Pelita Jaya Sudah Lama Curigai Tinggi Badan Kendal Yancy

Kompas.com - 11/02/2019, 15:41 WIB
Pelatih tim basket putra Indonesia, Fictor Roring, saat berbicara di area mixed zone Hall Basket, Senayan, Jakarta, Selasa (14/8/2018) malam. KOMPAS.com/NUGYASA LAKSAMANAPelatih tim basket putra Indonesia, Fictor Roring, saat berbicara di area mixed zone Hall Basket, Senayan, Jakarta, Selasa (14/8/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih Pelita Jaya Basketball, Fictor Gideon Roring, mengaku sudah lama mencurigai tinggi badan pemain asing Stapac Jakarta, Kendal Lee Yancy, yang dinilai melampaui batas aturan liga.

Dari kecurigaan itulah, Pelita Jaya akhirnya melakukan permintaan secara resmi kepada IBL untuk mengukur tinggi badan Yancy melalui sebuah surat bernomor 235/PBPJ/10/02/2019 tanggal 10 Februari 2019.

Mereka meminta pengukuran dilakukan sebelum seri kedelapan IBL Pertamax 2018-2019 di Yogyakarta, dan dapat disaksikan secara langsung oleh pihak Pelita Jaya.

Baca juga: Pelita Jaya Minta IBL Ukur Tinggi Badan Pemain Asing Stapac Jakarta

Dalam aturan IBL, setiap tim wajib memiliki dua pemain asing. Satu slot diperbolehkan dengan tinggi badan bebas (di Stapac, saat ini diisi Savon Goodman dengan tinggi 198 cm), sedangkan satu slot lainnya harus maksimal berpostur 188 cm. 

Berdasarkan IBL Draft Foreign Player 2018-2019, tinggi Yancy 188 cm. Namun, Pelita Jaya curiga dia lebih tinggi daripada batasan tersebut.

Berdasarkan data dari G League NBA, tinggi Yancy pun mencapai 6,3 kaki atau 192 cm. 

"Kami memang sudah curiga dari lama (dengan tinggi badan Yancy), tetapi kecurigaan kami hanya berdasarkan pandangan mata saja, jadi susah juga mau memastikan itu," kata Fictor kepada Kompas.com, Senin (11/2/2019) siang.

"Nah, kebetulan kami kemarin bermain melawan Stapac. Kebetulan pemain asing saya ada yang tingginya 188 cm. Ketika dia berdiri di sebelah Yancy, postur pemain saya kalah jauh dari Yancy. Kami sih acuannya dari pemain asing yang tingginya 188 cm saja," tutur dia.

Pemain asing Stapac Jakarta, Kendal L Yancy (tengah) tampil pada laga seri ketujuh IBL Pertamax 2018-2019 melawan HangTuah, di GOR Bima Sakti, Malang, Jawa Timur, Jumat (8/2/2019).IBL Pemain asing Stapac Jakarta, Kendal L Yancy (tengah) tampil pada laga seri ketujuh IBL Pertamax 2018-2019 melawan HangTuah, di GOR Bima Sakti, Malang, Jawa Timur, Jumat (8/2/2019).

Ito, sapaan akrab Fictor, juga tak memungkiri bahwa permintaan Pelita Jaya mengukur tinggi badan Yancy muncul setelah pemain asing baru HangTuah, Bryquis Perine, terpaksa dipulangkan karena aturan tersebut.

Bryquis Perine sebenarnya sudah tampil pada laga hari pertama seri ketujuh IBL Pertamax 2018-2019 melawan Stapac Jakarta, di GOR Bima Sakti, Malang, Jawa Timur, Jumat (8/2/2019).

Namun, beberapa menit sebelum laga itu, pihak IBL mendapati tinggi badan Perine adalah 189 cm, atau lebih satu sentimeter dari batas aturan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X