia U17 2023 Beri Ilmu Baru, Persebaya Siap Terapkan di Liga 1

Piala Dunia U17 2023 Beri Ilmu Baru, Persebaya Siap Terapkan di Liga 1

Liga Indonesia
Babak I Argentina Vs Jerman 2-1: Sengatan Echeverri, Dobel Gol Ruberto

Babak I Argentina Vs Jerman 2-1: Sengatan Echeverri, Dobel Gol Ruberto

Internasional
Semifinal Piala Dunia U17 2023: Fans Argentina Bikin Heboh Manahan, Selalu 'Hadirkan' Messi

Semifinal Piala Dunia U17 2023: Fans Argentina Bikin Heboh Manahan, Selalu "Hadirkan" Messi

Sports
Piala Dunia U17 2023 Berdampak Besar bagi Indonesia, Buka Mata Dunia

Piala Dunia U17 2023 Berdampak Besar bagi Indonesia, Buka Mata Dunia

Internasional
PSMS Medan Kirim Surat ke Komdis PSSI, Minta Persiraja Dihukum

PSMS Medan Kirim Surat ke Komdis PSSI, Minta Persiraja Dihukum

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com