IBL Pertamax 2018-2019, Prawira Bandung Tekuk Bogor Siliwangi

Kompas.com - 10/02/2019, 15:18 WIB
Pemain Prawira Bandung, Muhammad Reza Guntara, tampil pada laga seri ketujuh IBL Pertamax 2018-2019 melawan Bogor Siliwangi, di GOR Bima Sakti, Malang, Jawa Timur, Minggu (10/2/2019).IBL Pemain Prawira Bandung, Muhammad Reza Guntara, tampil pada laga seri ketujuh IBL Pertamax 2018-2019 melawan Bogor Siliwangi, di GOR Bima Sakti, Malang, Jawa Timur, Minggu (10/2/2019).

MALANG, KOMPAS.com - Prawira Bandung berhasil menaklukkan Bogor Siliwangi pada laga hari terakhir seri ketujuh IBL Pertamax 2018-2019, di GOR Bima Sakti, Malang, Jawa Timur, Minggu (10/2/2019).

Pada pertandingan tersebut, tim asuhan Andre Yuwadi sukses meraih kemenangan dengan skor 94-83.

Sempat tertinggal 15 angka pada pertengahan kuarter ketiga, Prawira bangkit dan memperkecil ketertinggalan menjadi hanya lima angka, 64-69.

Baca juga: Lewati Batas Aturan Tinggi Badan, Pemain Asing HangTuah Dipulangkan

Saat memasuki kuarter terakhir, Prawira semakin produktif dan akhirnya memenangi pertandingan.

"Kami memulai dengan baik, namun kemudian hilang konsentrasi sehingga sempat tertinggal jauh," kata sang pelatih, Andre Yuwadi.

"Prawira kemudian menerapkan full court press pada kuarter ketiga dan berhasil. Itulah sebenarnya gaya permainan Prawira," ucap dia menambahkan.

Andre menilai, keberhasilan Prawira pada laga ini juga tak terlepas dari kemampuan para pemainnya dalam mengendalikan tekanan.

Pernyataan Andre dibenarkan oleh salah satu pemainnya, Raymond Shariputra.

"Kami lebih percaya diri dan mainnya jadi enak. Kelemahan kami memang belum konsisten," kata Raymond, pencetak 17 angka bagi Prawira yang 10 di antaranya dicetak pada kuarter keempat.

Dalarian Williams mencetak 31 angka, Hans Abraham membuat 17 angka, dan Brachon Griffin mengemas 15 angka.

Dari kubu Siliwangi, Martavious Irving mencetak 23 poin, Michael Vigilance Jr menorehkan double double dengan raihan 35 angka dan 15 rebound.

Baca juga: Lee Chong Wei Ditargetkan Tampil di Malaysia Open 2019

Irving mengakui bahwa tembakan timnya banyak yang gagal, serta kerap melakukan turn over.

Sementara itu, asisten pelatih Siliwangi, Andri Malay, menyebut bahwa masalah muncul pada 15 menit terakhir akibat tekanan lawan.

"Tentunya ini akan jadi bahan evaluasi bagi kami," ujar Andri.



Terkini Lainnya


Close Ads X