Kalahkan Samator, BNI 46 Lolos ke Grand Final Proliga 2019

Kompas.com - 15/02/2019, 14:44 WIB
Tim voli putra Jakarta BNI 46 saling berpelukan usai mengalahkan tim bola voli putra Sidoarjo Aneka Gas Industri (3:0) dengan score 25:20, 25:16 dan 25:20 pada Pertandingan Putaran Dua Bolavoli Proliga 2019 di Gor Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/1/2019). Tim voli putra Jakarta BNI 46 saling berpelukan usai mengalahkan tim bola voli putra Sidoarjo Aneka Gas Industri (3:0) dengan score 25:20, 25:16 dan 25:20 pada Pertandingan Putaran Dua Bolavoli Proliga 2019 di Gor Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/1/2019).

KOMPAS.com - Tim putra Jakarta BNI 46 memastikan tempat di grand final Proliga 2019 setelah mengalahkan Surabaya Bhayangkara Samator pada laga perdana final four putaran kedua, Jumat (15/2/2019).

Bertanding di GOR Ken Arok, Malang, Jumat (15/2/2019), BNI menang dengan skor 3-0 (25-19, 25-17, 25-18) atas tim juara bertahan itu.

Jakarta BNI 46 memulai gim pertama dengan percaya diri setelah berhasil menyapu bersih putaran pertama final four.  Mereka pun mengamankan set pertama dengan keunggulan 25-19 atas Bhayangkara Samator.

Memasuki set kedua, anak asuh dari Ibarsjah Djanu Tjahjono itu masih belum mampu keluar dari tekanan, bahkan Aji Maulana dkk langsung memimpin skor dengan 8-5.

Dari putaran kedua hingga saat ini juara bertahan masih berjuang menunjukkan penampilan terbaiknya karena kekalahan terus ditelan oleh Samator.

Namun pada set kedua, mereka masih tak mampu mengembangkan permainan dan terus tertinggal jauh. BNI 46 akhirnya mampu mengambil set kedua dengan 25-17 tanpa perlawanan sengit dari Samator.

Baca juga: Jadwal Final Four Proliga 2019, 15-17 Februari di Malang

"Kami nyaris mendikte mereka. Kami menang 3-0 bukan berarti kami yang membunuh mereka. Saya berharap tim ini bermain dengan intruksi pelatih, jadi saya lebih enak mengintruksikan, termasuk di set kedua dan ketiga," kata pelatih BNI 46, Samsul Jais dalam siaran pers yang diterima BolaSport.com.

"Dan tidak bisa dipungkiri bahwa performance ditentukan oleh kondisi fisik dan mental. Saya yakin kondisi fisik lawan habis, ini yang menjadi fokus kami. Tetapi, ketika kami main bola tinggi malah kami bunuh," ujar Samsul.

Samator baru memiliki satu kemenangan pada final four sebelumnya. Oleh karena itu, mereka seharunya bisa mencuri poin untuk bisa mengamankan posisinya.

Baca juga: Hasil Final Four Proliga 2019, Surabaya Samator Kalah Lagi

Namun hingga set ketiga, mereka belum mampu menembus pertahanan BNI 46, walaupun mereka memulai dengan menyamakan skor 5-5.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X