Pindah ke Amerika, Atlet Inggris Terlibat Kasus Prostitusi - Kompas.com

Pindah ke Amerika, Atlet Inggris Terlibat Kasus Prostitusi

Kompas.com - 12/02/2019, 00:04 WIB
Lawrence Okoye Lawrence Okoye

ALABAMA, Kompas.com - Mantan atlet atletik Inggris, Lawrence Okoye ditangkap polisi di Alabama, Ameriak Serikat dnegan tuduhan terlibat dalam jaringan prostitusi.

Okoye merupakan atlet lempar cakram Inggris yang pernah berlaga di Olimpiade London 2012.  Ia kemudian pindah ke Amerika Serikat dan beralih profesi menajdi atlet sepakbola Amerika (NFL).

Okoye pernah bergabung dengan  klub San Francisco 49ers selama dua musim. Namun setelah jarang diturunkan, ia kini bermain untuk klub liga AAF, Birmingham Iron.

Pihak berwajib menangkap Okoye bersama 12 orang lainnya di Shelby County, Rabu pekan lalu. Saat ditangkap, Okoye juga belum lpernah memperkuat klub barunya, Birmingham Iron.

Polisi menyatakan  Tim Gugus Tugas Anti Obat bius Shelby County (SCDETF) bekerjasama dengan Kepiolisian Hoover telah melakukan oeprasi anti ptrostitusi pada 6 Februari 2019.

"Ini merupakan operasi lanjutan dari 20 September dan 18 Oktober 2018 yang berhasil menangkap 20  tersangka. Saat ini kami juga menahan 13 tersangka berkaitan dengan kejahatan prostitusi," demikian pernyataan polisi.

Pelatih Iron, Tim Lewis mengaku masih menunggu kejelasan dari pihak berwenang soal penangkapan ini. "Kami sedang mengumpulkan semua informasi mengenai kejadian ini," kata Lewis.

Okoye sempat bermain di beberapa klub setelah pindah ke Amerika. Setelah keluar dari 49ers, ia tampil untuk Cardinals, New York Jets, Chicago Bears dan Miami Dolphins serta Toronto Alloettes sebelum  berlabuh di Iron.

Sebagai atlet lempar cakram ia masih memegang rekornas Inggris dengan 68.24 meter yang dicatatnya beberapa bulan sebelum tampil di Olimpiade London 2012. Di Olimpiade, Okoye hanya menempati urutan empat, kalah 6 centimeter dari peraih medali perunggu.

Setelah kegagalan ini, beberapa bulan kemudian ia memutuskan pindah ke Amerika Serikat.



Close Ads X