Pelatih Loncat Indah Bebas dari Tuduhan Perkosaan

Kompas.com - 02/02/2019, 00:34 WIB
Loncat indah, ilustrasi Loncat indah, ilustrasi


KUALA LUMPUR, Kompas.com - Pelatih loncat indah nasional Malaysia asal China, Huang Qiang dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan melakukan tindakan perkosaan atas seorang atletnya di pusat akuatik nasional, Bukit Jalil dua tahun lalu.

Huang yang kini telah menajdi warganegara Malaysia dibebaskan pengadilan  setelah ditemukan bahwa bukti yang diajukan bersifat meragukan atau tidak cukup kuat.

Hakim Noradura Hamzah yang mengadili kasus ini memutuskan hal tersebut setelah mendengarkan 15 saksi yang memberatkan serta 2 saksi meringankan sejak sidang dimulai pada 19 Januari 2018.

Pada 11 Oktober 2017, Huang mengaku tidak bersalah atas tuduhan melakukan perkosaan di ruang senam di Pusat Akuatik Nasional di kompleks olahraga Bukit Jalil. Tindak perkosaan disebut terjadi pada 26 September 2017 pukul 5.30 sore.

Huang diancam hukuman maskimum 20 tahun penjara serta hukum cambuk.

Pada 9 April 2018,  Huang dibebaskan dari tuduhan setelah jaksa penuntut umum gagal menghadirkan saksi dan bukti yang memberatkan.  Namun 31 Oktober 2018, Pengadilan Tinggi memerintahkan dia melakukan pembelaan  setelah menerima banding Jaksa Penuntut tentang pembebasan Huang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persela Vs Persebaya, Wolfgang Pikal Ungkap Alasan Kekalahan Bajul Ijo

Persela Vs Persebaya, Wolfgang Pikal Ungkap Alasan Kekalahan Bajul Ijo

Liga Indonesia
Bhayangkara FC Vs Persib Berakhir Imbang Tanpa Gol

Bhayangkara FC Vs Persib Berakhir Imbang Tanpa Gol

Liga Indonesia
Menpora Baru Bicara soal Target SEA Games 2019 di Filipina

Menpora Baru Bicara soal Target SEA Games 2019 di Filipina

Olahraga
Jelang Pengumuman Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Tisha Minta Doa Masyarakat

Jelang Pengumuman Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Tisha Minta Doa Masyarakat

Liga Indonesia
Mantan CEO PSS Sleman dan Calon Exco PSSI Berbagi Cerita Tentang Timnas Indonesia

Mantan CEO PSS Sleman dan Calon Exco PSSI Berbagi Cerita Tentang Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Tira Persikabo Vs Arema, Ancaman Kebangkitan Tuan Rumah

Tira Persikabo Vs Arema, Ancaman Kebangkitan Tuan Rumah

Liga Indonesia
Catat, Ini Jadwal Baru El Clasico Barcelona Vs Real Madrid

Catat, Ini Jadwal Baru El Clasico Barcelona Vs Real Madrid

Liga Spanyol
Daftar Calon Tetap Ketua Umum PSSI Periode 2019-2023

Daftar Calon Tetap Ketua Umum PSSI Periode 2019-2023

Liga Indonesia
Legenda MotoGP Sebut Marc Marquez Bak Kucing dengan 9 Nyawa

Legenda MotoGP Sebut Marc Marquez Bak Kucing dengan 9 Nyawa

Olahraga
Kalahkan Australia 8-3, Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal 2019

Kalahkan Australia 8-3, Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal 2019

Liga Indonesia
Mantan Kepala Kru Sarankan Valentino Rossi Segera Pensiun

Mantan Kepala Kru Sarankan Valentino Rossi Segera Pensiun

Olahraga
Menpora: Masa 260 Juta Orang Tak Bisa Menghasilkan Timnas yang Bagus

Menpora: Masa 260 Juta Orang Tak Bisa Menghasilkan Timnas yang Bagus

Liga Indonesia
Slavia Praha Vs Barcelona, Lionel Messi Bagai Sebuah Buku Rekor

Slavia Praha Vs Barcelona, Lionel Messi Bagai Sebuah Buku Rekor

Liga Champions
Persela Vs Persebaya, Laskar Joko Tingkir Keluar dari Zona Degradasi

Persela Vs Persebaya, Laskar Joko Tingkir Keluar dari Zona Degradasi

Liga Indonesia
Ditanya Cara Cegah Korupsi di Kemenpora, Zainudin Amali Minta Didoakan

Ditanya Cara Cegah Korupsi di Kemenpora, Zainudin Amali Minta Didoakan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X